TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Masa Tanggap Darurat Semeru Ditambah 2 Pekan, 9 Warga Masih Belum Ditemukan

Masa Tanggap Darurat Semeru Ditambah 2 Pekan, 9 Warga Masih Belum Ditemukan

By Joni Sitohang
15 Desember 2021
472
0
Masa Tanggap Darurat Semeru Ditambah 2 Pekan, 9 Warga Masih Belum Ditemukan

TIKTAK.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mengungkapkan bahwa pihaknya telah memperpanjang masa tanggap darurat bencana erupsi Gunung Semeru menjadi 14 hari. Dia menyampaikan hal itu melalui rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin (13/1/21).

“Sampai saat ini, korban meninggal 46 orang belum ada tambahan lagi. Kemudian sembilan masih dinyatakan hilang dan kami tambah lagi tanggap daruratnya menjadi 14 hari, supaya bisa terus mencari 9 korban yang hilang ini,” ujar Suharyanto, seperti dilansir CNN Indonesia.

Masa tanggap darurat bencana sendiri adalah periode penanganan bencana yang meliputi penyelamatan, evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, serta pemulihan prasarana dan sarana.

Baca juga : Pohon Tempat Bendera Habib Rizieq Berkibar di Semeru Akhirnya Ditebang

Menurut Suharyanto, hingga kini setidaknya ada 18 orang luka berat akibat erupsi Gunung Semeru. Mereka rata-rata mengalami luka bakar akibat terkena guguran lahar. Sedangkan sebanyak 12 orang lainnya luka ringan.

Menurut data terkini BNPB, hingga Senin (13/12/21) pagi ada sebanyak 9.374 warga yang masih mengungsi di 123 titik. Titik pengungsian itu terletak di wilayah Kabupaten Lumajang, Malang, Probolinggo, Blitar, dan Jember.

Kemudian posko mengidentifikasi bahwa pos-pos pengungsian terpusat dengan jumlah penyintas besar yang berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Candipuro sejumlah delapan titik dengan jumlah total 3.538 jiwa, Pasirian enam titik dengan 2.081 jiwa, dan Pronojiwo 4 titik 1.056 jiwa.

Baca juga : Begini Ramalan Sri Mulyani Soal Punahnya Teller Bank

“Titik-titik pos pengungsian sisanya tersebar di beberapa kawasan atau kecamatan lain di Kabupaten Lumajang,” ungkapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data BNPB per Sabtu (11/12/21), korban jiwa akibat erupsi Semeru mencapai 46 orang, dengan sembilan orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, Andiani menjelaskan bahwa masih ada potensi bahaya di Gunung Semeru, yaitu berupa aliran lahar di musim hujan.

Baca juga : Waketum MUI Jadi Sorotan Usai Kritik Jokowi, Siapa Sebenarnya Anwar Abbas?

Oleh sebab itu, dia mengimbau masyarakat, pengunjung, dan wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 1 kilometer (km) dari kawah atau puncak Gunung Semeru dan jarak 5 km arah bukaan kawah di sektor selatan-tenggara.

TagsBNPBMasa Tanggap DaruratSemeru

Related articles More from author

  • Anies Dinilai Sukses Tangani Bencana, DKI Jakarta Terima Penghargaan BNPB di Hadapan Jokowi
    Nasional

    Anies Dinilai Sukses Tangani Bencana, DKI Jakarta Terima Penghargaan BNPB di Hadapan Jokowi

    12 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Anies Baswedan Klaim Tak Perlu Status Tanggap Darurat Usai Banjir
    Nasional

    Anies Baswedan Klaim Tak Perlu Status Tanggap Darurat Usai Banjir

    10 Januari 2020
    By Johan Arif
  • Dari 42.000 Ponpes Hanya 50 Kantongi IMB, Ini Kata BNPBDari 42.000 Ponpes Hanya 50 Kantongi IMB, Ini Kata BNPB
    Nasional

    Dari 42.000 Ponpes Hanya 50 Kantongi IMB, Ini Kata BNPB

    15 Oktober 2025
    By Joni Sitohang
  • Bakal Revisi UU Penanggulangan Bencana, DPR: Kasihan dengan Fungsi BNPB
    Nasional

    Bakal Revisi UU Penanggulangan Bencana, DPR: Kasihan dengan Fungsi BNPB

    18 Januari 2026
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Minta Risma dan Kepala BNPB Meluncur ke Lokasi Gempa Mamuju
    Nasional

    Jokowi Minta Risma dan Kepala BNPB Meluncur ke Lokasi Gempa Mamuju

    16 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • BNPB Targetkan Siswa Terdampak Bencana Sumatera Kembali Sekolah Awal Januari 2026
    Nasional

    BNPB Targetkan Siswa Terdampak Bencana Sumatera Kembali Sekolah Awal Januari 2026

    31 Desember 2025
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Heran Risma Bisa Ketemu Pengemis di Sudirman-Thamrin, Anies ke Kadinsos DKI: Cek Identitas Orangnya!
    Nasional

    Heran Risma Bisa Ketemu Pengemis di Sudirman-Thamrin, Anies ke Kadinsos DKI: Cek Identitas Orangnya!

  • Ini Alasan iPhone 15 Pro Series Diprediksi Laris Manis
    Teknologi

    Ini Alasan iPhone 15 Pro Series Diprediksi Laris Manis

  • PA 212: Kalau HRS Penuhi Panggilan Polisi, Umat Akan Turun ke Jalan
    Nasional

    PA 212: Kalau HRS Penuhi Panggilan Polisi, Umat Akan Turun ke Jalan

  • Wacana Pemulangan 600 WNI eks ISIS dari Suriah ke Indonesia Tuai Pro-Kontra
    Nasional

    Wacana Pemulangan 600 WNI eks ISIS dari Suriah ke Indonesia Tuai Pro-Kontra

  • Prabowo Ingin Bertemu Megawati, PDIP: Nanti Kita Atur
    Nasional

    Prabowo Ingin Bertemu Megawati, PDIP: Nanti Kita Atur

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.