Nasional
Home›Nasional›Penyidik KPK Nonaktif Beberkan Harun Masiku Masih di Indonesia

Penyidik KPK Nonaktif Beberkan Harun Masiku Masih di Indonesia

By Joni Sitohang
8 September 2021
419
0
Penyidik KPK Nonaktif Beberkan Harun Masiku Masih di Indonesia

TIKTAK.ID – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Ronald Sinyal mengungkapkan bahwa buron kasus dugaan suap penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR 2019-2024 dari PDIP, Harun Masiku, berada di Indonesia pada Agustus 2021.

“Menurut info yang saya punya Agustus kemarin masih di Indonesia,” ujar Ronald, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (5/9/21).

Namun Ronald mengaku tidak dapat melanjutkan pencarian, lantaran ia berstatus nonaktif. Statusnya itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pimpinan KPK Nomor 652 Tahun 2021 perihal tindak lanjut bagi pegawai yang dinyatakan tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Baca juga : Tommy Soeharto vs Muchdi Pr Rebutan Partai Berkarya Berlanjut ke MA

Untuk diketahui, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto, sempat mengatakan bahwa lembaganya memperoleh informasi terkait keberadaan Harun di luar negeri. Akan tetapi, ia mengklaim kondisi pandemi Covid-19 membuat rencana penangkapan tersebut urung dilaksanakan.

Karyoto menyatakan sebetulnya bernafsu menangkap eks calon legislatif PDIP itu. Ia pun menyebut Ketua KPK Firli Bahuri telah memberi perintah secara langsung untuk menangkap Harun yang kabur sejak Januari 2020 silam.

“Saya sangat nafsu sekali ingin menangkap kalau diperintah, bahkan waktu itu Pak Ketua sudah memerintahkan ‘kau berangkat.’ Tapi kesempatannya belum ada,” tutur Karyoto, Selasa (24/8/21).

Baca juga : Meski Elektabilitas Tinggi, Pengamat Sebut Ganjar Mentok Jadi Cawapres di 2024

Sebelumnya, penyidik KPK sudah memasukkan Harun dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 27 Januari 2020, yakni beberapa pekan usai ia lolos penangkapan. Meski begitu, setahun lebih telah berlalu dan lembaga antirasuah belum kunjung berhasil menangkap Harun.

Kemudian Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri menjelaskan pihaknya juga sudah meminta bantuan Sekretariat National Central Bureau (NCB)-Interpol Indonesia untuk mencari Harun. Setelah itu, kata Fikri, Interpol menerbitkan red notice Harun, tetapi sampai 10 Agustus, Interpol menyatakan posisi Harun masih belum terlacak.

Lebih lanjut, Sekretaris NCB-Interpol Indonesia, Brigjen Amur Chandra Juli Buana menerangkan bahwa sejak sebulan Red Notice terbit, sejumlah negara di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik telah merespons, tetapi masih belum mendeteksi keberadaannya.

Baca juga : Setara Institute Tuding Kemendagri Era Tito Paling Lembek Tangani Kasus Ahmadiyah

Harun sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dengan dugaan menyuap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, supaya dapat ditetapkan sebagai pengganti Nazarudin Kiemas yang lolos ke DPR, namun meninggal dunia.

TagsHarun MasikuKPKPDIPRonald Sinyaltes wawasan kebangsaanTWK

Related articles More from author

  • Eks Politikus PDIP Doakan Prabowo Jadi Presiden 10 tahun
    Nasional

    Eks Politikus PDIP Doakan Prabowo Jadi Presiden 10 tahun

    26 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • PDIP Siap Gugat Hasil Pilpres ke PTUN Usai Gugatannya Ditolak MK
    Nasional

    PDIP Siap Gugat Hasil Pilpres ke PTUN Usai Gugatannya Ditolak MK

    26 April 2024
    By Joni Sitohang
  • Minta DPR Cabut RUU HIP, MUI: Kalau Masih Ngotot, Ya Akan Terjadi Terus Seperti ini
    Nasional

    Minta DPR Cabut RUU HIP, MUI: Kalau Masih Ngotot, Ya Akan Terjadi Terus Seperti ini

    27 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • PDIP Desak Jokowi Hukum Sejumlah Menteri, Kenapa?
    Nasional

    PDIP Desak Jokowi Hukum Sejumlah Menteri, Kenapa?

    7 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Minta Gatot Tak Goreng Isu PKI, PKB: Silahkan Kalau Mau Nyapres
    Nasional

    Minta Gatot Tak Goreng Isu PKI, PKB: Silahkan Kalau Mau Nyapres

    25 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Poster Duet Anies-Puan untuk Pilpres 2024 Viral, Pengamat: Kombinasi Religius dan Nasionalis
    Nasional

    Poster Duet Anies-Puan untuk Pilpres 2024 Viral, Pengamat: Kombinasi Religius dan Nasionalis

    4 September 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Isu Pemilu 2024 Ditunda Mencuat, MUI: Fatwa Ulama Presiden Maksimal 2 Periode
    Nasional

    Isu Pemilu 2024 Ditunda Mencuat, MUI: Fatwa Ulama Presiden Maksimal 2 Periode

  • Pengamat Sebut Isu PDIP Gabung Prabowo Demi Amankan Kasus Hasto
    Nasional

    Pengamat Sebut Isu PDIP Gabung Prabowo Demi Amankan Kasus Hasto

  • PM Australia Serang Kredibilitas Presiden Prancis
    Internasional

    PM Australia Serang Kredibilitas Presiden Prancis

  • Dinilai Bisa Ciptakan Lapangan Kerja, Relawan Lampung Deklarasi Sandiaga Uno Capres 2024
    Nasional

    Dinilai Bisa Ciptakan Lapangan Kerja, Relawan Lampung Deklarasi Sandiaga Uno Capres 2024

  • Jokowi: Pengerahan TNI-Polri di Titik Keramaian Agar Masyarakat Disiplin Ikuti Aturan PSBB
    Nasional

    Jokowi: Pengerahan TNI-Polri di Titik Keramaian Agar Masyarakat Disiplin Ikuti Aturan PSBB

© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.