TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sekjen PKN Tepis Dugaan Dendam ke Demokrat

Sekjen PKN Tepis Dugaan Dendam ke Demokrat

By Joni Sitohang
3 November 2021
752
0
Sekjen PKN Tepis Dugaan Dendam ke Demokrat

TIKTAK.ID – Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Nusantara (Sekjen PKN), Sri Mulyono mengatakan bahwa langkah sejumlah loyalis mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum membentuk PKN bukan atas dasar dendam terhadap Partai Demokrat.

Mulyono menilai Anas adalah sosok yang tidak menyimpan dendam dengan pihak-pihak lain. Dia pun menyebut Anas telah melarang pihaknya untuk menyerang pihak mana pun dalam berpolitik.

“Tidak ada [dendam] sama sekali, saya sering berdialog dengan Anas, baik sebelum [atau] sesudah ditahan. Saya kenal karakter beliau, tidak ada dendam sama sekali, dan kita juga [dilarang] menyerang,” ujar Mulyono, Selasa (2/11/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Doa Pangeran Charles untuk Jokowi

“Kemarin kita diberi [Anas] arahan agar jangan menyerang siapa pun, dan jangan dendam kepada siapa pun. Kalau kita bertindak benar, baik, maka orang otomatis akan melihat itu, orang akan cenderung berpihak kepada kebaikan, keadilan, dan kebenaran,” imbuh Mulyono.

Menurut Mulyono, beberapa loyalis Anas mendirikan PKN lantaran melihat ada ceruk yang belum digarap, yakni terkait idealisme jenius Nusantara. Dia menyatakan Indonesia merupakan warisan yang mempunyai nilai jenius yang sangat kaya dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kemudian dia mengklaim pihaknya ingin menghidupkan kembali nilai jenius dengan penekanan utama pada budaya gotong royong.

“Budaya yang hampir punah akan kita bangkitkan lagi,” tegas Mulyono.

Baca juga : Didiagnosis Derita Kanker Prostat, SBY Hubungi Jokowi

Mulyono menjelaskan, nilai jenius Nusantara sebetulnya telah diungkap oleh Presiden pertama RI, Soekarno melalui Pancasila.

Dia melanjutkan, jika diringkas, lima sila yang tertuang dalam Pancasila menjadi gotong-royong.

“Gotong-royong akan menjadi pondasi kami untuk bertindak dalam berperan di politik dan jadi nilai ideal kami,” tuturnya.

Mulyono lantas mengaku pihaknya sudah resmi mendaftarkan PKN ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada Senin (1/11/21). Dia menerangkan, saat ini pihaknya tengah menunggu peresmian PKN sebagai parpol dari Kemenkumham.

Baca juga : Temui PM Palestina Saat KTT, Jokowi Tegaskan Indonesia Terus Dukung Perjuangan dan Kemerdekaan Palestina

Untuk diketahui, Ketua Umum PKN, Gede Pasek Suardika, sempat menyampaikan bahwa dirinya sudah meminta restu Anas sebelum mendirikan PKN. Dia mengatakan PKN didirikan atas inisiasi para loyalis Anas.

“Memang sulit jika tidak dikaitkan. Sebab, memang partai ini diinisiasi oleh para loyalis Anas Urbaningrum, dan proses awal juga meminta doa dan restu beliau [Anas Urbaningrum],” ungkapnya.

TagsAnas UrbaningrumDemokratPartai DemokratPartai Kebangkitan NusantaraSri Mulyono

Related articles More from author

  • Jokowi Teken UU Ciptaker, Demokrat: Presiden Terbukti Gagal Dengar Aspirasi Rakyat
    Nasional

    Jokowi Teken UU Ciptaker, Demokrat: Presiden Terbukti Gagal Dengar Aspirasi Rakyat

    3 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Cak Imin Terang-terangan Ngaku Terima Pinangan Anies karena Tak Kunjung Ditunjuk Prabowo
    Nasional

    Cak Imin Terang-terangan Ngaku Terima Pinangan Anies karena Tak Kunjung Ditunjuk Prabowo

    4 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Sama-sama Ngotot Incar Cawapres, Rencana Koalisi NasDem-Demokrat-PKS Bisa Gagal
    Nasional

    Pengamat: Manuver NasDem Bisa Bikin Demokrat-PKS Nyeberang ke KIB

    30 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Demokrat Nilai Cara Jokowi 'Manjakan' Influencer dan 'Beri Makan' Buzzer Tidak Tepat
    Nasional

    Demokrat Nilai Cara Jokowi ‘Manjakan’ Influencer dan ‘Beri Makan’ Buzzer Tidak Tepat

    28 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Tolak Penundaan Pemilu 2024, Projo: Sangat Berbahaya dan Rusak Demokrasi
    Nasional

    Tolak Penundaan Pemilu 2024, Projo: Sangat Berbahaya dan Rusak Demokrasi

    30 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Koalisi Prabowo Umbar Kode-kode Jelang AHY Tentukan Arah Politik Demokrat
    Nasional

    Koalisi Prabowo Umbar Kode-kode Jelang AHY Tentukan Arah Politik Demokrat

    19 September 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Puan Maharani: Pilkada Jateng Bukan Perang Bintang
    Nasional

    Puan Maharani: Pilkada Jateng Bukan Perang Bintang

  • Maria Ozawa Ngajak Nobar Pertandingan Timnas Lawan Vietnam
    NasionalOlahraga

    Dukung Timnas Indonesia, Miyabi Ajak Nobar Sepak Bola Sea Games 2019

  • Pemerintah Cari Solusi Utang Bengkak Kereta Cepat
    Nasional

    Pemerintah Cari Solusi Utang Bengkak Kereta Cepat

  • FK Senica Unggah Merah Putih dan Huruf W, Warganet Tebak Witan Sulaeman
    Olahraga

    FK Senica Unggah Merah Putih dan Huruf W, Warganet Tebak Witan Sulaeman

  • Bom Bunuh Diri di Somalia, 13 Orang Tewas
    Internasional

    Bom Bunuh Diri di Somalia, 13 Orang Tewas

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.