TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & Tutorial
Home›Tips & Tutorial›Kenali Perbedaan Gejala DBD dan Influenza

Kenali Perbedaan Gejala DBD dan Influenza

By Hendra Setiawan
22 Agustus 2023
375
0
Kenali Perbedaan Gejala DBD dan Influenza

TIKTAK.ID – Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi momok bagi masyarakat Indonesia, apalagi pada musim pancaroba. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut jumlah kejadian DBD mencapai 131.265 kasus pada 2022.

Sebanyak 40 persen di antaranya dialami oleh anak usia 0-14 tahun, dan angka kematian akibat DBD mencapai 1.135 kasus dengan 73 persen terjadi pada anak usia 0-14 tahun. Hal itu tentu menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Terlebih gejala DBD biasanya mirip seperti flu atau influenza.

Pada dasarnya, gejala DBD dan flu memang punya kemiripan, yaitu demam. Beberapa gejala penyerta kedua penyakit itu pun serupa, mulai dari sakit kepala, mual, hingga nyeri otot, tulang, atau sendi. Meski begitu, bukan berarti kedua penyakit itu tidak memiliki perbedaan gejala.

Umumnya, anak yang menderita influenza juga mengalami gejala gangguan pernapasan, seperti pilek, hidung tersumbat, atau batuk. Sedangkan DBD tidak menyebabkan gangguan tersebut. Perbedaan tersebut dapat menjadi pemandu bagi orangtua supaya DBD tidak terlambat tertangani.

Kemudian orangtua juga perlu mewaspadai jika anak mengalami demam tinggi selama tiga hari. Tes darah lengkap wajib dilakukan guna mengetahui kemungkinan terinfeksi DBD.

Selain itu, jangan sampai terlena apabila demam pada anak turun tiba-tiba, karena hal itu merupakan bagian dari fase pelana kuda yang menjadi ciri khas DBD. Fase pelana kuda DBD sendiri terdiri dari tiga fase.

Pertama, fase demam (febrile phase), yakni seseorang akan mengalami demam tinggi hingga 40 derajat Celcius dalam kurun waktu 2-7 hari. Pada fase ini, sejumlah gejala timbul, seperti mual, muntah, sakit kepala, sakit tenggorokan, muncul bintik merah, hingga nyeri pada otot, tulang, dan sendi.

Kedua, fase kritis (critical phase), saat pasien DBD merasakan kondisi tubuhnya membaik karena suhu tubuh perlahan menurun. Pasien juga merasa mampu beraktivitas kembali karena merasa sudah sembuh.

Akan tetapi, fase tersebut justru perlu mendapat perhatian serius karena terbilang sebagai fase paling berbahaya. Sebab, gejala demam turun biasanya diiringi dengan penurunan jumlah trombosit di batas normal. Penurunan keping darah dapat menimbulkan pendarahan dan kebocoran plasma darah.

Kondisi tersebut pun bisa menyebabkan pasien syok, bahkan berpotensi mengancam nyawa. Fase kritis ini berlangsung selama 24-48 jam yang dapat terjadi 3-7 hari sejak demam berlangsung. Untuk itu, cairan tubuh pasien harus terus dipantau.

Ketiga, fase pemulihan (recovery phase) yang berlangsung selama 48-72 jam setelah fase kritis. Kadar trombosit pada tubuh akan mengalami peningkatan yang relatif cepat hingga kembali ke kadar normal.

TagsDBDdemam berdarahInfluenzaKemenkesKementerian Kesehatan

Related articles More from author

  • 7 Anak Buah Menkes Terawan Mendadak Dimutasi, Kenapa?
    Nasional

    7 Anak Buah Menkes Terawan Mendadak Dimutasi, Kenapa?

    16 Juli 2020
    By Johan Arif
  • Kemenkes Imbau Orang Tua dan Sekolah Waspadai Bahaya Lato-lato
    Nasional

    Kemenkes Imbau Orang Tua dan Sekolah Waspadai Bahaya Lato-lato

    12 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Lakukan Langkah Ini untuk Hentikan Pradiabetes
    Tips & Tutorial

    Lakukan Langkah Ini untuk Hentikan Pradiabetes

    25 Oktober 2024
    By Hendra Setiawan
  • Maia Estianty Khawatir El Rumi Di UK
    Selebriti

    Khawatir Penyebaran Corona di Eropa, Maia Estianty Desak El Rumi Segera Pulang dari Inggris

    16 Maret 2020
    By
  • Berhati-hatilah, 5 Jenis Penyakit ini Sering Menyerang Saat Anda Bepergian
    Tips & Tutorial

    Berhati-hatilah, 5 Jenis Penyakit ini Sering Menyerang Saat Anda Bepergian

    17 Februari 2020
    By Hendra Setiawan
  • Mengenal Fenomena Super Flu
    Tips & Tutorial

    Mengenal Fenomena Super Flu

    6 Januari 2026
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Kim Jong Un Pimpin Pertemuan Militer Tertutup Skala Besar
    Internasional

    Kim Jong Un Pimpin Pertemuan Militer Tertutup Skala Besar

  • TIKTAK.ID - PBNU Duga Ada Motif Politik di Balik Pembangunan Terowongan Penghubung Masjid Istiqlal-Gereja Katedral
    Nasional

    PBNU Duga Ada Motif Politik di Balik Pembangunan Terowongan Penghubung Masjid Istiqlal-Gereja Katedral

  • Siapa Pejabat Pertamina yang Dipecat Langsung oleh Jokowi?
    Nasional

    Siapa Pejabat Pertamina yang Dipecat Langsung oleh Jokowi?

  • Viral Beredar Video Pesawat Garuda Angkut Ferrari Merah, Ini Komentar Erick Thohir
    NasionalViral

    Viral Beredar Video Pesawat Garuda Angkut Ferrari Merah, Ini Komentar Erick Thohir

  • Han So Hee Jadi Pengedar Narkoba di Drama 'My Name'
    Selebriti

    Han So Hee Jadi Pengedar Narkoba di Drama ‘My Name’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.