TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Prabowo Aktifkan Dewan Pertahanan Nasional, Apa Bedanya dengan Kemhan dan DKN?

Prabowo Aktifkan Dewan Pertahanan Nasional, Apa Bedanya dengan Kemhan dan DKN?

By Joni Sitohang
17 Desember 2024
492
0
Prabowo Aktifkan Dewan Pertahanan Nasional, Apa Bedanya dengan Kemhan dan DKN?

TIKTAK.ID – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, buka suara terkait Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang baru diaktifkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Hasan menyebut DPN berbeda dengan Dewan Ketahanan Nasional, karena Badan baru ini lebih berfokus pada pertahanan.

“Ini benar-benar sektornya di sektor pertahanan. Jadi lebih kepada, ini kan ada tiga Deputi ya, nanti ada Deputi Geostrategi, Geopolitik, dan Geoekonomi,” ujar Hasan di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin (16/12/24), seperti dilansir CNN Indonesia.

“Tugas fungsinya adalah memberikan pertimbangan dan masukan strategi kebijakan untuk pertahanan nasional,” imbuh Hasan.

Baca juga : Prabowo Singgung Retret di Magelang Usai Klaim Kinerja Kabinetnya Berjalan Baik

Menurut Hasan, DPN juga berbeda dengan Kementerian Pertahanan. Dia mengatakan lembaga ini terdiri dari sejumlah kementerian.

Hasan memaparkan, ada beberapa menteri yang menjadi anggota tetap DPN, yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Sekretaris Negara. Kemudian terdapat pula menteri-menteri lain yang menjadi anggota tidak tetap sesuai dengan kebutuhan.

“Jadi kebijakannya lebih menyeluruh dan holistik. Pertimbangan strategis yang mereka berikan terkait kebijakan pertahanan lebih holistik,” tutur Hasan.

Seperti diketahui, Prabowo telah melantik Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Ketua Harian DPN. Selain itu, Prabowo melantik Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan sebagai Sekretaris DPN.

Baca juga : Prabowo Cerita Dirinya Ditertawakan dan Dibilang Gila karena Usung Program Makan Bergizi Gratis

Sebelumnya, Imparsial sempat menyoroti pasal karet dalam beleid pembentukan DPN oleh Presiden Prabowo Subianto. Wakil Direktur Imparsial, Hussein Ahmad menuding pembentukan Dewan Pertahanan Nasional melampaui kewenangan yang diberikan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara dimandatkan pembentukan DPN.

Berdasarkan naskah Perpres Dewan Pertahanan Nasional, ada penambahan kewenangan yang multi-interpretatif dan sangat luas, yaitu “pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Presiden” sebagaimana disebut dalam Pasal 3 huruf F Perpres.

“Kami menilai penambahan wewenang ini tak sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara,” jelas Hussein, mengutip Tempo.co, pada Selasa (17/12/24).

Baca juga : Dianggap Langgar Kode Etik dan AD/ART, Effendi Simbolon Dipecat PDIP

Padahal, Hussein menyatakan bahwa DPN sifatnya hanya sebagai lembaga penasihat Presiden di bidang pertahanan. Dalam Pasal 15 UU Pertahanan disebutkan: “Dalam menetapkan kebijakan umum pertahanan negara, Presiden dibantu oleh Dewan Pertahanan Nasional”.v

TagsDewan Pertahanan NasionalKemhanMenteri Luar NegeriPrabowo

Related articles More from author

  • Relawan Jokowi-Gibran Sambut Kedatangan Prabowo di Solo
    Nasional

    Relawan Jokowi-Gibran Sambut Kedatangan Prabowo di Solo

    24 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Soal Upaya Jegal Anies, Pengamat: Itu Biasa dan Pasti Ada dalam Politik
    Nasional

    Soal Upaya Jegal Anies, Pengamat: Itu Biasa dan Pasti Ada dalam Politik

    12 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Elektablitas Capres 2024 Dipimpin Prabowo, Ahok Merangsek ke Urutan 6
    Nasional

    Elektablitas Capres 2024 Dipimpin Prabowo, Ahok Merangsek ke Urutan 6

    29 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Setuju Luas Kompleks Istana Presiden 100 Hektare
    Nasional

    Begini Pandangan Prabowo, Ganjar, Anies dan Ridwan Kamil Soal Pemindahan IKN

    10 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Minta Maaf Soal Program Makan Bergizi Gratis yang Belum Merata
    Nasional

    Prabowo Minta Maaf Soal Program Makan Bergizi Gratis yang Belum Merata

    23 Januari 2025
    By Joni Sitohang
  • PDIP: Kandidat Capres-Cawapres Tetap di Tangan Megawati
    Nasional

    Soal Peluang Usung Prabowo-Puan di 2024, Begini Penjelasan Sekjen Gerindra dan PDIP

    23 Desember 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Amerika Ancam Sanksi Semua Negara yang Bantu Tanker Minyak Iran untuk Venezuela
    Internasional

    Amerika Ancam Sanksi Semua Negara yang Bantu Tanker Minyak Iran untuk Venezuela

  • Kim Young Kwang Akan Bintangi Serial Baru Netflix 'Finger'
    Selebriti

    Kim Young Kwang Akan Bintangi Serial Baru Netflix ‘Finger’

  • Ganjar Soal Cawapres: Beberapa Nama Sudah Masuk, Akan Diajak Ngobrol Satu Per Satu
    Nasional

    Ganjar Soal Cawapres: Beberapa Nama Sudah Masuk, Akan Diajak Ngobrol Satu Per Satu

  • Lusinan Marinir AS di Jepang Terinfeksi Virus Corona
    Internasional

    Lusinan Marinir AS di Jepang Terinfeksi Virus Corona

  • Mantan Komisioner KPK Desak Jokowi dan Mahfud MD Turun Tangan Selesaikan Polemik TWK
    Nasional

    Mantan Komisioner KPK Desak Jokowi dan Mahfud MD Turun Tangan Selesaikan Polemik TWK

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.