TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KSAD: Banyaknya Prajurit Membelot dari TNI Tak Terkait Sentimen Kedaerahan

KSAD: Banyaknya Prajurit Membelot dari TNI Tak Terkait Sentimen Kedaerahan

By Johan Arif
21 April 2021
584
0
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa

TIKTAK.ID – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa mengakui bahwa setiap tahun banyak prajurit TNI yang membelot atau kabur dari kesatuannya. Ia mengatakan alasan para pembelot ini pun beragam, mulai dari terlilit utang hingga terlibat permasalahan asusila.

“Motivasinya beda-beda. Ada yang karena utang, ada yang karena mungkin merasa tidak cocok, ada yang mungkin karena masalah susila, macem-macem itu begitu banyak,” ujar Andika di Pomdam Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Andika menyatakan, yang pasti kabur atau membelot dari satuan prajurit TNI tidak hanya terjadi di Papua. Ia menegaskan, tidak ingin menghubungkan hal tersebut dengan putra daerah atau kedaerahan.

“Sebenarnya kasus ini bukan hanya terjadi kali ini. Meski tidak sama persis, tapi prajurit yang lari atau tinggalkan dinas dan tidak kembali lagi itu cukup sering,” tutur Andika.

“Saya terbuka, tidak bohong. Setiap tahun begitu banyak, dan itu dilakukan oleh prajurit dengan latar belakang maupun etnis yang beda-beda. Jadi kami tidak akan ambil kesimpulan bahwa ini ada hubungan dengan putra daerah,” imbuhnya.

Akan tetapi, Andika menjelaskan, semua prajurit yang membelot ini tak dilepas begitu saja dan telah diproses secara hukum. Ia pun menyebut tanggung jawab tak hanya ditanggung oleh pelaku pembelot, melainkan juga atasan langsung yang berhubungan dengan prajurit itu.

“Kita briefing para komandan satuan dan ini juga termasuk penilaian. Ini yang kami lakukan, kita tidak hanya melihat individu yang melakukan tindak pidana, tetapi bagaimana kepemimpinan di atasnya,” terang Andika.

Perlu diketahui, seorang anggota TNI yang bertugas di Papua membelot dan bergabung dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Prajurit tersebut diketahui kabur dari pos jaganya dengan membawa 70 butir amunisi beserta magasin pada 12 Februari 2021 silam. Kini oknum TNI itu sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Oknum TNI itu pun dikenakan sejumlah pasal. Salah satunya adalah THTI atau Tidak Hadir Tanpa Izin. Setelah 30 hari, maka pihaknya baru bisa memecat yang bersangkutan.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsJenderal TNI Andika PerkasaKepala Staf Angkatan Darat (KSAD)Prajurit TNISentimen KedaerahanTNI

Related articles More from author

  • Bukannya Dicopot TNI, Baliho Rizieq Shihab di Makassar Malah Diturunkan Anggota FPI
    Nasional

    Bukannya Dicopot TNI, Baliho Rizieq Shihab di Makassar Malah Diturunkan Anggota FPI

    23 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Ngeri! Perintahkan Copot Baliho Habib Rizieq dan Ancam FPI, Pangdam Jaya: Jangan Coba-coba dengan TNI
    Nasional

    Ngeri! Perintahkan Copot Baliho Habib Rizieq dan Ancam FPI, Pangdam Jaya: Jangan Coba-coba dengan TNI

    21 November 2020
    By Joni Sitohang
  • TNI Kirim 400 Pasukan Setan untuk Atasi KKB Papua
    Nasional

    TNI Kirim 400 Pasukan Setan untuk Atasi KKB Papua

    7 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Novel Baswedan Kritik Keras Proses Hukum Kasus Andrie Yunus
    Nasional

    Novel Baswedan Kritik Keras Proses Hukum Kasus Andrie Yunus

    15 Mei 2026
    By Johan Arif
  • Baca juga : Pihak Andrie Yunus Ungkap Tak Akan Hadiri Sidang Perdana Pengadilan Militer
    Nasional

    KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi di Balik Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

    28 April 2026
    By Johan Arif
  • RI Berencana Kirim Personel TNI ke Rusia, Buat Apa?
    Nasional

    RI Berencana Kirim Personel TNI ke Rusia, Buat Apa?

    26 Februari 2025
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • 2 Polisi Pembunuh 6 Laskar Divonis Bebas MA, FPI: Tidak Heran
    Nasional

    2 Polisi Pembunuh 6 Laskar Divonis Bebas MA, FPI: Tidak Heran

  • Anak Sekolah Online, Bekali dengan Laptop Harga di Bawah 5 Juta Berikut Ini
    Teknologi

    Anak Sekolah Online, Bekali dengan Laptop Harga di Bawah 5 Juta Berikut Ini

  • Gelar Mimbar Rakyat 10 April, BEM UI dan AMI Belum Pastikan Gabung Demo 11 April
    Nasional

    Gelar Mimbar Rakyat 10 April, BEM UI dan AMI Belum Pastikan Gabung Demo 11 April

  • Kang Ha Neul dan Son Ye Jin Dapat Tawaran Main 'Trees Die on Their Feet'
    Selebriti

    Kang Ha Neul dan Son Ye Jin Dapat Tawaran Main ‘Trees Die on Their Feet’

  • Pramono Anung Buka-bukaan ‘Dapur’ Pembantu Jokowi: Rapat Sampai 9 Kali Seminggu
    Nasional

    Pramono Anung Buka-bukaan ‘Dapur’ Pembantu Jokowi: Rapat Sampai 9 Kali Seminggu

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.