TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Partai Republik Alami Krisis di Pemilihan Senat, Trump Turun Gunung Berkampanye

Partai Republik Alami Krisis di Pemilihan Senat, Trump Turun Gunung Berkampanye

By Bagas F Sinaga
6 Desember 2020
609
0
Partai Republik Alami Krisis di Pemilihan Senat, Trump Turun Gunung Berkampanye

TIKTAK.ID – Presiden AS, Donald Trump menggelar rapat umum pertamanya setelah kalah dalam pemilihan presiden AS. Acara itu akan dilaksanakan di negara bagian Georgia sebelum pemilihan putaran pertama Senat yang akan dilaksanakan pada Januari yang akan memutuskan kendali Majelis Tinggi.

Dilansir BBC, Trump muncul di Valdosta, Georgia untuk rapat umum pertamanya sejak pemungutan suara 3 November, Trump kembali membuat klaim penipuan pemilu dan menyerang Gubernur Georgia, Brian Kemp.

Selama pemilu Trump menuduh bahwa peningkatan surat suara terjadi karena kecurangan yang meluas, namun tidak ada bukti tentang hal itu.

Dalam pidatonya yang berdurasi hampir dua jam -secara nominal untuk mendukung dua Senator Republik yang berkampanye untuk pemilihan ulang- Presiden Trump mengatakan kepada kerumunan yang bersorak bahwa dia masih bisa memenangkan pemilihan. Mengulangi klaimnya yang tidak berdasar, dia mengatakan “mereka menipu dan mencurangi pemilihan presiden kami tetapi kami masih akan memenangkannya”, dan menambahkan bahwa Brian Kemp harus “melakukan lebih keras”.

Masyarakat yang hadir -banyak yang melambai-lambaikan poster “Make America Great Again”- meneriakkan “Hentikan pencurian” dan “Empat tahun lagi”.

Terlepas dari euforia acara tersebut, beberapa Republikan khawatir bahwa tuduhan penipuan presiden yang terus berlanjut akan membuat para pendukungnya enggan memilih dalam pemilihan Senat yang telah salah meyakinkan mereka bahwa sistem tersebut dicurangi.

Sekretaris Negara Georgia, Brad Raffensperger, seorang Republikan, mengatakan pada Rabu lalu bahwa tidak ada bukti kecurangan yang tersebar luas yang ditemukan untuk mendukung klaim Trump.

Seorang pejabat pemilu di negara bagian, Gabriel Sterling, juga seorang Republikan, telah mendesak Trump untuk menghentikan klaim kecurangannya, dengan mengatakan bahwa mereka mulai menghasut dengan ancaman kekerasan.

Kampanye itu dilakukan setelah Trump dilaporkan menelepon Gubernur Brian Kemp pada Sabtu pagi dan memintanya untuk menuntut audit tanda tangan surat suara kepada mereka yang tidak mencoblos, menurut Washington Post. Brian Kemp -yang tidak memiliki kekuatan untuk memerintahkan audit semacam itu- menolak permintaan tersebut, kata sebuah sumber kepada surat kabar.

Kemudian di Twitter, Trump memberikan tekanan kepada gubernur, dengan mengatakan: “Saya akan dengan mudah & cepat memenangkan pemilhan Georgia jika Gubernur @BrianKemp GA atau Sekretaris Negara mengizinkan verifikasi tanda tangan sederhana … Mengapa kedua ‘Republikan’ ini mengatakan tidak?”

Brian Kemp membalas tweet bahwa dia telah “secara terbuka menyerukan audit tanda tangan tiga kali”, yang ditanggapi Trump dengan menyerukan sesi khusus legislatif Negara Bagian.

Seseorang yang dilaporkan akrab dengan panggilan telepon itu mengatakan kepada CNN bahwa Trump mengatakan kepada Brian Kemp untuk mengadakan sesi khusus dan meyakinkan legislator untuk memilih pemilih yang akan mendukungnya.

Di bawah sistem electoral college AS, orang memilih presiden dan kemudian para pemilih Negara Bagian -kira-kira sesuai dengan populasi negara bagian mereka- secara resmi memberikan suara electoral college mereka kepada seorang kandidat.

