TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB

KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB

By Johan Arif
23 Oktober 2026
0
0
KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB

Contents

  • 1. KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB
    • 1.1. KPK Belum Terima Respons dari TNI
    • 1.2. Kronologi Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
    • 1.3. Penyitaan Aset Senilai Rp5,47 Miliar
    • 1.4. Komunikasi KPK dengan Puspom TNI
    • 1.5. Simpulan

KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu tanggapan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) soal surat yang disampaikan mengenai dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam perkara korupsi dana siap pakai Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Surat tersebut dialamatkan langsung kepada Panglima TNI sebagai bentuk tindak lanjut atas dugaan keterlibatan kedua personel militer dalam kasus tersebut. Namun, hingga kini lembaga antirasuah itu belum menerima jawaban apa pun dari pihak TNI.

KPK Belum Terima Respons dari TNI

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menegaskan bahwa surat yang dikirim ke Panglima TNI belum mendapat balasan. Ia menyampaikan hal itu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis.

“Kami menunggu balasan atau konfirmasi dari pihak TNI,” ujar Achmad Taufik Husein.

Terkait identitas kedua prajurit aktif yang diduga terlibat, Taufik meminta publik untuk bersabar menunggu perkembangan penyidikan. Ia menjelaskan bahwa informasi tersebut belum bisa dibuka karena proses hukum masih berlangsung.

“Itu belum bisa kami sampaikan karena masih berproses penyidikan. Tentunya, masyarakat harus memaklumi karena proses sedang berjalan, dan masih baru,” tuturnya.

Kronologi Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

Perkara dugaan korupsi dana siap pakai BNPB ini terkuak setelah KPK melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan lembaga tersebut pada 13 Oktober 2026. Dari operasi itu, total 15 orang diamankan. Sehari setelahnya, yakni 14 Oktober, KPK menetapkan lima orang berstatus tersangka.

Salah satu tersangka adalah Bima Setiawan, adik kandung Letnan Jenderal TNI Suharyanto yang menjabat sebagai Kepala BNPB saat OTT berlangsung. Bima diketahui juga pernah menduduki posisi Tenaga Ahli Kepala BNPB pada masa Suharyanto masih aktif memimpin lembaga itu.

Sementara empat tersangka lainnya terdiri dari:

  • Gabriel Purwaka Sigit — pejabat pembuat komitmen sekaligus Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB
  • Richard Erlangga — Tenaga Ahli Kepala BNPB
  • Gery Prasetiawan — Direktur PT Trans Lintas Selaras
  • Syifa Nrika Ghifarin — pihak swasta

Penyitaan Aset Senilai Rp5,47 Miliar

Dalam jalannya penyidikan, penyidik KPK menyita sejumlah aset dan barang bukti pada 16 Oktober 2026 dengan total nilai mencapai Rp5,47 miliar. Barang bukti tersebut mencakup uang tunai berupa 7.500 dolar AS, 9.000 dolar Singapura, serta uang rupiah senilai Rp3,35 miliar.

Tak hanya uang tunai, penyidik juga mengamankan 56 keping emas dengan berat total 133 gram yang dihargai Rp315,8 juta, tabungan emas seberat 192 gram senilai Rp452 juta, serta aset kripto bernilai Rp1,10 miliar.

Selain penyitaan, KPK turut menggelar penggeledahan di ruangan Kepala BNPB dan beberapa ruangan lain di kantor lembaga tersebut, tepat setelah penetapan tersangka diumumkan ke publik.

Komunikasi KPK dengan Puspom TNI

Dalam penanganan perkara ini, KPK sebelumnya sudah menyampaikan keterangan kepada Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI mengenai peran Suharyanto. Langkah lanjutan diambil pada 20 Oktober 2026, saat KPK mengirimkan surat kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus tersebut.

