TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Kremlin Sebut AS ‘Surga para Pengemplang Pajak’

Kremlin Sebut AS ‘Surga para Pengemplang Pajak’

By Bagas F Sinaga
7 Oktober 2021
332
0
Kremlin Sebut AS 'Surga para Pengemplang Pajak'

TIKTAK.ID – Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ) Pada Minggu (4/10/21), menerbitkan bocoran baru terkait dugaan rahasia keuangan lebih dari 35 pemimpin dunia saat ini, mantan pemimpin, serta lebih dari 330 politisi, juga pejabat dari seluruh dunia.

Publikasi terbaru dari Pandora Papers ini telah menunjukkan bahwa AS adalah surga pajak terbesar dunia, meskipun Washington bersumpah untuk memerangi pencucian uang, ujar Jubir Kremlin, Dmitry Peskov pada 4 Oktober lalu, seperti yang dilansir Sputniknews.

Sementara Peskov menambahkan bahwa Moskow tidak melihat alasan untuk melakukan penyelidikan atas publikasi tersebut karena menganggap file yang bocor sebagai “pernyataan tidak berdasar”.

“Sejujurnya, kami tidak melihat kekayaan tersembunyi dari Putin… Tampaknya akan ada lebih banyak publikasi tentang masalah itu, tetapi sejauh ini kami belum melihat sesuatu yang istimewa. Kami tahu dari mana mereka mendapatkan informasi, dan bagaimana caranya mereka mendapatkan informasi,” kata Peskov.

The Pandora Papers sebelumnya mengungkapkan bahwa beberapa negara bagian Amerika, yaitu South Dakota dan Nevada, telah menjadi tempat yang sempurna untuk menyembunyikan miliaran dolar kekayaan yang terkait dengan orang-orang yang sebelumnya dituduh melakukan kejahatan keuangan.

Publikasi tersebut menunjukkan bahwa AS telah muncul sebagai “surga pengemplang pajak terkemuka” berkat undang-undang lokal yang diduga dirancang oleh industri perwalian, yang melindungi pelanggan perwalian di AS dan luar negeri.

Investigasi jurnalistik skala besar atas skema keuangan bayangan dan partisipasi politisi dunia di dalamnya ini menemukan di AS hampir 30 perwalian dengan aset individu atau perusahaan asing yang dituduh melakukan penipuan, penyuapan, atau pelanggaran hak asasi manusia, tulis The Washington Post.

Menurut surat kabar itu, penyelidikan mengidentifikasi 206 perwalian yang berbasis di AS yang terkait dengan 41 negara, dan sekitar 30 perwalian memiliki aset yang terkait dengan perusahaan atau orang yang dituduh melakukan penyuapan, penipuan, atau pelanggaran hak asasi manusia.

Jumlah terbesar organisasi semacam itu ternyata berada di negara bagian South Dakota, AS, di mana aset perwalian telah meningkat lebih dari empat kali lipat selama dekade terakhir menjadi $360 miliar. Alaska, Delaware, Nevada, dan New Hampshire bersaing dengan South Dakota untuk kategori klien ini.

Pihak berwenang AS mengatakan mereka sedang mempelajari Pandora Papers, tetapi belum dapat mengomentari temuannya.

ICIJ menggambarkan pengungkapan aktivitas keuangan gelap yang baru diterbitkan ini sebagai yang paling luas cakupannya, mencatat bahwa penyelidikan melibatkan lebih dari 600 jurnalis dari 117 negara serta lebih dari 11,9 juta file bocor yang “mencakup setiap sudut di dunia”.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniDmitry PeskovPandora PapersPencucian UangRusia

Related articles More from author

  • Uni Eropa Berencana Hentikan Total Pasokan Minyak Rusia
    Internasional

    Uni Eropa Berencana Hentikan Total Pasokan Minyak Rusia

    1 Juni 2022
    By William Putra Wijaya
  • China: AS Menghina Pengorbanan Rakyat China
    Internasional

    China: AS Menghina Pengorbanan Rakyat China

    22 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Iran Ingatkan Inggris Tak Ikut Campur Urusan Domestik Republik Islam
    Internasional

    Iran Ingatkan Inggris Tak Ikut Campur Urusan Domestik Republik Islam

    15 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Saudi Umumkan Kuota Terbatas untuk Jemaah Haji Domestik
    Internasional

    Saudi Umumkan Kuota Terbatas untuk Jemaah Haji Domestik

    9 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Austria Legalkan Bunuh Diri untuk Pasien Sakit Parah
    Internasional

    Austria Legalkan Bunuh Diri untuk Pasien Sakit Parah

    2 Januari 2022
    By William Putra Wijaya
  • CIA Diduga Dukung Ekperimen Rahasia terhadap Ratusan Anak di Denmark
    Internasional

    CIA Diduga Dukung Ekperimen Rahasia terhadap Ratusan Anak di Denmark

    31 Desember 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Tak Kapok, Barcelona Siap Kembali Berburu Lautaro Martinez Musim Panas Mendatang
    Olahraga

    Tak Kapok, Barcelona Siap Kembali Berburu Lautaro Martinez Musim Panas Mendatang

  • Duet dengan Taeyang BIGBANG, Lisa BLACKPINK Akui Sudah Ngefans Sejak Kecil
    Selebriti

    Duet dengan Taeyang BIGBANG, Lisa BLACKPINK Akui Sudah Ngefans Sejak Kecil

  • Moskow Ingatkan London Tak Buat Provokasi 'Bodoh dan Berbahaya'
    Internasional

    Moskow Ingatkan London Tak Buat Provokasi ‘Bodoh dan Berbahaya’

  • Agenda Bersama di Pangandaran, Prabowo Sambangi Susi Pudjiastuti
    Nasional

    Agenda Bersama di Pangandaran, Prabowo Sambangi Susi Pudjiastuti

  • Prabowo Alihkan Anggaran Kementerian Pertahanan Demi Beli Ventilator Karya Anak Negeri
    Nasional

    Prabowo: Tak Ada Pilihan Lain, Gerindra Bertekad Sukseskan Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.