TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Korea Utara sebut Inggris ‘Boneka Amerika’

Korea Utara sebut Inggris ‘Boneka Amerika’

By Bagas F Sinaga
14 Juli 2020
663
0
Korea Utara sebut Inggris 'Boneka Amerika'

TIKTAK.ID – Korea Utara memperingatkan Inggris akan membayar harga untuk “skema politik tercela” yang menjatuhkan sanksi terhadap kementerian pemerintahnya, dan merekomendasikan London berhenti “secara membabi buta” mengekor Washington, seperti yang dilaporkan RT News.

“Britania Raya, boneka Amerika Serikat, melakukan provokasi” dengan menjatuhkan sanksi, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara kepada kantor berita negara KCNA pada Sabtu (11/7/20). Mereka menambahkan bahwa langkah itu didorong oleh “fabrikasi yang disediakan oleh para ‘pembelot’ sampah.”

Pada Senin lalu, London mengumumkan sanksi terhadap Departemen Keamanan Negara 7 Korea Utara dan Biro Pemasyarakatan Keamanan Rakyat di antara 49 individu dan organisasi lain.

Pemerintah Inggris mengatakan kedua organisasi itu terlibat dalam kasus kerja paksa, penyiksaan dan pembunuhan di kamp-kamp penjara Korea Utara. Inggris juga telah menargetkan individu dan organisasi dari Rusia, Arab Saudi dan Myanmar atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

Juru Bicara itu membantahnya, menyatakan bahwa tindakan Inggris adalah “skema politik tercela yang mengikuti jejak kebijakan bermusuhan Amerika Serikat terhadap DPRK [Republik Rakyat Demokratik Korea],” dan merujuk ke sanksi Washington sebagai bukti.

Pyongyang mengutuk “tindakan kurang ajar” London dengan menargetkan Kementerian Keamanannya, menggambarkan tindakan itu sebagai “campur tangan terang-terangan dalam urusan internal negara kita.” Ia juga memperingatkan bahwa, setelah meninggalkan Uni Eropa untuk menegaskan identitasnya sendiri, Inggris tidak boleh “secara membabi buta mengikuti Amerika.”

“Inggris pasti akan diminta membayar mahal harganya,” tambahnya.

Hubungan antara Amerika dan Korea Utara tetap dingin, setelah pertemuan kedua antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un gagal membuat kemajuan dalam denuklirisasi atau pencabutan sanksi.

Kini, Amerika tampaknya berusaha agar terjadi pertemuan ketiga bagi mereka berdua, namun Pyongyang menolak mentah-mentah gagasan ini, dengan mengatakan hal itu hanya akan membuang-buang waktu belaka.

“Korea Utara tidak mendapat keuntungan dari negosiasi dengan Amerika dan kami bahkan tak berharap tentang hal itu,” kata saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Kim Yo-jong. “Hanya akan buang-buang waktu kami,” lanjutnya.

TagsAmerikaBerita Dunia Hari IniInggrisKementerian Luar Negeri Korea UtaraKorea UtaraSanksi

Related articles More from author

  • Pakar Penyakit Menular Prediksi Pandemi di Amerika Bakal Tambah Parah
    Internasional

    Pakar Penyakit Menular Prediksi Pandemi di Amerika Bakal Tambah Parah

    6 Agustus 2021
    By William Putra Wijaya
  • Kremlin: Tuduhan Barat Soal Invasi Rusia ke Ukraina adalah Provokasi Berbahaya
    Internasional

    Kremlin: Tuduhan Barat Soal Invasi Rusia ke Ukraina adalah Provokasi Berbahaya

    22 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Tom Cruise Girang Bisa Hadiri Screening Film 'Tenet' di Bioskop London
    Selebriti

    Tom Cruise Girang Bisa Hadiri Screening Film ‘Tenet’ di Bioskop London

    28 Agustus 2020
    By
  • Sejumlah Negara Sekutunya di Eropa Kecam Sanksi AS ke Pengadilan Pidana Internasional
    Internasional

    Sejumlah Negara Sekutunya di Eropa Kecam Sanksi AS ke Pengadilan Pidana Internasional

    16 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Duta Besar Amerika untuk China Mengundurkan Diri
    Internasional

    Duta Besar Amerika untuk China Mengundurkan Diri

    17 September 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Internasional

    HRW: Biden Harus Izinkan Investigasi Seluruh Kejahatan Trump

    14 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Demokrat Heran, Usai Jokowi ke Pacitan Netizen Ramai Bahas Dana Museum SBY
    Nasional

    Demokrat Heran, Usai Jokowi ke Pacitan Netizen Ramai Bahas Dana Museum SBY

  • Viral Rekaman Simpatisan Habib Rizieq Serang Polisi, Munarman: Itu Suara Laskar FPI Ditembak Kesakitan!
    Nasional

    Viral Rekaman Simpatisan Habib Rizieq Serang Polisi, Munarman: Itu Suara Laskar FPI Ditembak Kesakitan!

  • Dapat Subsidi 800 Juta, PSS Sleman Minta PT LIB Lebih Cermat Berhitung
    Olahraga

    Dapat Subsidi 800 Juta, PSS Sleman Minta PT LIB Lebih Cermat Berhitung

  • Klaim Lindungi Hak Intelektual, AS Tutup Konsulat China di Houston
    Internasional

    Klaim Lindungi Hak Intelektual, AS Tutup Konsulat China di Houston

  • Diduga Kembangkan Centang Biru Berbayar, Instagram Ikuti Twitter?
    Teknologi

    Diduga Kembangkan Centang Biru Berbayar, Instagram Ikuti Twitter?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.