TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Mantan Presiden Rusia: Eropa Akan Membayar Mahal Harga Gas

Mantan Presiden Rusia: Eropa Akan Membayar Mahal Harga Gas

By Bagas F Sinaga
28 Februari 2022
367
0
Mantan Presiden Rusia: Eropa Akan Membayar Mahal Harga Gas

TIKTAK.ID – Menyoroti perkembagan politik saat ini, mantan Presiden Rusia dan kini Wakil Ketua Dewan Keamanan, Dmitry Medvedev men-tweet pada Selasa (22/2/22) bahwa Eropa akan membayar gas alam seharga 2.200 atau 31 juta rupiah per seribu meter kubik.

Pernyataan itu disampaikan setelah Jerman memerintahkan penghentian sertifikasi pipa gas Nord Stream 2.

“Kanselir Jerman Olaf Scholz memerintahkan untuk menghentikan sertifikasi pipa gas Nord Stream 2. Nah, selamat datang di dunia baru, di mana orang Eropa akan segera membayar $2.200 per seribu meter kubik gas!” tulis Medvedev dalam posting Twitter dengan setengah ironis, seperti yang dilansir RT.

Sebelumnya pada hari yang sama, Kanselir Scholz mengatakan bahwa Pemerintah Jerman menghentikan proses sertifikasi selama berbulan-bulan dari proyek pipa Nord Stream 2 yang didukung Rusia mengingat kebuntuan saat ini antara Rusia dan Ukraina atas wilayah Donbass.

Pada Senin malam, Rusia secara resmi mengakui Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk di wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina, yang hal itu memicu kritik dari negara-negara Barat dan mengklaim bahwa Rusia berusaha untuk menyerang Ukraina secara tidak sah.

Kanselir Scholz mengatakan dia telah meminta Kementerian Ekonomi Jerman untuk memastikan sertifikasi pipa Nord Stream 2 tidak dapat dilakukan saat ini.

“Kedengarannya teknis, tetapi ini adalah langkah administratif yang diperlukan sehingga tidak ada sertifikasi pipa dan tanpa sertifikasi ini, Nord Stream 2 tidak dapat mulai beroperasi,” kata Kanselir.

Pipa 12-miliar dolar, yang mayoritas dimiliki oleh raksasa energi negara Rusia Gazprom mampu mengangkut 55 miliar meter kubik gas alam setiap tahun dari Rusia ke Jerman. Pipa itu bisa menjadi jawaban atas krisis energi Eropa saat ini dan membantu mengisi ulang fasilitas penyimpanan gas di benua itu, yang memiliki kurang dari 5 persen gas tersisa di dalamnya minggu lalu.

Namun, meskipun telah selesai pada September tahun lalu, pipa tersebut telah membentur tembok birokrasi Eropa, dan belum menghasilkan satu meter kubik pun dan sedang menunggu sertifikasi. AS, Inggris dan Ukraina, serta beberapa negara Eropa Timur lainnya, telah menyuarakan protes terhadap peluncuran pipa tersebut, dengan alasan bahwa itu akan memungkinkan Moskow untuk menggunakan pengaruh politiknya di Eropa.

TagsBerita Dunia Hari IniDmitry MedvedevMantan Presiden RusiaWakil Ketua Dewan Keamanan

Related articles More from author

  • Taliban Ingatkan Dampak Serius Perpanjangan Penempatan Pasukan AS di Afghanistan
    Internasional

    Taliban Ingatkan Dampak Serius Perpanjangan Penempatan Pasukan AS di Afghanistan

    24 Agustus 2021
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Ulama Irak: Bila AS Tak Hengkang, Irak akan Jadi Vietnam Baru Bagi AS
    Internasional

    Ulama Irak: Bila AS Tak Hengkang, Irak akan Jadi Vietnam Baru Bagi AS

    7 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Meski Karantina Sudah Mulai Dibuka, Pengangguran di AS Tetap Tinggi
    Internasional

    Meski Karantina Sudah Mulai Dibuka, Pengangguran di AS Tetap Tinggi

    9 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Berbeda dengan Pompeo, Trump Bela Rusia Soal Dalang Peretasan di AS
    Internasional

    Berbeda dengan Pompeo, Trump Bela Rusia Soal Dalang Peretasan di AS

    21 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Dua Helikopter Afghanistan Tabrakan, 9 Tentara Tewas
    Internasional

    Dua Helikopter Afghanistan Tabrakan, 9 Tentara Tewas

    16 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Strain Omicron ‘Hantui’ Eropa
    Internasional

    Strain Omicron ‘Hantui’ Eropa

    2 Desember 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dinilai Bisa Ciptakan Lapangan Kerja, Relawan Lampung Deklarasi Sandiaga Uno Capres 2024
    Nasional

    Dinilai Bisa Ciptakan Lapangan Kerja, Relawan Lampung Deklarasi Sandiaga Uno Capres 2024

  • Emma Watson Ungkap Alasan Rehat Akting
    Selebriti

    Emma Watson Ungkap Alasan Rehat Akting

  • Tanggapi Kelanjutan Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Kalau Mau Saya, Hukum Mati Aja
    Nasional

    Soal Isu Reshuffle Rabu Pon, Mahfud MD: Nggak Ada Agenda di Istana, Jokowi ke Bali

  • Huawei Mate Xs Disebut Smartphone 5G Tercepat
    Teknologi

    Huawei Mate Xs Disebut Smartphone 5G Tercepat

  • Gara-Gara Curhat Ibu ini, Jokowi Ancam Pejabat Riau: Kalau Tak Selesai Saya Turunkan Tim dari Jakarta
    Nasional

    Gara-Gara Curhat Ibu ini, Jokowi Ancam Pejabat Riau: Kalau Tak Selesai Saya Turunkan Tim dari Jakarta

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.