
TIKTAK.ID – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Mardani Ali Sera menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kembali mengatakan belum melihat aura krisis dalam penanganan pandemi virus Corona (Covid-19) di kementerian atau lembaga.
Ia menilai pernyataan Jokowi itu menunjukkan bahwa dirinya tak memiliki kekuasaan atau tak mau menggunakan kekuasaan yang dimilikinya, alias penakut.
Baca juga: Hasil Survey Kembali Nobatkan Prabowo ‘Menteri Terbaik’ Jokowi
“Ini marahnya berkali-kali. Artinya bisa disimpulkan bahwa Presiden tidak punya kekuasaan atau tidak mau menggunakan kuasanya, alias takut,” ujar Mardani, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (4/8/20).
Mardani menyebut Jokowi yang kembali menyindir kinerja menteri di hadapan publik juga memperlihatkan para menteri Kabinet Indonesia Maju itu berani mengabaikan permintaannya. Ia menyatakan para menteri tak menjalankan arahan Jokowi bisa saja karena yakin dirinya tak akan dicopot.
Baca juga: Partai Prabowo Siap Dukung Menantu Jokowi di Pilkada Medan, Asal Syarat ini Dipenuhi
“Kalau sudah tiga kali marahnya, artinya ada dua. Satu, menteri dablek dan berani karena yakin posisinya tidak diganggu gugat atau presidennya yang penakut. Cuma marah, saya menyebutnya omdo (atau) omong doang,” ucap Mardani.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










