TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Menguak Misi Sebenarnya Wacana Amendemen UUD 1945 yang Tuai Polemik

Menguak Misi Sebenarnya Wacana Amendemen UUD 1945 yang Tuai Polemik

By Joni Sitohang
23 Agustus 2021
604
0
Menguak Misi Sebenarnya Wacana Amendemen UUD 1945 yang Tuai Polemik

TIKTAK.ID – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo mengaku ingin amendemen UUD 1945 mencantumkan aturan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). Ia mengatakan kewenangan MPR harus ditambah, yaitu dengan menetapkan PPHN. Bamsoet menyampaikan hal itu dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada 16 Agustus silam.

“Untuk itu, perlu ada perubahan secara terbatas terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, terutama penambahan wewenang MPR untuk menetapkan PPHN,” ujar Bamsoet, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Untuk diketahui, PPHN layaknya Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang ada di era Orde Baru silam. GBHN memuat rel pembangunan sampai puluhan tahun ke depan. Presiden selaku mandataris MPR pun wajib menjalankan pembangunan sesuai dengan GBHN yang sudah ditetapkan.

Baca juga : PKS Puji Pemerintah yang Berhasil Evakuasi WNI dari Afghanistan

Kemudian pada sidang tahunan MPR 16 Agustus 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi niat MPR yang ingin mengkaji lagi soal PPHN. Namun Jokowi tidak menyatakan setuju secara gamblang bahwa PPHN perlu dimuat lewat amendemen UUD 1945.

“Agenda MPR untuk mengkaji substansi dan bentuk hukum Pokok-Pokok Haluan Negara juga perlu diapresiasi, guna melandasi pembangunan Indonesia yang berkelanjutan lintas kepemimpinan,” ucap Jokowi dalam sidang tahunan MPR.

Di sisi lain, wacana amendemen UUD 1945 untuk memasukkan poin PPHN menuai kritik dari sejumlah kalangan. Partai Demokrat dan PKS, yang berada di luar pemerintahan, secara tegas menolak wacana itu.

Baca juga : Terkait Isu Masa Jabatan Presiden, Pengamat Ajak Masyarakat Kawal Wacana Amendemen UUD 1945

Partai Demokrat dan PKS menganggap amendemen bukan hal yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Apalagi pandemi virus Corona (Covid-19) masih belum usai, sehingga masih ada banyak urusan yang harus dibenahi sampai normal kembali.

Sementara itu, pengamat politik Ray Rangkuti menduga misi amendemen UUD 1945 hanya misi partai politik belaka. Ia pun menilai masyarakat belum tentu setuju dengan rencana tersebut.

Menurut Ray, haluan negara bukan isu baru, melainkan sudah ada sejak tiga tahun lalu. Ia menyebut dahulu bernama Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) sebagai rekomendasi MPR periode sebelumnya. Ia pun mengatakan isu itu selalu dilontarkan oleh Ketua MPR, Bambang Soesatyo.

Baca juga : Klaim Instruksi HRS, Novel Bamukmin: Saya 100% Siap Maju Cawapres untuk Jihad Konstitusional

Ray menjelaskan, bisa saja ada fraksi tertentu yang mengupayakan agar pasal lain ikut diubah dalam UUD 1945. Salah satunya adalah masa jabatan presiden.

TagsAmandemen UUDBambang SoesatyoCoronaCOVID-19Virus Corona

Related articles More from author

  • Luhut: Jabodetabek Jadi Teater Perang Lawan Covid
    Nasional

    Luhut: Jabodetabek Jadi Teater Perang Lawan Covid

    22 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Kronologis Anies Baswedan Terpapar Virus Covid-19
    Nasional

    Kronologis Anies Baswedan Terpapar Virus Covid-19

    2 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Anies Minta Rumah-rumah di Flyover Tapal Kuda Dicat Sewarna. Golkar: Aya-aya Wae!
    Nasional

    Anies Minta Rumah-rumah di Flyover Tapal Kuda Dicat Sewarna. Golkar: Aya-aya Wae!

    22 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Nada Suara Jokowi Tinggi Soal Relaksasi PSBB, Anies Tawarkan Gebrakan Lain untuk Warga Jakarta
    Nasional

    Nada Suara Jokowi Tinggi Soal Relaksasi PSBB, Anies Tawarkan Gebrakan Lain untuk Warga Jakarta

    20 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Beberkan Ancaman Krisis Pangan Dunia Akibat Covid-19, RI Gimana?
    Nasional

    Jokowi Beberkan Ancaman Krisis Pangan Dunia Akibat Covid-19, RI Gimana?

    14 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Puan Me-Lockdown Ibunya Sendiri, Megawati, 1 Tahun 9 Bulan
    Nasional

    Puan Me-Lockdown Ibunya Sendiri, Megawati, 1 Tahun 9 Bulan

    28 September 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sri Mulyani: Kementerian Keuangan Butuh 4.847 PNS Baru Hingga 2024
    Nasional

    Sri Mulyani: Kementerian Keuangan Butuh 4.847 PNS Baru Hingga 2024

  • Sebelum Pensiun, Khabib Nurmagomedov Catat Rekor Tak Terkalahkan di UFC
    Olahraga

    Sebelum Pensiun, Khabib Nurmagomedov Catat Rekor Tak Terkalahkan di UFC

  • BRIN Soroti Masalah MBG: Penyimpanan Bahan Baku Hingga Test Kit yang Kurang Sesuai
    Nasional

    BRIN Soroti Masalah MBG: Penyimpanan Bahan Baku Hingga Test Kit yang Kurang Sesuai

  • Internasional

    Pekerjakan Terlalu Banyak Wanita, Wali Kota Paris Kena Denda

  • Gawat! Karyawan Huawei di Jakarta Kuat Diduga Terjangkit Virus Corona
    Nasional

    Gawat! Karyawan Huawei di Jakarta Kuat Diduga Terjangkit Virus Corona

Artikel Terbaru

  • Apa Itu Jaringan 5G di HP dan Apa Bedanya dengan 4G 26 September 2026
  • Mary Jane Menghirup Udara Bebas Usai Dapat Grasi 26 September 2026
  • PSI Soal Wacana Pemisahan Pileg-Pilpres: Inkonsistensi Pembuat UU 26 September 2026
  • 8 Cara Mengatasi HP Vivo Lemot dengan Mudah (Update 2026) 26 September 2026
  • Manfaat Berjemur Pagi untuk Tulang dan Daya Tahan Tubuh 26 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (55)
  • Keuangan (9)
  • Kuliner (1,057)
  • Nasional (7,935)
  • Olahraga (1,132)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,214)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.