TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Polisi Filipina Tangkap Sejumlah Penebar Ancaman Pembunuhan terhadap Presiden Duterte

Polisi Filipina Tangkap Sejumlah Penebar Ancaman Pembunuhan terhadap Presiden Duterte

By Bagas F Sinaga
25 Mei 2020
799
0
Polisi Filipina Tangkap Sejumlah Penebar Ancaman Pembunuhan terhadap Presiden Duterte

TIKTAK.ID – Polisi Filipina menangkap sejumlah orang yang menyampaikan ancaman lewat media sosial akan membunuh Presiden Filipina, Rodrigo Duterte.

Sejumlah penangkapan itu terjadi lebih dari sebulan setelah Duterte mengancam akan menindak warganya yang melanggar aturan pembatasan dan berkerumun untuk mencegah penyebaran virus Corona, tulis Sputnik, Sabtu (23/5/20).

Polisi Filipina menangkap seorang pria yang berjanji akan memberi sejumlah imbalan bagi siapa saja yang dapat membunuh sang Presiden. Sebelum penangkapan pada Selasa kemarin, pria yang tak disebutkan identitasnya itu dilaporkan menulis di laman Facebook-nya, “200 juta peso (129 miliar rupiah) bagi siapa saja yang membunuh Duterte dan membawa kepalanya kepadaku di Barangsay (desa tersangka).”

Pada pekan sebelumnya, polisi di provinsi selatan Cebu menangkap dan menahan Ceron (26 th) karena menjanjikan 75 juta peso (20 miliar rupiah) bagi siapa saja yang dapat membunuh Presiden Filipina.

Sebelumnya, agen Biro Investigasi Nasional (NBI) Filipina di distrik Dagupan menahan pria yang diduga menawarkan “hadiah” 50 juta peso (sekitar 15 miliar rupiah) kepada “siapa saja yang dapat membunuh Duterte”. Sayembara itu menurut laporan disebar di media sosial.

Tersangka diidentifikasi sebagai Ronnel Mas (25) seorang guru di sebuah sekolah umum di provinsi Zambales.

Pria itu, dilaporkan telah menonaktifkan akun Twitter-nya setelah postingan itu menyebar. Dia mengakui telah menyebar ancaman itu, namun dia menyatakan bahwa “dirinya tidak memiliki uang untuk hadiah itu, dan juga tidak ingin presidennya terbunuh”.

Dikutip dari media lokal, Mas mengatakan bahwa satu-satunya alasannya melakukan itu adalah untuk “mendapatkan lebih banyak pengikut dan retweet”. Dia dilaporkan memohon maaf kepada Duterte.

Namun, bagi Sekretaris Kehakiman Menardo Guevarra, permintaan maaf bukan berarti hukum tidak dijalankan. Dalam sebuah pernyataan pada Rabu lalu, Guevarra mengatakan bahwa “permintaan maaf bukanlah salah satu alasan untuk memadamkan pertanggungjawaban pidana; Saya tidak bisa melukai orang lain dan melarikan diri dengan hanya mengatakan ‘maaf'”.

Penangkapan Mas berujung pada penangkapan Ronald Quiboyen (40 th). Polisi provinsi Aklan menahan pekerja konstruksi itu setelah diduga dia merespons tawaran Mas dengan menggandakan tawaran. Di akun Facebook-nya Quiboyen mengatakan “menggandakan tawaran Mas untuk membunuh presiden”.

Kedua pria itu menghadapi dakwaan terkait kejahatan dunia maya. Namun, Mas dibebaskan setelah membayar jaminan sebesar 72.000 peso atau sekitar 21 juta rupiah.

Menanggapi sejumlah penangkapan itu, NBI bersumpah bahwa mereka akan terus bertindak “terhadap siapa pun yang melanggar hukum”, sementara Grup Keamanan Presiden (PSG) memperingatkan masyarakat untuk tidak membuat ancaman online kepada siapa pun, termasuk para pemimpin politik.

“Siapa pun dapat dimintai pertanggungjawaban jika ia mengancam untuk melukai atau membunuh seseorang, apalagi jika yang terancam adalah Presiden”, kata Komandan PSG Kolonel Jesus Durante.

TagsAncaman pembunuhanBerita Dunia Hari IniPolisi FilipinaPresiden FilipinaRodrigo Duterte

Related articles More from author

  • Sedikitnya 83 Orang Meninggal Usai Divaksin di Korea Selatan
    Internasional

    Sedikitnya 83 Orang Meninggal Usai Divaksin di Korea Selatan

    3 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Ramalan Bank Dunia: 60 Juta Orang Akan Jatuh Miskin Akibat Pandemi
    Internasional

    Ramalan Bank Dunia: 60 Juta Orang Akan Jatuh Miskin Akibat Pandemi

    25 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Tiga Perusahaan Minyak Eropa Diretas
    Internasional

    Tiga Perusahaan Minyak Eropa Diretas

    6 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Beijing ke Washington: Hentikan Politisasi Ekonomi
    Internasional

    Beijing ke Washington: Hentikan Politisasi Ekonomi

    5 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Polisi Tembak Warga Sipil Saat Masa Karantina Corona, Picu Demonstrasi di Somalia
    Internasional

    Polisi Tembak Warga Sipil Saat Masa Karantina Corona, Picu Demonstrasi di Somalia

    28 April 2020
    By Bagas F Sinaga
  • RSF Tuntut Pidana Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman
    Internasional

    RSF Tuntut Pidana Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman

    3 Maret 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ahmad Dhani Kunjungi Kantor Anies Baswedan, Urusan Apa?
    NasionalSelebriti

    Ahmad Dhani Kunjungi Kantor Anies Baswedan, Urusan Apa?

  • Kapolda Jateng Sematkan Pin Emas Kapolri dan Penghargaan untuk 97 Anggotanya yang Berprestasi
    Nasional

    Kapolda Jateng Sematkan Pin Emas Kapolri dan Penghargaan untuk 97 Anggotanya yang Berprestasi

  • IDAI Bagikan Tips Aman Mudik Bersama Anak
    Tips & Tutorial

    IDAI Bagikan Tips Aman Mudik Bersama Anak

  • Ancang-ancang 2024, Ridwan Kamil Siap Gabung Parpol Bulan ini
    Nasional

    Ancang-ancang 2024, Ridwan Kamil Siap Gabung Parpol Bulan ini

  • TIKTAK.ID - Obesitas Bisa Jadi Penyebab Munculnya Penyakit Pada Gusi
    Tips & Tutorial

    Obesitas Bisa Jadi Penyebab Munculnya Penyakit Pada Gusi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.