TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pyongyang kepada Washington: Tutup Mulutmu Jika Ingin Pemilumu Lancar

Pyongyang kepada Washington: Tutup Mulutmu Jika Ingin Pemilumu Lancar

By William Putra Wijaya
14 Juni 2020
740
0
Pyongyang kepada Washington: Tutup Mulutmu Jika Ingin Pemilumu Lancar

TIKTAK.ID – Pyongyang memperingatkan Amerika Serikat untuk tidak ikut campur masalah yang terjadi di antara kedua Korea saat ini. Media Pemerintah Korea Utara mengatakan pada Kamis kemarin bahwa Amerika Serikat tidak memiliki dasar untuk mengomentari masalah antar-Korea. Washington sebaiknya tetap diam jika ingin pemilihan presiden AS mendatang berjalan lancar, lanjut Media Pemerintah itu.

Pernyataan Pyongyang itu muncul setelah Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan kecewa kepada Korea Utara karena memutus hotline komunikasi dengan Korea Selatan pada Selasa lalu, tulis Aljazeera.

“Jika Amerika menggerakkan hidungnya ke dalam urusan orang lain dengan pernyataan ceroboh, jauh dari mengurusi urusan internalnya, pada saat situasi politiknya berada dalam kebingungan terburuk, maka dia mungkin akan menghadapi hal yang tidak menyenangkan yang sulit untuk dihadapi,” kata Direktur Jenderal untuk Urusan AS di Kementerian Luar Negeri Korea Utara, Kwon Jong Gun, dalam sebuah komentarnya yang disampaikan melalui kantor berita negara KCNA.

Amerika Serikat harus “menahan lidah” dan mengatasi masalah dalam negerinya sendiri kecuali jika ia ingin “merasakan bulu kuduknya merinding,” katanya.

“Akan lebih baik tidak hanya untuk kepentingan Amerika, tetapi juga untuk memudahkan pemilihan presiden mendatang.”

Tidak jelas apa yang akan dilakukan Korea Utara untuk mengganggu Pemilu atau menyebabkan masalah bagi kampanye pemilihan kembali Presiden Donald Trump, kata James Kim, seorang peneliti di Institut Asan untuk Studi Kebijakan di Seoul.

“Jika ada, kemungkinan provokasi bahkan dapat menggalang demonstrasi Amerika terkait petahana,” katanya.

Setelah serangkaian KTT bersejarah pada tahun 2018 dan 2019 antara Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, hanya sedikit kemajuan telah dibuat untuk membongkar program senjata nuklir Korea Utara, dan Pyongyang telah menyatakan semakin frustrasi dengan penolakan Washington untuk mengurangi sanksi.

Pada Selasa kemarin Pyongyang mengatakan bahwa mereka akan memutus hotline komunikasi dengan Korea Selatan setelah berhari-hari menyerang Seoul karena tidak menghentikan pembelot yang mengirim selebaran dan bahan lainnya ke Korea Utara.

Esoknya, pada Rabu, Korea Selatan mengatakan akan mengambil tindakan hukum terhadap dua organisasi yang melakukan operasi tersebut.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniKwon Jong GunPemilu ASPyongyang

Related articles More from author

  • Seorang Nenek di Amerika Pukul KO Pemuda yang Menyerangnya
    Berita UnikInternasional

    Seorang Nenek di Amerika Pukul KO Pemuda yang Menyerangnya

    19 Maret 2021
    By Burhan Adiatma
  • Alami Demam Usai Divonis Positif Corona, Trump Diterbangkan ke Rumah Sakit Militer
    Internasional

    Alami Demam Usai Divonis Positif Corona, Trump Diterbangkan ke Rumah Sakit Militer

    4 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Aksi Teror Penembakan Massal di AS Tewaskan 8 Orang
    Internasional

    Aksi Teror Penembakan Massal di AS Tewaskan 8 Orang

    17 April 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Tolak Pertahankan Kekuasaan dengan Korbankan Darah Rakyat, Presiden Kirgistan Mundur di Tengah Marak Unjuk Rasa di Negaranya
    Internasional

    Tolak Pertahankan Kekuasaan dengan Korbankan Darah Rakyat, Presiden Kirgistan Mundur di Tengah Marak Unjuk Rasa di Negaranya

    16 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Trump Tunjuk Pengacara Baru, Setelah Tim Pengacara Sebelumnya Berantakan
    Internasional

    Trump Tunjuk Pengacara Baru, Setelah Tim Pengacara Sebelumnya Berantakan

    2 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Tak Kenakan Masker Saat Hadiri Acara, PM Bulgaria Didenda 2,5 Juta
    Internasional

    Tak Kenakan Masker Saat Hadiri Acara, PM Bulgaria Didenda 2,5 Juta

    24 Juni 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tanggapi Ketua Forum Ka'bah, Gerindra: Jangan Mimpi Prabowo Jadi Cawapres Dampingi Anies
    Nasional

    Gerindra: Cak Imin Masih Kandidat Terkuat Cawapres Prabowo

  • Sebut Korban Tewas Akibat Banjir Era Anies 'Hanya' 4 Orang, Haji Lulung Disemprot Rosi: Itu Nyawa Pak!
    Nasional

    Sebut Korban Tewas Akibat Banjir Era Anies ‘Hanya’ 4 Orang, Haji Lulung Disemprot Rosi: Itu Nyawa Pak!

  • Densus 88 Ciduk Kepala SD Negeri yang Terlibat Aktivitas Teroris JI
    Nasional

    Densus 88 Ciduk Kepala SD Negeri yang Terlibat Aktivitas Teroris JI

  • TIKTAK.ID - Kim Jong Un Pimpin Pertemuan Militer Tertutup Skala Besar
    Internasional

    Kim Jong Un Pimpin Pertemuan Militer Tertutup Skala Besar

  • Calon Panglima TNI Baru Harus Punya Chemistry dengan Prabowo
    Nasional

    Calon Panglima TNI Baru Harus Punya Chemistry dengan Prabowo

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.