TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Rakyat India Protes Aturan Baru ‘Nasionalisme Hindu’ ala Modi yang Dicap Mirip Nazi

Rakyat India Protes Aturan Baru ‘Nasionalisme Hindu’ ala Modi yang Dicap Mirip Nazi

By Bagas F Sinaga
12 Desember 2019
842
0
PM India Narendra Modi Mengeluarkan Kebijakan Saparatis

TIKTAK.ID – Ratusan tentara India ditempatkan di timur laut wilayah India pada Rabu (11/12/19) kala para demonstran mengamuk karena memprotes aturan baru kewarganegaraan India yang sedang diajukan ke parlemen tinggi.

Undang-undang kontroversial yang baru ini kabarnya akan mempermudah dan mempercepat kewarganegaraan bagi imigran dari tiga negara tetangga, kecuali bagi mereka yang beragama Islam.

Bagi kelompok-kelompok Islam, oposisi, dan kelompok Hak Asasi Manusia, aturan ini adalah bagian dari rencana Perdana Menteri Narendra Modi untuk mewujudkan Nasionalisme Hindu dan memarjinalkan 200 juta penduduk Muslim di India. Namun tuduhan adanya agenda itu disangkal oleh Modi.

Baca juga: Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone Amerika

Bukan saja melahirkan kekhawatiran di kalangan umat Islam, usulan perubahan aturan itu telah memicu demonstrasi di negara-negara bagian India di timur laut. Sebab mereka tak suka banyaknya umat Hindu dari Bangladesh yang berusaha mendapatkan kewarganegaraan.

Demonstrasi yang memasuki hari ketiga ini kini semakin meluas. Ratusan tentara dikerahkan untuk mengamankan demonstrasi di negara bagian Tripura. Sementara di wilayah Assam, tentara terus siap siaga, kata seorang pejabat senior seperti yang dilaporkan AFP.

Polisi bahkan menembakkan gas air mata ke para demonstran di wilayah bagian Guwahati, salah satu kota besar di wilayah Assam. Sebab ribuan demonstran berusaha menerobos blokade yang dibuat polisi untuk dapat berkumpul di Ibu Kota negara bagian Dispur.

Baca juga: Pengadilan Internasional Panggil Aung San Suu Kyi Terkait Genosida Muslim Rohingya

Pemerintah memutus jaringan internet di wilayah Tripura dan sebagian Assam. Hal ini dilakukan untuk menghindari postingan di sosial media yang dapat “memperkeruh suasana”. Pemerintah kini mengeluarkan aturan dilarang berkumpul lebih dari empat orang selama 24 jam penuh.

“Jika aturan ini disetujui parlemen di Rajya Sabha hari ini, maka kami menyerukan kepada seluruh murid-murid, pekerja teh di perkebunan dan seluruh lapisan masyarakat untuk kembali turun ke jalan lagi besok sebagai bentuk protes,” kata aktivis lokal Akhil Gogoi.

Salah satu anggota parlemen di majelis tinggi dari kelompok oposisi, Rabu (11/12/19) mengatakan aturan ini “sama menakutkannya” dengan aturan Nazi untuk Yahudi pada 1930 di Jerman.

Baca juga: Penembakan di Rumah Sakit di Ceko Tewaskan 8 Orang

“Pada tahun 1935 ada undang-undang kewarganegaraan untuk melindungi orang-orang berdarah Jerman … hari ini kami memiliki aturan yang salah yang ingin menentukan siapa warga negara India yang sebenarnya,” katanya.

Pemerintah Modi terpilih kembali pada bulan Mei, meski berada dalam tekanan atas perlambatan ekonomi. Modi mengatakan, Muslim dari Afghanistan, Bangladesh dan Pakistan dikecualikan dari undang-undang, karena mereka tak menghadapi diskriminasi di negara masing-masing.

Bahkan, beberapa kota yang dianggap memiliki nama terdengar Islami diganti namanya oleh Modi. Sementara beberapa buku pelajaran sekolah telah diubah untuk mengecilkan kontribusi Muslim di India.

Baca juga: Pesawat Cargo Chili yang Membawa 38 Orang Dinyatakan Jatuh

Pada Agustus, pemerintahan Modi membatalkan otonomi parsial bagi Jammu dan Kashmir, satu-satunya negara bagian yang mayoritas Muslim di India. Modi juga membaginya menjadi dua.

Banyak Muslim di India mengaku kini dibuat seperti warga negara kelas dua sejak Modi naik ke tampuk kekuasaan pada 2014.

TagsAkhil GogoiIndiaNarendra ModiNasionalisme HinduNazi

Related articles More from author

  • Patung Cristiano Ronaldo di India Memicu Kontroversi
    Internasional

    Patung Cristiano Ronaldo di India Memicu Kontroversi

    31 Desember 2021
    By William Putra Wijaya
  • Seorang Pria di India Tewas 'Dibunuh' Ayam Jagonya Sendiri
    Berita UnikInternasional

    Seorang Pria di India Tewas ‘Dibunuh’ Ayam Jagonya Sendiri

    28 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Puluhan Orang Tewas Disambar Petir di India
    Internasional

    Puluhan Orang Tewas Disambar Petir di India

    13 Juli 2021
    By Alfan Mahardika
  • Berdalih Demi Keamanan Negara, India Larang Aplikasi Asal China, Termasuk TikTok
    InternasionalTeknologi

    Berdalih Demi Keamanan Negara, India Larang Aplikasi Asal China, Termasuk TikTok

    2 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Kabar Gembira untuk Bollywood Mania, Amitabh Bachchan Dinyatakan Sembuh dari Corona
    Selebriti

    Kabar Gembira untuk Bollywood Mania, Amitabh Bachchan Dinyatakan Sembuh dari Corona

    3 Agustus 2020
    By
  • Nasib Sial Dokter India, Babak Belur Dikeroyok Keluarga dan Teman Pasiennya yang Meninggal karena Corona
    Internasional

    Nasib Sial Dokter India, Babak Belur Dikeroyok Keluarga dan Teman Pasiennya yang Meninggal karena Corona

    7 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Duet Prabowo-Puan Menang Tipis dari Anies-AHY di Survei SMRC
    Nasional

    Duet Prabowo-Puan Menang Tipis dari Anies-AHY di Survei SMRC

  • Said Iqbal Ketua KSPI
    Nasional

    Presiden KSPI Ungkap Alasan Ribuan Buruh Murka atas RUU Omnibus Law ‘Cilaka’ yang Disiapkan Jokowi untuk Mereka

  • Iskandar Fitriana Sutisna
    Nasional

    Miris, Media Sosial Jadi Panggung Baru Radikalisme

  • Emir Kuwait Wafat di Usia 91 Tahun
    Internasional

    Emir Kuwait Wafat di Usia 91 Tahun

  • Kenali Penyebab dan Gejala Depresi pada Pria Usai Istrinya Melahirkan
    Tips & Tutorial

    Kenali Penyebab dan Gejala Depresi pada Pria Usai Istrinya Melahirkan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.