TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Soal Polemik Natuna, Prabowo Sebut China Sahabat, Susi: Maling Ikan Bukan Sahabat dan Tak Ada Hubungannya dengan Investasi

Soal Polemik Natuna, Prabowo Sebut China Sahabat, Susi: Maling Ikan Bukan Sahabat dan Tak Ada Hubungannya dengan Investasi

By
5 Januari 2020
1235
0
Susi Angkat Suara Terkait Klaim China Atas Pulau Natuna

TIKTAK.ID – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KPP) Susi Pudjiastuti mengungkapkan kekesalannya mengenai kasus China yang mengklaim perairan Natuna melalui akun Twitter. Dalam cuitan tersebut, Susi melampirkan sebuah pemberitaan tentang dirinya saat masih menjabat Menteri KKP dan menenggelamkan kapal yang mencuri ikan tanpa pandang bulu.

“Bedakan Pencurian Ikan dengan Persahabatan antar negara,” tulisnya dalam akun @susipudjiastuti, Sabtu (4/1/20).

Pemilik maskapai Susi Air itu menegaskan, antara pencurian ikan dan persahabatan antar negara sangat berbeda. Ia mengatakan tidak ada kaitannya antara penenggelaman kapal dan investasi.

Apalagi, lanjut Susi, tidak benar jika penenggelaman kapal dianggap membuat investor takut menanamkan modalnya di Indonesia. Ia pun menilai penenggelaman kapal asing pencuri ikan merupakan upaya Pemerintah dalam menjaga wibawa kedaulatan dan sumber daya ikan dari pencurian.

Baca juga: Dulu RI Berani Tenggelamkan Kapal China, Susi: Kenapa Sekarang Tidak Bisa?

Susi sendiri selama lima tahun masa jabatannya, telah menenggelamkan setidaknya 558 kapal asing yang menangkap ikan cecara ilegal di perairan Indonesia.

Cuitan Susi itu diduga menyindir sikap Menko bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan yang sebelumnya menyatakan tindakan pelanggaran China di kawasan Natuna tak perlu dibesar-besarkan agar tak menghambat investasi. Juga tanggapan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto yang terkesan santai terkait polemik perairan Natuna.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsChinaMenhanPrabowoPrabowo SubiantoPulau Natunasusi pudjiastutiZona ekonomi eksklusif

Related articles More from author

  • Pemerintahan Prabowo Raih Kepuasan Tinggi di 100 Hari Pertama
    Nasional

    Pemerintahan Prabowo Raih Kepuasan Tinggi di 100 Hari Pertama

    31 Januari 2025
    By Joni Sitohang
  • Adian Napitupulu: Duel Ganjar vs Prabowo Kurang Asik
    Nasional

    Adian Napitupulu: Duel Ganjar vs Prabowo Kurang Asik

    29 April 2023
    By Joni Sitohang
  • 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, CELIOS Beri Skor 3 dari 10
    Nasional

    1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, CELIOS Beri Skor 3 dari 10

    22 Oktober 2025
    By Joni Sitohang
  • Mantan Relawan Prabowo di 2014 dan 2019 Alihkan Dukungan ke Ganjar di 2024
    Nasional

    Mantan Relawan Prabowo di 2014 dan 2019 Alihkan Dukungan ke Ganjar di 2024

    19 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Natuna Memanas, Kedubes Tiongkok Imbau Warganya Berhati-hati
    Nasional

    Natuna Memanas, Kedubes Tiongkok Imbau Warganya Berhati-hati

    9 Januari 2020
    By Adam Humain
  • Hasil Survei IPO: Prabowo Menteri Paling Populer, Sandiaga Paling Disukai
    Nasional

    Hasil Survei IPO: Prabowo Menteri Paling Populer, Sandiaga Paling Disukai

    5 Desember 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tips Agar Terbiasa Buang Air Besar Teratur Tiap Pagi
    Tips & Tutorial

    Tips Agar Terbiasa Buang Air Besar Teratur Tiap Pagi

  • Efek Buruk Ganja yang Digunakan Aktor Dwi Sasono pada Otak
    Tips & Tutorial

    Efek Buruk Ganja yang Digunakan Aktor Dwi Sasono pada Otak

  • Muncul Isu Kenaikan Harga BBM Subsidi, Begini Penjelasan Jokowi
    Nasional

    Muncul Isu Kenaikan Harga BBM Subsidi, Begini Penjelasan Jokowi

  • Swedia Peringatkan Kelompok Militan yang Pergi ke Ukraina Akan Lebih Berbahaya Jika Pulang
    Internasional

    Swedia Peringatkan Kelompok Militan yang Pergi ke Ukraina Akan Lebih Berbahaya Jika Pulang

  • TIKTAK.ID - TIKTAK.ID - Wow! Solidaritas Tionghoa Desak Ahok Tinggalkan Jakarta karena Merusak Kerukunan. Benarkah?
    Nasional

    Wow! Solidaritas Tionghoa Desak Ahok Tinggalkan Jakarta karena Merusak Kerukunan. Benarkah?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.