TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Laporan Prabowo ke Wapres Soal Lumbung Pangan: Semua Negara Bakal Berebut Pangan

Laporan Prabowo ke Wapres Soal Lumbung Pangan: Semua Negara Bakal Berebut Pangan

By Joni Sitohang
4 September 2020
1043
0
Laporan Prabowo ke Wapres Soal Lumbung Pangan: Semua Negara Bakal Berebut Pangan

TIKTAK.ID – Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sejumlah negara akan berinvestasi dalam program food estate atau lumbung pangan nasional yang digagas oleh Pemerintah Indonesia.

Prabowo mengatakan hal itu ketika bertemu Wakil Presiden, Ma’ruf Amin di rumah dinas wapres, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/20).

“Pak Prabowo cerita, karena investasi ini akan berangkat dari dana Negara, dan berikutnya ada dana-dana dari investasi. Sebab, yang tertarik dengan konsep ini ada dari berbagai negara juga,” ujar Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi kepada wartawan, seperti dilansir Kompas.com, Kamis (3/9/20).

Baca juga : Fadli Zon Sindir Telak Puan yang ‘Buta Sejarah’ Soal Sumbar dan Pancasila

Masduki menjelaskan, dalam laporannya itu Prabowo menyebut setidaknya ada empat negara yang tertarik untuk berinvestasi di program food estate. Keempat negara tersebut yakni Korea Selatan, Abu Dhabi, Qatar, dan China.

“Mereka tertarik untuk berinvestasi di sektor pangan, karena ini semuanya akan berebut pangan ke depan. Maka nantinya itu dimungkinkan Indonesia bisa kolaborasi,” terang Masduki.

Ia juga menyebut Prabowo memaparkan terdapat 1,4 juta hektare lahan di berbagai daerah yang akan dijadikan lumbung pangan. Nantinya lahan-lahan itu sebagian akan digunakan untuk menghasilkan beras dan komoditas non-beras, seperti singkong, sagu, sorgum, dan jagung.

Baca juga : Ungkit Jasa SBY yang Pro Buruh dan Industri, Ibas Anggap Omnibus Law Bukti Jokowi Tergesa-gesa dan Hanya Mikir Investasi

“Saat ini sedang dilakukan survei untuk lumbung pangan tersebut, dan direncanakan pada awal 2021 sudah mulai dilakukan penanaman,” ucap Masduki.

Masduki pun mengaku Wapres Ma’ruf merespons laporan dari Prabowo itu dengan baik. Menurutnya, Ma’ruf menekankan soal keterlibatan masyarakat sekitar, pemangku kepentingan daerah setempat, pesantren, dan lainnya dalam program food estate. Adapun wilayah yang akan menjadi lumbung pangan nasional adalah Kalimantan Tengah, Merauke, Bangka Belitung, dan Jambi.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsCoronaCOVID-19Lumbung PanganMaruf AminMenteri PertahananPrabowoVirus Corona

Related articles More from author

  • Sandiaga Sowan ke Prabowo Usai Dituding Ngotot Nyapres 2024 oleh Elite Gerindra
    Nasional

    Sandiaga Sowan ke Prabowo Usai Dituding Ngotot Nyapres 2024 oleh Elite Gerindra

    28 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Alihkan Anggaran Kementerian Pertahanan Demi Beli Ventilator Karya Anak Negeri
    Nasional

    Jagoan Gerindra Keok di Pilkada Sumbar, Bukti Prabowo Tak Lagi Bertaji?

    11 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Nyaris 6000 Demonstran Penolak Omnibus Law UU Cipta Kerja Diamankan Polisi
    Nasional

    Nyaris 6000 Demonstran Penolak Omnibus Law UU Cipta Kerja Diamankan Polisi

    11 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • PPP Klaim Sandiaga Sudah Direstui Pindah PPP, Gerindra: Prabowo Belum Beri Izin
    Nasional

    PPP Klaim Sandiaga Sudah Direstui Pindah PPP, Gerindra: Prabowo Belum Beri Izin

    14 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Minta Anggota Denwalsus Berparas Sempurna
    Nasional

    Prabowo Minta Anggota Denwalsus Berparas Sempurna

    12 April 2021
    By Johan Arif
  • Pengamat Sosial Budaya Ungkap Alasan Masyarakat Tetap 'Bandel' Berkerumun di CFD Saat Pandemi Covid-19
    Nasional

    Pengamat Sosial Budaya Ungkap Alasan Masyarakat Tetap ‘Bandel’ Berkerumun di CFD Saat Pandemi Covid-19

    24 Juni 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Komisaris BUMN Askrindo Klarifikasi dan Minta Maaf Usai Hina Anies Baswedan
    Nasional

    Komisaris BUMN Askrindo Klarifikasi dan Minta Maaf Usai Hina Anies Baswedan

  • Survei Lanskap: Elektabilitas Prabowo-Gibran Tertinggi di Pulau Jawa
    Nasional

    Survei Lanskap: Elektabilitas Prabowo-Gibran Tertinggi di Pulau Jawa

  • Tips Keuangan Pribadi ini Bisa Membuat Anda Jadi Kaya
    Tips & Tutorial

    Tips Keuangan Pribadi ini Bisa Membuat Anda Jadi Kaya

  • Wanita Pengepul Sayur Dibunuh Gara-Gara Utang 500 Ribu
    NasionalViral

    Wanita Pengepul Sayur Dibunuh Gara-Gara Utang 500 Ribu

  • Targetkan Medali Emas di SEA Games 2021, Kemenpora Siap Kucurkan Dana
    Olahraga

    Targetkan Medali Emas di SEA Games 2021, Kemenpora Siap Kucurkan Dana

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.