TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Menyoal Kudeta Demokrat dan Berkarya, Gatot Nurmantyo: Politik Kita sudah Tak Sehat

Menyoal Kudeta Demokrat dan Berkarya, Gatot Nurmantyo: Politik Kita sudah Tak Sehat

By Johan Arif
8 Maret 2021
476
0
Menyoal Kudeta Demokrat dan Berkarya, Gatot Nurmantyo: Politik Kita sudah Tak Sehat

TIKTAK.ID – Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa pengambilalihan paksa kursi ketua umum partai politik mencerminkan kondisi yang tidak sehat. Ia menyampaikan hal itu untuk melihat peristiwa di Partai Demokrat dan Berkarya.

“Contohnya yang baru-baru terjadi, Demokrat mau diambil, dan Berkarya dengan mudah diambil. Jadi buat apa kita capek-capek bikin partai? Kita tunggu saja lah, nanti kita rebut dengan cara-cara seperti ini. Tapi ini kan politik yang tidak sehat,” ujar Gatot seperti dilansir Sindonews.com mengutip dari channel YouTube Bang Arief pada Minggu (7/3/21).

Baca juga: Bantah Mahfud MD, Andi Arief: KLB PKB Era SBY Beda dengan KLB Demokrat Era Jokowi

Gatot memandang pada masa sekarang ini praktik politik di Indonesia telah menyimpang dari Pancasila. Ia memberikan contoh terjadinya politik uang saat voting untuk pengambilan keputusan. Bagi dia, yang tepat dengan keadaban bangsa mestinya sistem musyawarah.

“Kemudian saya katakan politik kita telah menyimpang dari Pancasila. Pada sila keempatnya. Itulah demokrasi kita kan di situ kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Jadi musyawarah itu sekarang telah tidak lagi. (Yang dipilih) voting, begitu voting money politics dapat terjadi,” jelas Gatot.

Baca juga: Aktivis Senior Pergerakan: Biarkan Moeldoko Seenaknya Kudeta Demokrat, Sama Halnya Ajari Rakyat Kudeta Pemerintahan

Bagi Gatot, pihak yang bertindak menyimpang terkait hal itu merupakan oknum politikus. Begitulah kenyataan politik yang sekarang ini ia saksikan.

Sepertti diketahui, Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat telah berlangsung di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/21).

KLB Partai Demokrat itu memutuskan Moeldoko sebagai Ketua Umum, meskipun saat ini Moeldoko masih menjabat sebagai Kepala Staf Presiden (KSP).

Baca juga: Sesalkan Kudeta Demokrat, Relawan JoMan Curiga theMoeldoko Sengaja Rusak Nama Baik Jokowi

Kabar terpilihnya Moeldoko turut ditanggapi oleh Relawan Jokowi yang memandang pengambilalihan Partai Demokrat tak beretika politik dan berbahaya bagi Presiden Jokowi dan demokrasi.

“Dengan segala hormat, apa yang dilakukan Moeldoko tak baik. Ini jelas pastinya dapat mengganggu pikiran Presiden Jokowi,” ujar Ketua Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer atau Noel sebagaimana dilansir Tribunnews, Minggu (7/3/21).

Selain itu, Noel menyebutkan bahwa pengambilalihan Partai Demokrat telah jelas menyeret pejabat Istana.

TagsDemokratGatot NurmantyoKudetaPartai Berkarya

Related articles More from author

  • Manuver Nasdem Berlanjut, Surya Paloh Bersiap Safari ke PAN dan Demokrat
    Nasional

    Manuver Nasdem Berlanjut, Surya Paloh Bersiap Safari ke PAN dan Demokrat

    1 November 2019
    By Johan Arif
  • Demokrat Sebut Jokowi Ajak Perang Rakyat, Gerindra Beri Balasan
    Nasional

    Demokrat Sebut Jokowi Ajak Perang Rakyat, Gerindra Beri Balasan

    11 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • AHY Ungkap 3 Faktor Keberhasilan Tepis Manuver Politik Moeldoko Cs
    Nasional

    Demokrat Klaim Rakyat yang Ingin AHY Jadi Presiden Makin Banyak

    29 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Golkar Mulai PDKT dengan Gerindra, Nasdem dan Demokrat, Siap Koalisi 2024?
    Nasional

    Golkar Mulai PDKT dengan Gerindra, Nasdem dan Demokrat, Siap Koalisi 2024?

    7 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Demokrat Curiga Ada Perintah Presiden dalam Pembentukan Pasukan Khusus Bersenjata Milik BIN yang Salahi Aturan
    Nasional

    Demokrat Curiga Ada Perintah Presiden dalam Pembentukan Pasukan Khusus Bersenjata Milik BIN yang Salahi Aturan

    13 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Gerindra Sindir Partai yang 'Mengkarbit' Anak Ketumnya, Demokrat Malah Bangga
    Nasional

    Soal Pemanggilan Andi Arief, Demokrat Desak KPK Profesional dan Tak Jadi Alat Politik untuk Tekan Oposisi

    31 Maret 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ini Pembelaan Pramono Usai Diprotes Pantau Banjir Jakarta Naik Helikopter
    Nasional

    Ini Pembelaan Pramono Usai Diprotes Pantau Banjir Jakarta Naik Helikopter

  • Bella Shofie Bagikan 100 Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
    Selebriti

    Bella Shofie Bagikan 100 Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

  • Tim Reformasi Polri Dapat Usul Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Diselesaikan Lewat Mediasi
    Nasional

    Tim Reformasi Polri Dapat Usul Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Diselesaikan Lewat Mediasi

  • Ketahui Manfaat Sarapan yang Sayang Dilewatkan
    Tips & Tutorial

    Ketahui Manfaat Sarapan yang Sayang Dilewatkan

  • Tanggapi Peringatan Jepang Soal Aksi Teror, BIN Himbau Masyarakat Tak Khawatir Berlebihan
    Nasional

    Tanggapi Peringatan Jepang Soal Aksi Teror, BIN Himbau Masyarakat Tak Khawatir Berlebihan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.