TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Perbandingan Besaran Utang Pemerintah Sebelum dan Saat Dipimpin Jokowi

Perbandingan Besaran Utang Pemerintah Sebelum dan Saat Dipimpin Jokowi

By Joni Sitohang
6 April 2022
578
0
Perbandingan Besaran Utang Pemerintah Sebelum dan Saat Dipimpin Jokowi

TIKTAK.ID – Utang Pemerintah di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui kembali membengkak. Mengutip laman APBN KiTa Kementerian Keuangan terbaru atau per 28 Februari 2022, utang Pemerintah sebesar Rp7.014,58 triliun.

Utang itu pun bertambah cukup signifikan jika dibandingkan dengan posisi utang Pemerintah pada sebulan sebelumnya atau per 31 Januari 2022, yaitu Rp6.919,15 triliun. Hal itu berarti dalam rentang waktu sebulan, utang negara telah bertambah sejumlah Rp95,43 triliun.

Bahkan utang Pemerintah tersebut mencatatkan rekor baru, yakni menembus level di atas Rp7.000 triliun. Dengan begitu, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) turut mengalami kenaikan. Pada akhir Januari 2022, rasio utang terhadap PDB adalah 39,63 persen, lalu pada akhir Februari meningkat jadi 40,17 persen.

Baca juga : Singgung Klaim Anies Soal Kemacetan Turun, Golkar: Sekarang Macet Dimana-mana

Seperti dilansir Kompas.com, berdasarkan Undang-Undang Keuangan Negara, rasio utang terhadap PDB yang harus dijaga dan tidak boleh melebihi batas adalah tak boleh lebih dari 60 persen. Kini Rasio utang Indonesia terhadap PDB di kisaran 40 persen. Pemerintah mengaku angka itu masih dalam batas wajar dan aman.

Untuk diketahui, pada akhir tahun 2014 atau masa peralihan dari Pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuju Pemerintahan Presiden Jokowi, jumlah utang pemerintah tercatat Rp2.608.78 triliun dengan rasio utang terhadap PDB sebesar 24,7 persen.

Setelah itu, utang Pemerintah di era Presiden Jokowi terus mengalami kenaikan, baik di periode pertama maupun periode kedua. Jadi lonjakan utang memang telah terjadi jauh sebelum pandemi Covid-19.

Baca juga : IDI Tanggapi Kritikan Siti Fadilah Soal ‘Pembinasaan’ Terawan

Sekadar informasi, sebelum menjadi Presiden RI jelang kontestasi Pilpres, Tim Kampanye Jokowi dalam beberapa kesempatan sempat berjanji bakal mengurangi jumlah utang Pemerintah. Faktanya, utang Pemerintah justru terus mengalami kenaikan. Dalam kurun waktu 2014 sampai 2019 atau periode pertama, Pemerintah telah mencetak utang baru sebesar Rp4.016 triliun.

Utang Pemerintah pun dilaporkan mengalami kenaikan cukup besar sejak Presiden Jokowi menjabat. Pada 2015 atau tahun pertama Jokowi menjabat sebagai Presiden RI, utang Pemerintah melonjak menjadi Rp3.089 triliun dengan rasio utang terhadap PDB sebesar 27 persen.

Kemudian pada Januari 2017, utang Pemerintah kembali mengalami lonjakan menjadi sebesar Rp3.549 triliun. Ketika itu, rasio utang terhadap PDB adalah 28 persen. Utang Pemerintah di sepanjang 2017 terus meningkat pesat, bahkan pada akhir tahun, menembus Rp3.938 triliun. Selain itu, rasio terhadap PDB menanjak menjadi 29,2 persen.

TagsAPBNJokowiSBYSusilo Bambang Yudhoyono

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - PKS Siap Berjibaku Hadirkan Lawan Tanding Anak Jokowi di Pilkada Solo
    Nasional

    PKS Siap Berjibaku Hadirkan Lawan Tanding Anak Jokowi di Pilkada Solo

    4 Agustus 2020
    By Adam Humain
  • Jokowi Ingin Indonesia Produksi Mobil Listrik, Fadli Zon Pertanyakan Mobil Esemka
    Nasional

    Jokowi Ingin Indonesia Produksi Mobil Listrik, Fadli Zon Pertanyakan Mobil Esemka

    12 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Diminta Beri Penghargaan Tokoh Palestina yang Bantu Indonesia Merdeka
    Nasional

    Jokowi Diminta Beri Penghargaan Tokoh Palestina yang Bantu Indonesia Merdeka

    24 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Ikut Bersuara Soal 'Mudik Beda dengan Pulang Kampung', Iwan Fals Sebut Jokowi 'Kesrimpet'
    NasionalSelebriti

    Ikut Bersuara Soal ‘Mudik Beda dengan Pulang Kampung’, Iwan Fals Sebut Jokowi ‘Kesrimpet’

    23 April 2020
    By
  • Menhan Prabowo Kunjungi Istana
    Nasional

    Ketika Prabowo Tiba-tiba Jadi ‘Rebutan’ AS dan China, Ada Apa Sebenarnya?

    11 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Ainun Najib, Kader NU yang Pernah Kritik Keras Jokowi Soal Pandemi
    Nasional

    Ainun Najib, Kader NU yang Pernah Kritik Keras Jokowi Soal Pandemi

    8 Februari 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Masjidnya Dirusak Massa, Begini Kondisi Terakhir Jemaah Ahmadiyah di Sintang
    Nasional

    Masjidnya Dirusak Massa, Begini Kondisi Terakhir Jemaah Ahmadiyah di Sintang

  • Anies: Separuh Warga Jakarta Pernah Terinfeksi Corona
    Nasional

    Anies: Separuh Warga Jakarta Pernah Terinfeksi Corona

  • Kader PDIP Temanggung Mendadak Kembalikan Bansos dari Ganjar, Kenapa?
    Nasional

    Kader PDIP Temanggung Mendadak Kembalikan Bansos dari Ganjar, Kenapa?

  • China Ancam Hukum Politisi 'Keras Kepala' Taiwan
    Internasional

    China Ancam Hukum Politisi ‘Keras Kepala’ Taiwan

  • Beijing Klaim Krisis Taiwan adalah Permusuhan Terbesar China-AS
    Internasional

    Beijing Klaim Krisis Taiwan adalah Permusuhan Terbesar China-AS

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.