TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sampaikan Kisah Nabi Musa, Politisi PDIP Minta Jokowi Netral di Pilpres 2024

Sampaikan Kisah Nabi Musa, Politisi PDIP Minta Jokowi Netral di Pilpres 2024

By Joni Sitohang
4 November 2023
229
0
Sampaikan Kisah Nabi Musa, Politisi PDIP Minta Jokowi Netral di Pilpres 2024

TIKTAK.ID – Ketua DPP Bidang Kehormatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Komarudin Watubun mengungkapkan bahwa kini Indonesia memerlukan pemimpin yang tidak menyalahgunakan kekuasaannya. Ia pun mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) supaya netral dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Kemudian Komarudin menceritakan Nabi Musa yang diberikan mukjizat lewat tongkatnya yang punya kekuatan yang besar. Dia mengatakan tongkat yang dianalogikannya sebagai kekuasaan yang besar itu hanya sekali digunakan oleh Nabi Musa ketika membelah Laut Merah.

“Nabi Musa itu diberi Tuhan ‘Ini kau pegang tongkat, kekuasaan yang begitu besar, otoritas yang begitu besar’, namun begitu, dia mengerti bagaimana dia menggunakan kekuasaan itu. Dia hanya sekali dalam hidup dia gunakan untuk membelah Laut Merah menyeberangi Bani Israil,” ungkap Komarudin di ruangannya, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa (31/10/23), seperti dilansir Republika.co.id.

Baca juga : Disambangi Prabowo, Erick Thohir Tegaskan Dukungan di Pilpres 2024

“Jadi bila kekuasaan ini harus tahu kapan kita gunakan dan untuk apa kita gunakan. Tidak bisa untuk segala hal kita gunakan, terlebih level Kepala Negara itu,” sambung Komarudin.

Komarudin melanjutkan bahwa besarnya kekuasaan tersebut membuat para pemangku kepentingan wajib memahami perlunya diatur pembatasan masa jabat presiden. Sehingga Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 mengatur maksimal dua periode untuk pemimpin Indonesia.

“Nah itulah alasan PDI Perjuangan itu tegas, kalau konstitusi mengatur begitu, maka peganglah konstitusi. Pemimpin nasional itu hanya satu matanya, yaitu konstitusi, tidak ada lain,” tutur Komarudin.

Baca juga : Ikut Dukung Palestina, Anggota DPR Kompak Kenakan Syal Palestina Saat Sidang Paripurna

“Bila tidak, nanti tiap hari kau ubah konstitusi,” imbuh anggota Komisi II DPR tersebut.

Komarudin sendiri kerap melihat secara terbalik dari sikap dan pernyataan Jokowi. Jika Jokowi disebut menekankan netralitas dalam pertemuannya dengan tiga bakal Capres, Komarudin justru melihat maksud sebaliknya dari pernyataan tersebut.

Termasuk undangan makan siang Jokowi kepada bakal calon presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Rasyid Baswedan. Komarudin menilai hal itu justru menjadi peringatan Jokowi kepada Ganjar dan Anies jelang Pilpres 2024.

Baca juga : RI Tegaskan Agresi Israel di Gaza sebagai Kejahatan Kemanusiaan

Terlebih sebelum pertemuan Jokowi dengan Ganjar, Prabowo, dan Anies, Jokowi sempat bertemu dengan semua penjabat (Pj) kepala daerah dari seluruh Indonesia. Forum yang diklaim menekankan netralitas pemerintahan daerah pun dipandangnya terbalik.

“Jadi kalau saya ditanya soal itu, saya melihat justru itu sikap Pak Jokowi bagus juga peringatan bagi Ganjar dan Pak Anies, ‘Kamu siap-siap’, gitu,” jelas Komarudin.

TagsJokowiNabi MusaPDIPPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Reaksi Ganjar Setelah Kalahkan Prabowo-Anies di Survei Capres SMRC
    Nasional

    Reaksi Ganjar Setelah Kalahkan Prabowo-Anies di Survei Capres SMRC

    31 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Anggap Food Estate Gagal, Ganjar-Mahfud Tak Akan Lanjutkan Program Itu?
    Nasional

    Anggap Food Estate Gagal, Ganjar-Mahfud Tak Akan Lanjutkan Program Itu?

    22 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Baru Terungkap, Ternyata ini Alasan Jokowi Tunjuk Prabowo Urus Proyek Lumbung Pangan Nasional
    Nasional

    Demi Ketahanan Pangan, Prabowo Garap Food Estate, Anehnya Kenapa Singkong yang Ditanam?

    23 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Modal Ambang Batas 20 Persen, Hasto Sebut Jokowi Sulit Dapat Dukungan Kuat Rakyat
    Nasional

    Tak Ingin Buru-buru Berkoalisi, Ini Penjelasan PDIP

    22 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Apa Jokowi Mudik Lebaran Tahun Ini? Ini Jawaban Gibran
    Nasional

    Apa Jokowi Mudik Lebaran Tahun Ini? Ini Jawaban Gibran

    1 Mei 2020
    By Rusli Qomar
  • Tunas Indonesia Raya Deklarasi Dukung Prabowo Subianto Capres 2024
    Nasional

    Tunas Indonesia Raya Deklarasi Dukung Prabowo Subianto Capres 2024

    18 Juli 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Usulkan Pilkada Ditunda, Ketum PBNU: Politik Bisa Ditunda, Keselamatan Nyawa Tidak Bisa
    Nasional

    Usulkan Pilkada Ditunda, Ketum PBNU: Politik Bisa Ditunda, Keselamatan Nyawa Tidak Bisa

  • Komisi Yudisial: Hakim Sidang Rizieq Bertindak Sesuai Hukum Acara
    Nasional

    Komisi Yudisial: Hakim Sidang Rizieq Bertindak Sesuai Hukum Acara

  • Black Shark 3 5G: Smartphone Gahar Xiaomi yang Pertama Usung RAM 16GB
    Teknologi

    Black Shark 3 5G: Smartphone Gahar Xiaomi yang Pertama Usung RAM 16GB

  • NasDem Jamin Anies Bakal Lanjutkan Pembangunan IKN Jika Menang Pilpres 2024
    Nasional

    NasDem Jamin Anies Bakal Lanjutkan Pembangunan IKN Jika Menang Pilpres 2024

  • Belalang dan Ulat Sagu Diisukan Jadi Menu Makan Bergizi Gratis, Dokter Tifa: Semiskin itu Indonesia?
    Nasional

    Belalang dan Ulat Sagu Diisukan Jadi Menu Makan Bergizi Gratis, Dokter Tifa: Semiskin itu Indonesia?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.