
TIKTAK.ID – Saat membayangkan seseorang yang menderita penyakit jantung, Anda mungkin langsung terpikirkan gambaran memegang dada yang terasa diremas atau mengalami pusing yang sangat hebat. Hal-hal itu memang merupakan keluhan klasik. Namun terdapat satu tanda lain yang ternyata sering luput dari perhatian, yaitu rasa lelah.
Lelah memang termasuk keluhan yang wajar dialami oleh siapa saja di tengah padatnya rutinitas harian. Akan tetapi, kelelahan yang terasa sangat tak wajar dan menetap, dapat menjadi sinyal peringatan dini kalau jantungmu mungkin sedang tidak berada dalam kondisi yang prima.
“Banyak orang berasumsi penyakit jantung selalu ditandai dengan gejala dramatis seperti nyeri dada yang luar biasa. Padahal sering kali tidak demikian,” ungkap Direktur Kardiologi dan Kinerja Kardiovaskular di Beverly Hills Cardiovascular and Longevity Institute, dr. Sam Setareh, MD, MS, FACC, mengutip Parade, pada Senin (6/7/26), seperti dilansir Kompas.com.
Baca juga : Kenali Gejala Cacar Api, Diawali Nyeri di Bagian Tubuh Tertentu
Menurut dokter Setareh, kelelahan yang baru saja muncul, sulit hilang, atau disertai dengan penurunan kemampuan fisik yang nyata, adalah peringatan dini yang serius. Hal ini perlu mendapat kewaspadaan ekstra, terutama pada wanita yang secara statistik kerap menunjukkan tanda-tanda tidak lazim ketimbang pria.
“Bila seseorang menyadari adanya perubahan drastis pada tingkat energi mereka yang tidak dapat dijelaskan oleh faktor gaya hidup, stres, atau kurang tidur, maka hal ini patut didiskusikan dengan dokter,” tutur dr. Setareh.
Faktanya, orang yang menderita gagal jantung memang acap kali melaporkan rasa lelah yang sangat ekstrem. Kelelahan luar biasa tersebut pun bisa menjadi tanda waspada (red flag) bagi rentetan masalah lain yang pada akhirnya membantu ahli kardiologi dalam menegakkan diagnosis medis yang akurat.
Baca juga : Mengenal Fenomena Super Flu
“Kelelahan dapat menjadi salah satu tanda paling awal dan paling sering diabaikan dari penyakit kardiovaskular. Ini termasuk salah satu gejala serangan jantung yang paling kurang disadari, justru karena rasanya sangat tidak spesifik,” tutur dokter Setareh.
Tugas utama jantung sendiri adalah memompa darah kaya oksigen ke seluruh tubuh. Bila fungsinya semakin menurun, maka jaringan dan organ tubuh tak akan memperoleh pasokan oksigen yang cukup.
“Akibatnya, pasien sering kali mengalami rasa lelah yang persisten, penurunan stamina, atau kurangnya energi, bahkan jauh sebelum gejala klasik seperti nyeri dada muncul,” tutur dokter Setareh.










