TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Orasi Demo PA 212, Menantu HRS Minta Jokowi Mundur jika Penista Agama Tak Ditangkap

Orasi Demo PA 212, Menantu HRS Minta Jokowi Mundur jika Penista Agama Tak Ditangkap

By Joni Sitohang
29 Maret 2022
262
0
Orasi Demo PA212, Menantu HRS Minta Jokowi Mundur jika Penista Agama Tak Ditangkap

TIKTAK.ID – Massa Persaudaraan Alumni 212 atau PA 212 diketahui telah menggelar demo di Patung Kuda. Ketua Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Muhammad bin Husein Alatas menjelaskan, terdapat lima persoalan yang menjadi tuntutan massa. Salah satunya, dia mendesak Pemerintah agar menangkap para penista agama.

“Kita meminta semua penista agama ditangkap tanpa terkecuali. Penjarakan penista agama. Jika belum dipenjarakan, maka kita akan terus kawal, akan terus tuntut,” ungkap Habib Husein Alatas lewat orasinya, pada Jumat (25/3/22), seperti dilansir detik.com.

Kemudian menantu Habib Rizieq Shihab itu bertanya kepada massa apakah siap mengawal tuntutan dalam demo ini.

Baca juga : Diisukan Jadi Pengganti Ma’ruf Amin Terkait Tunda Pemilu, Puan Buka Suara

“Tuntutan ini kita minta kepada Presiden Jokowi. Jika Jokowi tidak bisa jawab tuntutan umat, sebaiknya Jokowi mundur, setuju?” ucap Habib Husein Alatas.

“Sebab, berdasarkan TAP MPR Nomor 6, bila presiden sudah tidak dipercaya rakyat maka harus mundur. Siap menghormati presiden yang mundur? Siap bersatu? Siap membela Allah? Siap membela Nabi? Siap mengawal tuntutan umat? Allahu Akbar,” sambung Habib Husein Alatas.

Sementara itu, Ketum PA 212 Slamet Maarif mengklaim memberi surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). Slamet mengatakan dalam surat tersebut, dirinya membandingkan kasus penodaan agama di era presiden-presiden sebelumnya.

Baca juga : Novel Tawarkan Bantu Tangkap Harun Masiku, Begini Kata KPK

“Saya ingin menyampaikan kalau betul di masa presiden lalu ada penodaan agama. Di zaman Pak Harto ada penodaan agama, dan di zaman SBY juga ada. Namun yang kami rasakan di masa kepemimpinan engkau semakin banyak, semakin marak. Bahkan terkesan diberikan ruang tebuka kepada penoda dan penista agama,” tegas Slamet.

Slamet menjelaskan, surat terbuka itu berisi tiga tuntutan. Slamet mendesak agar tidak ada pembiaran kasus penodaan agama.

“Meminta kepada presiden RI supaya bertaubat atas pembiaran selama ini terhadap penistaan dan penodaan agama. Jadi kami meminta dan menasihati Pak Jokowi untuk bertaubat, karena terkesan membiarkan penista agama di negeri tercinta ini,” tutur Slamet.

Baca juga : Puan Bersedia Disandingkan dengan Prabowo atau Anies di 2024, Bagaimana Peluangnya?

Lebih lanjut, Slamet meminta Jokowi menjunjung tinggi Pancasila. Dia juga ingin para penista agama dapat diproses secara hukum.

TagsFPIHRSPA 212

Related articles More from author

  • Bukannya Dicopot TNI, Baliho Rizieq Shihab di Makassar Malah Diturunkan Anggota FPI
    Nasional

    Bukannya Dicopot TNI, Baliho Rizieq Shihab di Makassar Malah Diturunkan Anggota FPI

    23 November 2020
    By Joni Sitohang
  • PA 212 Tolak Ahok Jadi Pimpinan Ibu Kota Baru
    Nasional

    Mujahid 212 Tolak Pemindahan Ibu Kota Baru dan Ancam Jokowi Kalau Sampai Ahok Dipilih Jadi Pimpinannya

    5 Maret 2020
    By Adam Humain
  • Begini Penjelasan FPI Soal Doa Pendek Umur untuk Jokowi dan Megawati
    Nasional

    Begini Penjelasan FPI Soal Doa Pendek Umur untuk Jokowi dan Megawati

    17 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Polri Yakinkan Maklumat Kapolri Bukan Ancaman Bagi Insan Pers dan Media
    Nasional

    Polri Yakinkan Maklumat Kapolri Bukan Ancaman Bagi Insan Pers dan Media

    6 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • PA 212 Desak Polri Pecat dan Penjarakan Polisi Pengancam Penggal Habib Rizieq
    Nasional

    PA 212 Desak Polri Pecat dan Penjarakan Polisi Pengancam Penggal Habib Rizieq

    4 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Menelisik Motif Persekusi Haddad Alwi Saat Shalawatan di Sukabumi, Dendam Politik Ataukah Anti Shalawat?
    Nasional

    Apa Motif Persekusi Haddad Alwi Saat Shalawatan di Sukabumi, Dendam Politik Ataukah Anti Shalawat?

    21 Desember 2019
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Mahfud Jelaskan Indonesia Darurat Militer yang Dimaksud Muhadjir
    Nasional

    Mahfud Jelaskan Indonesia Darurat Militer yang Dimaksud Muhadjir

  • Pengamat Nilai Koalisi Pendukung Anies Lebih Kuat Bersama PKB Ketimbang Demokrat
    Nasional

    Pengamat Nilai Koalisi Pendukung Anies Lebih Kuat Bersama PKB Ketimbang Demokrat

  • Lebih Fokus Berlatih dengan Tips 'Anti Lelah' dari Alica Schmidt
    OlahragaTips & Tutorial

    Lebih Fokus Berlatih dengan Tips ‘Anti Lelah’ dari Alica Schmidt

  • Soal Batasan Usia Capres, Fadli Zon: Calon-calon Terbaik Disisihkan
    Nasional

    Soal Batasan Usia Capres, Fadli Zon: Calon-calon Terbaik Disisihkan

  • Disebut Belum Resmi, PKS Jelaskan Soal Rencana Usung Raffi Ahmad Jadi Capres 2024
    Nasional

    Disebut Belum Resmi, PKS Jelaskan Soal Rencana Usung Raffi Ahmad Jadi Capres 2024

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.