TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›SBY Berpesan ini ke Penguasa, Apa Maksudnya?

SBY Berpesan ini ke Penguasa, Apa Maksudnya?

By Joni Sitohang
1 Februari 2021
650
0
SBY Berpesan ini ke Penguasa, Apa Maksudnya?

TIKTAK.ID – Presiden keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan para pemimpin di berbagai tingkatan mengenai cara-cara berpolitik. SBY mengatakan para pemimpin harus menggunakan cara-cara berpolitik yang bermoral dan beradab. Ia mengungkapkan hal itu melalui akun Twitternya, @SBYudhoyono, pada Minggu (31/1/21).

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut menjelaskan, terdapat tiga golongan manusia, yakni baik, buruk, dan jelek.

“Bagi siapa saja yang sedang memegang kekuasaan politik, pada tingkat apa pun, masih banyak cara berpolitik yang lebih bermoral dan lebih beradab. Ada tiga golongan manusia, yakni “the good”, “the bad” & “the ugly”. Kalau tidak bisa menjadi “the good,” maka jangan menjadi “the ugly”,” cuit SBY, seperti dilansir Sindonews.com.

Baca juga : Soal Peluang Pilkada 2024, Pengamat: Akan Untungkan PDIP

Meski begitu, SBY tidak meyebutkan secara gamblang pihak mana yang dia maksud dalam unggahan itu.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Irwan Fecho menilai cuitan tersebut merupakan filsafat moral penuh kebijaksanaan dari seorang SBY.

“Sebuah filsafat moral yang penuh kebijaksanaan dari Bapak SBY kepada siapa pun pemegang kuasa politik. Agar dalam berkuasa menerapkan nilai dan norma moral dalam menggunakan kuasanya, terima kasih Bapak SBY untuk warisan wisdomnya”, tulis Irwan melalui akun Twitternya, @irwan_fecho.

Baca juga : Soal Rekening FPI, PPATK Dapati Dugaan Perbuatan Melawan Hukum

Sebelumnya, SBY juga sempat menyinggung mengenai polarisasi yang masih kental terlihat di masyarakat. Ia pun menyatakan khawatir dengan kondisi masyarakat Indonesia belakangan ini, karena kerukunan dan harmoni sosial terasa retak dan jauh dari persaudaraan sebagai bangsa.

SBY beranggapan keretakan ini berawal dari dinamika politik pada Pilkada 2017 di DKI Jakarta. Menurutnya, sejak itu terbangun jarak dan pemisah dalam kehidupan bermasyarakat.

“Telah terbangun polarisasi yang tajam di antara kita. Baik karena faktor identitas, politik, maupun ideologi,” tutur SBY melalui akun Facebooknya, (10/1/21).

Baca juga : Sejumlah Pemimpin Myanmar Ditahan Kelompok Militer

Ia melanjutkan, terdapat pihak yang menganggap lawan, setiap orang yang tidak sama identitasnya terkait agama, partai politik, serta ideologinya. Bahkan, kata SBY, untuk bicara pun merasa tidak nyaman.

Ia memaparkan, garis permusuhan ini telah menjangkiti lingkaran persahabatan yang sudah terbangun lama, termasuk juga lingkaran keluarga.

TagsDemokratPilkada 2017Pilkada DKI JakartaSBY

Related articles More from author

  • Pengamat Nilai Koalisi Pendukung Anies Lebih Kuat Bersama PKB Ketimbang Demokrat
    Nasional

    Pengamat Nilai Koalisi Pendukung Anies Lebih Kuat Bersama PKB Ketimbang Demokrat

    5 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Bungkam Nyinyiran Anak Buah Hendropriyono di PKPI, Demokrat Rilis 12 Fakta Prestasi SBY
    Nasional

    Bungkam Nyinyiran Anak Buah Hendropriyono di PKPI, Demokrat Rilis 12 Fakta Prestasi SBY

    12 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Pemerintah Terkesan 'Tak Mau Ambil Pusing' Soal Kisruh Partai Demokrat
    Nasional

    Pemerintah Terkesan ‘Tak Mau Ambil Pusing’ Soal Kisruh Partai Demokrat

    8 Maret 2021
    By Johan Arif
  • Gerindra Sindir Partai yang 'Mengkarbit' Anak Ketumnya, Demokrat Malah Bangga
    Nasional

    Muhaimin Minta Pemilu 2024 Mundur, Demokrat: Bisa Jerumuskan Jokowi Langgar Konstitusi

    25 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Bakalan makin panas nih DPR sama tanggapan demokrat sama aksi puan di rapat Omnibus Law, coba deh baca.. https://www.tiktak.id/puan-matikan-mikrofon-legislator-demokrat-saat-bahas-omnibus-law-pengamat-kekanak-kanakan.html
    Nasional

    Demokrat Ungkap Kejanggalan Rapat Pengesahan Omnibus Law, Digelar Mendadak dan Super Cepat

    6 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • DPR Kebut Omnibus Law Ciptaker di Masa Reses, Demokrat: Cacat Sejak Awal, Banyak Penumpang Gelap
    Nasional

    DPR Kebut Omnibus Law Ciptaker di Masa Reses, Demokrat: Cacat Sejak Awal, Banyak Penumpang Gelap

    29 Juli 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Prabowo Blak-blakan Soal Isi Pertemuannya dengan Menhan China di Jakarta
    Nasional

    Prabowo Blak-blakan Soal Isi Pertemuannya dengan Menhan China di Jakarta

  • Lionel Scaloni Ungkap Rahasia Messi ‘Gacor’ di Inter Miami
    Olahraga

    Lionel Scaloni Ungkap Rahasia Messi ‘Gacor’ di Inter Miami

  • Dianggap Cocok Jadi Cawapres, Pengamat Ungkap 3 Selera Politik Prabowo yang Dimiliki Gibran
    Nasional

    Dianggap Cocok Jadi Cawapres, Pengamat Ungkap 3 Selera Politik Prabowo yang Dimiliki Gibran

  • Nadiem Dapat Laporan Ada Sekolah Suruh Murid Beli Laptop Untuk AKM
    Nasional

    Nadiem Dapat Laporan Ada Sekolah Suruh Murid Beli Laptop Untuk AKM

  • Berawal dari Mimpi, Anak Eks Kapolri Da'i Bachtiar Dipilih jadi Ajudan Presiden Jokowi
    Nasional

    Berawal dari Mimpi, Anak Eks Kapolri Da’i Bachtiar Dipilih jadi Ajudan Presiden Jokowi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.