Menanggapi proses hukum yang berjalan, Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal TNI Muhammad N… (informasi pada sumber terpotong, perkembangan pernyataan TNI menunggu rilis resmi)

Simpulan

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan lingkungan lembaga negara dan oknum militer aktif. Masyarakat kini menantikan dua hal: balasan resmi TNI atas surat KPK, serta kelanjutan penyidikan yang akan memperjelas peran para pihak yang diduga terlibat. Untuk mengikuti perkembangan berita politik dan hukum lainnya, pembaca dapat membaca berita politik nasional terkini atau perkembangan kasus OTT KPK terbaru.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Silaturahmi ke Habib Syech, Kapolri Bicara Soal Penanganan Covid-19 dan Program Vaksinasi Nasional
    Nasional

    Silaturahmi ke Habib Syech, Kapolri Bicara Soal Penanganan Covid-19 dan Program Vaksinasi Nasional

    29 Maret 2021
    By Johan Arif
  • Usai PAN Gabung Pemerintah, PKS Mengaku Tak Khawatir Hadapi Pilpres 2024
    Nasional

    Usai PAN Gabung Pemerintah, PKS Mengaku Tak Khawatir Hadapi Pilpres 2024

    26 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Model Kepemimpinan Mensos Risma Bikin Gerah Elite Politik
    Nasional

    Model Kepemimpinan Mensos Risma Bikin Gerah Elite Politik

    25 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Ungkap Perjalanan Kariernya di Dunia Musik dan Politik, Ahmad Dhani Merasa 'Sendiri'
    Nasional

    Ditanya Soal Pendeta Saifuddin Minta 300 Ayat Alquran Dihapus, Ahmad Dhani Singgung Ahok

    22 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • PKS Terus Rayu Golkar Gabung Koalisi Perubahan
    Nasional

    PKS Terus Rayu Golkar Gabung Koalisi Perubahan

    27 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Usai Munaslub, Partai Berkarya Pindah Dukung Jokowi dan Minta Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional
    Nasional

    Usai Munaslub, Partai Berkarya Pindah Dukung Jokowi dan Minta Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    13 Juli 2020
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • PDIP Tegaskan Kaesang Harus Lewat Partai yang Sama dengan Keluarga Jika Ingin Maju Pilkada
    Nasional

    PDIP Tegaskan Kaesang Harus Lewat Partai yang Sama dengan Keluarga Jika Ingin Maju Pilkada

  • Ngaku Punya Kekayaan Berlimpah, Kerajaan King of The King Janji Bagi-bagi Duit 3 M dan Tugasi Prabowo Beli 3.000 Pesawat
    Nasional

    Ngaku Punya Kekayaan Berlimpah, Kerajaan King of The King Janji Bagi-bagi Duit 3 M dan Tugasi Prabowo Beli 3.000 Pesawat

  • Demokrat Desak Pemerintah Evaluasi Distribusi Bansos Usai Banyak Temuan Penyelewengan
    Nasional

    Kepuasan Publik atas Kinerja Jokowi Merosot, Demokrat: Alarm Bahaya

  • TIKTAK.ID - 6 Manfaat Diet Puasa Intermiten yang Lagi Ngetren
    Tips & Tutorial

    6 Manfaat Diet Puasa Intermiten yang Lagi Ngetren

  • NasDem Bantah 'Reaksi Kimia' Pendukung PKB dan PKS Berdampak Elektabilitas
    Nasional

    NasDem Bantah ‘Reaksi Kimia’ Pendukung PKB dan PKS Berdampak Elektabilitas

Artikel Terbaru

  • Cara Menambahkan Widget Cuaca di Layar Utama HP dengan Mudah 23 Oktober 2026
  • KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB 23 Oktober 2026
  • Cara Membuat Tahu Crispy Renyah dan Gurih untuk Cemilan Rumahan 22 Oktober 2026
  • Profil Pratama Arhan: Biodata Bek Kiri Timnas Indonesia 22 Oktober 2026
  • Prabowo: Ada Korporasi Asing Terkait Karhutla 19 Kali Langgar Aturan 22 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (83)
  • Keuangan (20)
  • Kuliner (1,066)
  • Nasional (8,006)
  • Olahraga (1,144)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,274)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.