Joe Biden merupakan kandidat Partai Demokrat pertama yang menang di Negara Bagian Georgia dalam pemilihan presiden sejak 1992.

Trump berulang kali menolak untuk mengakui kekalahannya dan membuat banyak klaim bahwa telah terjadi kecurangan pada pemilihan 3 November itu, meski ia tak mampu memberikan bukti yang kuat.

Bahkan, Trump mengkritik Gubernur Republik Georgia di Twitter, dan memintanya untuk membatalkan kemenangan pemilihan Joe Biden di Negara Bagian itu.

Namun dalam pidatonya pada Sabtu (5/12/20) kemarin, Trump tampaknya mengakui kekalahannya, da…

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniDonald TrumpPartai Republik ASPemilihan SenatPolitik AS

Related articles More from author

  • Dampak Paling Ngeri Bagi Indonesia Bila Terjadi Perang Dunia III
    Berita Unik

    Dampak Paling Ngeri Bagi Indonesia Bila Terjadi Perang Dunia III

    7 Januari 2020
    By Burhan Adiatma
  • Antisipasi Penyelundupan Narkoba dan Penyusupan Terorisme Internasional, Iran-Afghanistan Diskusikan Kerja Sama di Titik Perbatasan
    Internasional

    Antisipasi Penyelundupan Narkoba dan Penyusupan Terorisme Internasional, Iran-Afghanistan Diskusikan Kerja Sama di Titik Perbatasan

    5 April 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Disemprot Medvedev untuk 'Jaga Lidah', Menteri Prancis Ralat 'Deklarasi Perang Ekonomi' Lawan Rusia
    Internasional

    Disemprot Medvedev untuk ‘Jaga Lidah’, Menteri Prancis Ralat ‘Deklarasi Perang Ekonomi’ Lawan Rusia

    2 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • WHO Khawatir, Eropa Kembali Diserang Covid
    Internasional

    WHO Khawatir, Eropa Kembali Diserang Covid

    24 November 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Gawat! India Sebut Temukan 240 Jenis Mutasi Covid-19 Baru
    Internasional

    Gawat! India Sebut Temukan 240 Jenis Mutasi Covid-19 Baru

    25 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Jenderal yang Kudeta Myanmar Angkat Dirinya Sendiri sebagai Perdana Menteri
    Internasional

    Jenderal yang Kudeta Myanmar Angkat Dirinya Sendiri sebagai Perdana Menteri

    6 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Luka Belum Kering, Syekh Ali Jaber Titip Pesan ke Jokowi Lewat Mahfud MD
    Nasional

    Luka Belum Kering, Syekh Ali Jaber Titip Pesan ke Jokowi Lewat Mahfud MD

  • Kado Natal untuk Pekerja, Jokowi Teken Aturan Agar Manfaat Jamsostek Makin Besar
    Nasional

    Kado Natal untuk Pekerja, Jokowi Teken Aturan Agar Manfaat Jamsostek Makin Besar

  • Aturan Baru WhatsApp, Hanya Bisa Sekali Forward
    Teknologi

    Aturan Baru WhatsApp, Hanya Bisa Sekali Forward

  • Garam Himalaya Makin Populer di Indonesia, Benarkah Lebih Sehat Ketimbang Garam Biasa?
    Tips & Tutorial

    Garam Himalaya Makin Populer di Indonesia, Benarkah Lebih Sehat Ketimbang Garam Biasa?

  • Survei: Prabowo Mendapat Sentimen Paling Positif di Medsos, Siapa Paling Negatif?
    Nasional

    Survei: Prabowo Mendapat Sentimen Paling Positif di Medsos, Siapa Paling Negatif?

Artikel Terbaru

  • Pemerintah Kaji Upaya Atasi Over Capacity Lapas Napi Narkoba 30 September 2026
  • Cara Menggunakan Password Manager di HP agar Akun Tetap Aman 30 September 2026
  • Cara Menjaga Postur Tubuh agar Tidak Mudah Bungkuk 30 September 2026
  • Cara Menggunakan WhatsApp Web di Laptop dengan Mudah 2026 30 September 2026
  • HP vivo Y29 Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihannya 29 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (60)
  • Keuangan (10)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,946)
  • Olahraga (1,135)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,226)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.