TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Protes Pembatasan Covid di Belanda, 40 Orang Ditangkap

Protes Pembatasan Covid di Belanda, 40 Orang Ditangkap

By Bagas F Sinaga
24 November 2021
442
0
Protes Pembatasan Covid di Belanda, 40 Orang Ditangkap

TIKTAK.ID – Demonstrasi menentang pembatasan Covid-19 di Belanda terus berlanjut pada malam kedua. Protes kali ini menyebabkan lima pertugas polisi terluka dan 40 orang ditangkap di tiga provinsi.

Petugas keamanan dengan perlengkapan anti huru-hara menyerang kelompok demonstran di Den Haag pada Sabtu malam. Sedangkan pengunjuk rasa melawan, melempari polisi dengan batu dan kembang api, sementara meriam air digunakan untuk memadamkan tumpukan sepeda yang terbakar di persimpangan yang padat, seperti yang dilansir Al Jazeera, Minggu (21/11/21).

Lima petugas terluka di Den Haag, salah satunya mengalami luka serius, kata pernyataan polisi.

Polisi melakukan pengamanan dengan menunggang kuda dan menangkap 19 orang, salah satunya karena melemparkan batu ke kaca depan ambulans yang lewat.

Sedang 13 penangkapan lainnya dilaporkan dilakukan di dua kota di provinsi selatan Limburg, sementara gangguan juga dilaporkan di provinsi utara Flevoland. Delapan orang ditangkap di kota Urk, tempat stasiun pengujian Covid-19 dibakar pada awal tahun ini.

Sementara itu, ada penggemar sepakbola yang marah karena penguncian mengganggu dua pertandingan sepak bola yang dimainkan secara tertutup akibat aturan virus Corona, menurut media Belanda.

Pertandingan divisi pertama di kota barat Alkmaar dan kota timur Almelo, antara AZ-NEC dan Heracles-Fortuna Sittard harus dihentikan selama beberapa menit, kata media Belanda.

Kerusuhan itu terjadi sehari setelah polisi menembaki pengunjuk rasa di Rotterdam di tengah apa yang disebut wali kota kota pelabuhan itu sebagai “pesta pora kekerasan” yang pecah pada protes terhadap pembatasan Covid-19.

Sedikitnya tiga orang terluka dan 51 orang ditangkap di Rotterdam.

Ini adalah salah satu kekerasan terburuk di Belanda sejak langkah-langkah penanganan bvirus Corona pertama kali diberlakukan tahun lalu.

Pada Januari, para perusuh juga menyerang polisi dan membakar jalan-jalan di Rotterdam setelah jam malam diberlakukan.

Menteri Kehakiman Ferd Grapperhaus mengutuk peristiwa itu.

“Kerusuhan dan kekerasan ekstrem terhadap petugas polisi, polisi anti huru-hara dan petugas pemadam kebakaran tadi malam di Rotterdam menjijikkan untuk dilihat,” katanya dalam sebuah pernyataan.

“Memprotes adalah hak utama dalam masyarakat kita, tetapi apa yang kita lihat tadi malam hanyalah perilaku kriminal. Tidak ada hubungannya dengan demonstrasi,” tambahnya.

Investigasi independen terhadap penembakan oleh polisi mulai dibuka, seperti halnya setiap kali polisi Belanda menggunakan senjata mereka.

Belanda menerapkan kembali beberapa tindakan penguncian akhir pekan lalu selama tiga minggu dalam upaya untuk memperlambat kebangkitan penularan virus Corona, namun infeksi harian di negara itu tetap pada level tertinggi sejak awal pandemi.

Pemerintah Belanda sekarang berencana untuk melarang orang yang tidak divaksinasi memasuki beberapa tempat, yang disebut opsi 2G.

TagsBelandaBerita Dunia Hari IniDemonstrasiPembatasan Covid

Related articles More from author

  • Kabul: Jelang Pembicaraan Damai, Taliban Malah Bunuh dan Lukai 400 Pasukan Afghanistan dalam Sepekan
    Internasional

    Kabul: Jelang Pembicaraan Damai, Taliban Malah Bunuh dan Lukai 400 Pasukan Afghanistan dalam Sepekan

    16 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Enam Orang Luka Akibat Serangan Penikaman di Glasgow, Scotlandia
    Internasional

    Enam Orang Luka Akibat Serangan Penikaman di Glasgow, Scotlandia

    28 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Hadapi Dakwaan Tambahan, Suu Kyi Terancam Hukuman 100 Tahun Penjara
    Internasional

    Hadapi Dakwaan Tambahan, Suu Kyi Terancam Hukuman 100 Tahun Penjara

    31 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Internasional

    Rezim Zionis Israel Hancurkan Rumah Kepala Penjaga Masjid Al-Aqsa dengan Buldoser

    25 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • PBB Desak Israel Batalkan Rencana Aneksasinya
    Internasional

    PBB Desak Israel Batalkan Rencana Aneksasinya

    26 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Rakyat Palestina: Rencana Aneksasi Israel Akan Jadi Bencana Besar
    Internasional

    Rakyat Palestina: Rencana Aneksasi Israel Akan Jadi Bencana Besar

    2 Juli 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ekonomi Berat di Era Jokowi, SBY Pilih Jualan Nasi Goreng sebagai Opsi
    Nasional

    Ekonomi Berat di Era Jokowi, SBY Pilih Jualan Nasi Goreng sebagai Opsi

  • Uni Eropa Minta Pakistan Kecam Rusia, Khan: Apakah Kami Budakmu?
    Internasional

    Uni Eropa Minta Pakistan Kecam Rusia, Khan: Apakah Kami Budakmu?

  • PPP Berpotensi Usung Ganjar-Sandiaga di Pilpres 2024
    Nasional

    PPP Berpotensi Usung Ganjar-Sandiaga di Pilpres 2024

  • Perankan Berbagai Genre, Song Joong Ki Tak Takut Tantangan Baru
    Selebriti

    Perankan Berbagai Genre, Song Joong Ki Tak Takut Tantangan Baru

  • Baru Berusia 17 Tahun, Peretas Akun Twitter para Pesohor Dunia ini Sudah Didakwa 30 Tindak Pidana Berat
    Teknologi

    Baru Berusia 17 Tahun, Peretas Akun Twitter para Pesohor Dunia ini Sudah Didakwa 30 Tindak Pidana Berat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.