TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & Tutorial
Home›Tips & Tutorial›Peneliti Ungkap Korelasi Antara Obesitas dan Risiko Kematian Penderita Covid-19

Peneliti Ungkap Korelasi Antara Obesitas dan Risiko Kematian Penderita Covid-19

By Hendra Setiawan
2 Mei 2021
571
0
Peneliti Ungkap Korelasi Antara Obesitas dan Risiko Kematian Penderita Covid-19

TIKTAK.ID – Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa orang yang memiliki kelebihan berat badan dapat memperparah penderita virus Corona, terutama mereka yang berusia di bawah 40 tahun.

Para peneliti dari Universitas Oxford menggunakan data dari database hampir tujuh juta pasien di Inggris berusia 20 tahun ke atas untuk memeriksa apakah ada korelasi antara indeks massa tubuh (BMI) dengan kasus virus yang semakin parah, seperti yang dikutip dari RTnews, Sabtu (1/5/21)

Mereka menemukan bahwa kemungkinan Covid-19 menyebabkan rawat inap, masuk unit perawatan intensif (ICU) dan kematian meningkat seiring dengan bertambahnya berat badan. Namun, risikonya jauh lebih besar pada pasien yang kelebihan berat badan pada usia antara 20 dan 39 tahun.

Di sisi lain, tingginya berat badan tampaknya tidak berpengaruh pada mereka yang berusia 80 hingga 100 tahun pada penderita kasus virus yang serius.

Penemuan ini dipublikasikan pada Kamis (29/4/21) di jurnal The Lancet Diabetes & Endocrinology, dan mewakili salah satu studi terbesar sampai saat ini tentang bagaimana berat badan mempengaruhi kondisi penderita Covid-19.

Penulis utama studi tersebut, Carmen Piernas, mengatakan bahwa ada kemungkinan lemak tubuh berpotensi menyebabkan viral load yang lebih tinggi untuk pasien yang lebih muda. Namun ia juga menegaskan dibutuhkan lebih banyak penelitian tentang masalah tersebut.

Kasus yang parah di antara orang tua kemungkinan besar terkait dengan sistem kekebalan yang lemah atau kondisi yang sudah ada sebelumnya, membuat berat badan menjadi faktor yang kurang berpengaruh.

Piernas dan rekan-rekannya mencatat bahwa pengamatan mereka dapat digunakan untuk memandu inisiatif kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mengurangi kasus penyakit yang serius ini.

“Berat badan berlebih adalah faktor risiko yang dapat diubah, dan investasi dalam pengobatan kelebihan berat badan dan obesitas serta strategi pencegahan jangka panjang dapat membantu mengurangi tingkat keparahan Covid-19”, tulis mereka.

Salah satu penulis studi tersebut, Paul Aveyard mengatakan bahwa “sangat masuk akal” bahwa penurunan berat badan dapat mengurangi risiko infeksi virus Corona yang serius.

Penelitian tersebut menambah daftar literatur ilmiah yang terus bertambah yang menunjukkan korelasi antara berat badan dan kemungkinan Covid-19 yang parah.

Sebuah studi yang diterbitkan tahun lalu di Nature menemukan bahwa obesitas secara signifikan meningkatkan risiko kematian penderita virus Corona. Orang dengan BMI di atas 40 berisiko 92 persen lebih tinggi meninggal akibat virus dibandingkan dengan orang dengan BMI sehat antara 18,5-25.

Penemuan baru ini bertepatan dengan penelitian yang mendeteksi persentase orang muda yang “sangat tinggi” di antara pasien yang dirawat di rumah sakit karena stroke setelah terkena Covid-19, termasuk dalam bentuk asimtomatik.

TagsObesitasPenderita Covid-19PenelitanRisiko Kematian

Related articles More from author

  • Ilmuwan Temukan Cara Baru Deteksi Risiko Kematian Lewat Pemeriksaan Retina
    Internasional

    Ilmuwan Temukan Cara Baru Deteksi Risiko Kematian Lewat Pemeriksaan Retina

    25 Januari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Tips Mudah dan Sederhana Cegah Obesitas
    Tips & Tutorial

    Tips Mudah dan Sederhana Cegah Obesitas

    4 Juli 2022
    By Hendra Setiawan
  • Waspadai Kebiasaan Penyebab Orang Asia Rentan Kena Diabetes Meski Tak Obesitas
    Tips & Tutorial

    Waspadai Kebiasaan Penyebab Orang Asia Rentan Kena Diabetes Meski Tak Obesitas

    17 November 2024
    By Hendra Setiawan
  • Jangan Salah Paham, Penyebab Obesitas Tak Hanya Gara-gara Makan Berlebihan
    Tips & Tutorial

    Jangan Salah Paham, Penyebab Obesitas Tak Hanya Gara-gara Makan Berlebihan

    28 April 2022
    By Hendra Setiawan
  • Ketahui Penyebab Obesitas Berikut ini
    Tips & Tutorial

    Ketahui Penyebab Obesitas Berikut ini

    18 Desember 2020
    By Hendra Setiawan
  • Obesitas Ternyata Bisa Lemahkan Daya Ingat Anak
    Tips & Tutorial

    Obesitas Ternyata Bisa Lemahkan Daya Ingat Anak

    5 Januari 2020
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sengkarut Demokrat, Isu Kudeta Hingga Politikus Karbitan
    Nasional

    Sengkarut Demokrat, Isu Kudeta Hingga Politikus Karbitan

  • Sepekan Sudah Anies Terapkan PSBB Ketat di Jakarta, Kasus Covid Makin Naik atau Turun?
    Nasional

    Sepekan Sudah Anies Terapkan PSBB Ketat di Jakarta, Kasus Covid Makin Naik atau Turun?

  • Dipimpin Langsung Novel Baswedan, KPK Sukses Ringkus Buronan Nurhadi
    Nasional

    Dipimpin Langsung Novel Baswedan, KPK Sukses Ringkus Buronan Nurhadi

  • Soal Cak Imin Dulu Dukung IKN Kini Tidak, Budiman Sudjatmiko: Pemahaman Beliau Belum Sempurna
    Nasional

    Soal Cak Imin Dulu Dukung IKN Kini Tidak, Budiman Sudjatmiko: Pemahaman Beliau Belum Sempurna

  • Park Eun Bin Ungkap Kekhawatiran Perankan Pengacara Autis di Drama ‘Extraordinary Attorney Woo'
    Nasional

    Park Eun Bin Ungkap Kekhawatiran Perankan Pengacara Autis di Drama ‘Extraordinary Attorney Woo’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.