TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›PDIP Desak Prabowo Copot Kapolda yang Cawe-cawe di Pilkada 2024

PDIP Desak Prabowo Copot Kapolda yang Cawe-cawe di Pilkada 2024

By Joni Sitohang
11 November 2024
236
0
PDIP Desak Prabowo Copot Kapolda yang Cawe-cawe di Pilkada 2024

TIKTAK.ID – Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ronny Talapessy meminta Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yang bersikap tak netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dia menjelaskan bahwa berdasarkan temuan PDIP, terdapat indikasi Kapolda yang ikut cawe-cawe dalam Pilkada di sejumlah daerah.

“Pak Prabowo harus mengevaluasi atau bahkan mencopot para Kapolda yang tidak netral dan mengarahkan dukungan kepada salah satu calon,” ujar Ronny dalam sebuah diskusi di Resto Muse Makassar, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/11/24), seperti dilansir Tempo.co.

Menurut Ronny, indikasi keterlibatan aparat kepolisan tersebut terjadi di Jawa Tengah. Padahal, Ronny menyebut Prabowo sebelumnya berkomitmen agar aparat kepolisian tidak berpihak dalam Pilkada.

Baca juga : Sejumlah Pihak Dorong Prabowo Batalkan Capim KPK Era Jokowi, Istana: Lanjutkan Saja Prosesnya

“Kami menemukan aparat kepolisian dikerahkan untuk memenangkan salah satu calon. Tidak hanya polisi, namun juga pengerahan kepala desa,” terang Ronny. Dia mengatakan pola serupa turut terjadi di Sumatera Utara, Banten, Jawa Timur, Sulawesi Utara dan Papua.

Ronny menilai Prabowo harus menunaikan komitmennya yang melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) berpihak kepada salah satu calon. Dia pun mendesak Prabowo tidak ikut memperburuk kualitas demokrasi yang ditinggalkan presiden sebelumnya.

“Proses demokrasi elektoral yang rusak pasca-Pilpres 2024 mestinya tidak diulangi. Akan tetapi faktanya anggota kepolisian banyak tidak tunduk terhadap instruksi presiden,” tegas Ronny.

Baca juga : 3 Kapal Perang Rusia Kiriman Putin Sudah Merapat di Jatim, Apa Agendanya?

Ronny memaparkan bahwa berdasarkan pemantauan yang dilakukan PDIP di Jawa Tengah, ada sebanyak 386 kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pilkada. Dia menyatakan sebagian besar pelanggaran tersebut dilakukan oleh aparat kepolisian dan kepala desa.

Ronny menjelaskan bahwa temuan itu sudah dilaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Namun sampai saat ini aduan tersebut belum juga diproses,” tutur Ronny.

Perhelatan Pilkada Jawa Tengah sendiri diikuti oleh dua pasangan calon. PDI Perjuangan mendaftarkan pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi, sementara pasangan calon kedua adalah Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen, yang disokong Koalisi Indonesia Maju atau KIM Plus.

Baca juga : Sebut Kasus Suswono Beda dengan Ahok, Habib Rizieq Minta Aksi 411 Tak Ditunggangi Kelompok Merah

Lebih lanjut, Ronny menganggap pola pengerahan dukungan aparat kepolisian di beberapa daerah di Jawa Tengah punya kesamaan, yakni intervensi kepada kepala desa.

“Kami melihat ini ada sistem komando mulai dari tingkatan Kepolisian Daerah atau Polda sampai perangkat desa,” ucap Ronny.

TagsKapoldaPDIPPilkada 2024PrabowoRonny Talapessy

Related articles More from author

  • Prabowo Beri Bocoran Soal Komunikasi dengan Partai Selain PKB
    Nasional

    Prabowo Beri Bocoran Soal Komunikasi dengan Partai Selain PKB

    25 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Muncul Isu Duet Anies-Ahok di Pilgub DKI, Pengamat: Mustahil Kecuali Ada Gempa Bumi Politik Maha Dahsyat
    Nasional

    Muncul Isu Duet Anies-Ahok di Pilgub DKI, Pengamat: Mustahil Kecuali Ada Gempa Bumi Politik Maha Dahsyat

    20 Mei 2024
    By Joni Sitohang
  • Ditugasi Jadi Jurkam Ganjar, Gibran Bakal Safari ke Berbagai Daerah
    Nasional

    Ditugasi Jadi Jurkam Ganjar, Gibran Bakal Safari ke Berbagai Daerah

    19 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • PDIP Desak Jokowi Hukum Sejumlah Menteri, Kenapa?
    Nasional

    PDIP Desak Jokowi Hukum Sejumlah Menteri, Kenapa?

    7 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Prinsip Bisnis '3C' Orang China Akan Diterapkan Ahok di Pertamina
    Nasional

    Petinggi PDI-P Bilang Begini Soal Peluang Ahok Maju Lagi Pilkada DKI

    10 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Sambutan HUT ke-15 Gerindra, Jokowi Optimis Elektabilitas Prabowo Jadi yang Tertinggi
    Nasional

    Sambutan HUT ke-15 Gerindra, Jokowi Optimis Elektabilitas Prabowo Jadi yang Tertinggi

    7 Februari 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Leonardo DiCaprio Main Bareng Christian Bale di Film ‘Heat 2’
    Selebriti

    Leonardo DiCaprio Main Bareng Christian Bale di Film ‘Heat 2’

  • Untuk Kewaspadaan, Dinkes DKI Pantau 115 Orang Terkait Corona dan Dirikan Posko Pelaporan
    Nasional

    Untuk Kewaspadaan, Dinkes DKI Pantau 115 Orang Terkait Corona dan Dirikan Posko Pelaporan

  • Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan Naik
    Nasional

    Wow, Jokowi Naikkan Beasiswa Pemegang BPJS Ketenagakerjaan 1350% Tanpa Kenaikan Iuran

  • Ini 5 Bintang yang Tak Masuk Daftar 11 Pemain Terbaik Euro 2020
    Olahraga

    Ini 5 Bintang yang Tak Masuk Daftar 11 Pemain Terbaik Euro 2020

  • Uni Eropa Terbelah Soal Larangan Impor Minyak dan Gas dari Rusia
    Internasional

    Uni Eropa Terbelah Soal Larangan Impor Minyak dan Gas dari Rusia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.