TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Olahraga
Home›Olahraga›Pengamat Olahraga: Formula E di Jakarta Hanya Bakal Jadi ‘Ajang Sirkus’

Pengamat Olahraga: Formula E di Jakarta Hanya Bakal Jadi ‘Ajang Sirkus’

By Mahdi Yahya
7 September 2021
621
0
Pengamat Olahraga: Formula E di Jakarta Hanya Bakal Jadi 'Ajang Sirkus'

TIKTAK.ID – Pengamat olahraga, Budiarto Shambazy, menyatakan bahwa Formula E hanya menjadi ajang sirkus dan merugikan olahraga Indonesia serta Jakarta pada khususnya. Menurut Budiarto, Indonesia masih belum sampai pada level menggelar balap mobil formula listrik tersebut. Pasalnya, tidak hanya sedang dalam situasi pandemi Covid-19, melainkan banyak olahraga lainnya yang masih memerlukan perhatian.

“Belum saatnya kita menyelenggarakan Formula E, masih jauh sekali dari dunia keolahragaan kita secara umum. Sebab, kita masih belum menjadi kekuatan untuk olahraga otomotif, enggak ada jagoan, driver, kecuali 1-2 seperti Sean Gelael,” ujar Budiarto, seperti dilansir CNN Indonesia.

Mantan jurnalis tersebut menilai dana yang digelontorkan oleh Pemerintah DKI untuk ajang itu lebih baik dipakai untuk pembangunan infrastruktur olahraga. Bisa juga digunakan untuk menggelar pelatihan nasional cabang olahraga. Budiarto menyebut DKI butuh prasarana olahraga bulutangkis, angkat besi, sepak bola, dan memanah sebagai olahraga yang paling digemari dan berprestasi.

“Sayang dana sebegitu besar dipakai hanya untuk tontonan Formula E yang masih asing bagi kita. Lebih baik dipakai untuk, misalkan kalau mau berandai-andai, stadion sepak bola. Itu lebih bermanfaat, atau untuk Pelatnas bulutangkis,” tutur Budiarto.

“Membangun infrastruktur yang cocok untuk kita, serta cabang-cabang olahraga yang diminati dan menghasilkan prestasi. Kalau di Formula E enggak ada prestasi, mungkin ini menjadi sirkus saja, jadi tontonan saja,” imbuhnya.

Budiarto pun mengklaim tidak ada keuntungan signifikan dari segi pariwisata. Ia menduga penonton yang akan datang ke Jakarta untuk menonton Formula E mungkin ada, namun jumlahnya tidak akan signifikan seperti balapan yang populer.

Ia melanjutkan, walaupun akan tetap ada pemasukan dari ajang itu, tapi jumlahnya tak akan menutupi dana yang dikeluarkan. Ia juga menduga formula E sebagai cabang olahraga baru tak akan semeriah Formula 1 atau Formula 3000.

“Ini kan baru, jadi bukan barang yang dikenal akrab. Satu hal yang banyak orang heran, kok formula pake ‘E’, elektrik, padahal penonton mau dengar suara mesin, makin kencang makin senang. Formula satu itu kan suaranya luar biasa,” kata Budiarto.

TagsBudiarto ShambazyDKI JakartaFormula EPengamat Olahraga

Related articles More from author

  • Monas Disebut 'Bangunan Paling Soviet di Asia Tenggara', Sudah Tahu Apa Sebabnya?
    Nasional

    Monas Disebut ‘Bangunan Paling Soviet di Asia Tenggara’, Sudah Tahu Apa Sebabnya?

    24 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Banjir Jakarta Hari ini Jadi Sorotan Media Asing
    Nasional

    Banjir Jakarta Hari ini Jadi Sorotan Media Asing

    21 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Menyoal Kisruh Anggaran Formula-E yang Kini Diperiksa KPK
    Nasional

    Menyoal Kisruh Anggaran Formula-E yang Kini Diperiksa KPK

    7 November 2021
    By Joni Sitohang
  • PKS Klaim Digoda Tinggalkan Koalisi Perubahan dengan Imbalan Uang dan Jabatan
    Nasional

    PKS Klaim Digoda Tinggalkan Koalisi Perubahan dengan Imbalan Uang dan Jabatan

    18 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Pemprov DKI Kembali Mengadakan Nikah Massal Saat Perayaan Tahun Baru
    NasionalViral

    Baru Mulai Tausiyah Nikah, Ustaz Adi Hidayat Ditinggal ‘Ngacir’ Jemaah

    2 Januari 2020
    By
  • DPRD DKI Jadwalkan Paripurna Interpelasi Anies Soal Formula E Usai Lebaran
    Nasional

    DPRD DKI Jadwalkan Paripurna Interpelasi Anies Soal Formula E Usai Lebaran

    20 April 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kangen Band Pernah Jadi Bahan Penelitian Profesor Monash University Malaysia
    Selebriti

    Kangen Band Pernah Jadi Bahan Penelitian Profesor Monash University Malaysia

  • Refly Nilai PKS Paling Masuk Akal Capreskan Anies Baswedan di 2024
    Nasional

    Refly Nilai PKS Paling Masuk Akal Capreskan Anies Baswedan di 2024

  • TIKTAK.ID - Ganjar Pranowo Imbau Pemkot Solo Terbitkan Perda Larangan Makan Daging Anjing
    Nasional

    Ganjar Pranowo Imbau Pemkot Solo Terbitkan Perda Larangan Makan Daging Anjing

  • Real Madrid Kritis di Liga Champions, Zidane Tak Mau Mengundurkan Diri
    Olahraga

    Real Madrid Kritis di Liga Champions, Zidane Tak Mau Mengundurkan Diri

  • Jokowi Bertemu Ahok di TPPI Tuban
    Nasional

    Ahok Unggah Foto Bersama Jokowi, Pengamat Politik: Ibarat Mike Tyson dan Muhammad Ali

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.