TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Soal Kerumunan Imbas Blusukan Jokowi Saat Covid Menanjak, Pengamat: Tak Bijak!

Soal Kerumunan Imbas Blusukan Jokowi Saat Covid Menanjak, Pengamat: Tak Bijak!

By Joni Sitohang
8 Februari 2022
434
0
Soal Kerumunan Imbas Blusukan Jokowi Saat Covid Menanjak, Pengamat: Tak Bijak!

TIKTAK.ID – Blusukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sejumlah titik di Sumatera Utara menuai kritik karena menimbulkan kerumunan. Apalagi Indonesia kini tengah memasuki gelombang ketiga pandemi Covid-19.

Menanggapi hal itu, pengamat komunikasi politik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Bandung, Kunto Adi Wibowo mengatakan Jokowi tidak perlu blusukan untuk menaikkan tingkat kepuasan publik. Sebab, Kunto menyebut tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi sedang dalam tahap aman di berbagai survei, yakni 60-70 persen.

Kemudian Direktur Eksekutif lembaga survei Kedaikopi tersebut justru menganggap aksi blusukan Jokowi tidak etis secara politik. Pasalnya, jumlah kasus Covid-19 sedang mengalami peningkatan.

Baca juga : Ainun Najib: Polarisasi di Indonesia Imbas Belum Kuasai Teknologi

“Menurut saya, apa yang dilakukan Pak Jokowi jadi enggak prudent dan enggak bijaksana, dalam terkait kasus Covid meningkat,” ungkap Kunto, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (4/2/22).

Kunto pun menduga ada dua pesan Jokowi saat berkukuh blusukan kala lonjakan kasus Covid-19. Dia menjelaskan, pertama, Jokowi ingin berinvestasi dalam urusan kepuasan publik.

Kunto menyatakan Jokowi bakal menghadapi krisis kepuasan publik selama beberapa bulan ke depan karena puncak kasus Covid-19, pembatasan sosial, dan perekonomian yang belum membaik. Untuk itu, kata Kunto, langkah Jokowi itu dilakukan demi mengamankan kepuasan publik di sejumlah daerah.

Baca juga : Edy Rahmayadi Curhat ke Jokowi soal ‘Pelitnya’ Sri Mulyani

“Mungkin ada pesan lain, enggak usah takut lah sama Omicron supaya roda ekonomi tidak terganggu. Itu mungkin merupakan pesan lain dari blusukan Pak Jokowi yang mengundang banyak orang,” terang Kunto.

Sementara itu, Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mengimbau Sekretariat Presiden dan Pemerintah untuk melakukan asesmen risiko sebelum Jokowi menggelar blusukan.

Dicky sendiri mengaku paham bakal sulit membatasi kegiatan Kepala Negara dan pejabat tinggi negara lainnya. Untuk itu, dia menganggap perlu adanya hitung-hitungan supaya meminimalisasi potensi penularan Covid-19 pada kunjungan kerja kepresidenan.

Baca juga : Soal Ide Duet Prabowo-Cak Imin, Gerindra Sulsel: Kami Tunduk dan Patuh

“Pemerintah Daerah setempat harus bisa memastikan minimnya risiko pada kerumunan-kerumunan ini. Pastikan orang yang dilewati (blusukan) sudah dalam cakupan vaksinasi, setidaknya 60 persen ke atas,” jelas Dicky, Jumat (4/2/22).

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Irwan, ikut mengkritik kerumunan yang terjadi saat kunjungan kerja Jokowi di Pasar Porsea, Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (2/2/22). Dia menegaskan, insiden kerumunan itu menunjukkan teladan Jokowi dan jajaran Pemerintahan lainnya semakin drop dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

TagsCoronaCOVID-19JokowiVirus Corona

Related articles More from author

  • Jokowi: Banyak Pihak yang Belum Membaca dan Memahami UU Cipta Kerja
    Nasional

    Jokowi: Banyak Pihak yang Belum Membaca dan Memahami UU Cipta Kerja

    18 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Golkar Tegaskan Buka Pintu PSI Masuk Koalisi Pendukung Prabowo
    Nasional

    Golkar Tegaskan Buka Pintu PSI Masuk Koalisi Pendukung Prabowo

    17 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Silaturahmi Kapolri ke Panglima TNI, Tekankan Sinergitas dan Soliditas
    Nasional

    Silaturahmi Kapolri ke Panglima TNI, Tekankan Sinergitas dan Soliditas

    31 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Hasto Klaim Banyak Menteri Jokowi Ingin Gabung PDIP
    Nasional

    Hasto Klaim Banyak Menteri Jokowi Ingin Gabung PDIP

    21 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Ranking Wabah Covid-19 Berbagai Negara, Indonesia Urutan ke Berapa?
    Nasional

    Ranking Wabah Covid-19 Berbagai Negara, Indonesia Urutan ke Berapa?

    29 Maret 2020
    By Joni Sitohang
  • Cegah Virus Corona Menggila, China Isolasi 13 Kota dan Karantina 41 Juta Warganya
    Internasional

    Cegah Virus Corona Menggila, China Isolasi 13 Kota dan Karantina 41 Juta Warganya

    25 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Klaim Jokowi Dukung Koalisi PKB dengan Gerindra, Jazilul: Informasinya A1
    Nasional

    Klaim Jokowi Dukung Koalisi PKB dengan Gerindra, Jazilul: Informasinya A1

  • Analis Politik Nilai Pernyataan Puan Pertimbangkan Kaesang di Pilgub Jateng Cuma Gimik
    Nasional

    Analis Politik Nilai Pernyataan Puan Pertimbangkan Kaesang di Pilgub Jateng Cuma Gimik

  • Alasan Ketua APMI Laporkan Fadli Zon yang Nge-Like Konten Porno ke Polisi
    Nasional

    Alasan Ketua APMI Laporkan Fadli Zon yang Nge-Like Konten Porno ke Polisi

  • Anies Bertemu Khofifah di Ngawi Minggu Pagi, Pengamat: Sinyal Siap Bangun Chemistry
    Nasional

    Anies Bertemu Khofifah di Ngawi Minggu Pagi, Pengamat: Sinyal Siap Bangun Chemistry

  • Media Malaysia Pakai Video Jokowi Beri Jalan Ambulans untuk Sindir PM Ismail
    Nasional

    Media Malaysia Pakai Video Jokowi Beri Jalan Ambulans untuk Sindir PM Ismail

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.