TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kemenkes Imbau Orang Tua dan Sekolah Waspadai Bahaya Lato-lato

Kemenkes Imbau Orang Tua dan Sekolah Waspadai Bahaya Lato-lato

By Joni Sitohang
12 Januari 2023
348
0
Kemenkes Imbau Orang Tua dan Sekolah Waspadai Bahaya Lato-lato

TIKTAK.ID – Belakangan ini fenomena tren mainan lato-lato menuai pro dan kontra di masyarakat. Di satu sisi, mainan lato-lato disambut baik lantaran dinilai mampu membuat anak-anak teralihkan dari “kecanduan” gadget. Akan tetapi, di sisi lain tren bermain lato-lato tampaknya mengganggu ketenangan umum, bahkan hingga membahayakan fisik anak.

Salah satunya seorang bocah di Kubu Raya, Kalimantan Barat, berinisial AN yang berusia 8 tahun harus menjalani operasi mata. AN mengalami luka pada bagian matanya akibat terkena serpihan pecahan bola lato-lato. Ketika itu, AN tengah bermain lato-lato dengan temannya. Menurut orang tuanya, bola dari lato-lato tersebut pecah dan masuk ke mata AN.

Untuk itu, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, dr Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat, terutama orang tua, supaya selalu berhati-hati dalam menjaga anaknya saat bermain lato-lato.

Baca juga : Sandiaga Minta Ketemu Empat Mata ke Prabowo, Bahas Pilpres?

“Dengan adanya informasi mengenai permainan anak-anak, tentunya orang tua berhati-hati juga. (Serta) pihak sekolah turut mengedukasi anak-anak,” ujar dr Nadia, seperti dilansir detikcom.

Kemudian dr Nadia juga menyatakan bahwa sekolah perlu mengedukasi para siswanya soal permainan lato-lato, yang saat ini permainan tersebut banyak membuat resah masyarakat.

Mengutip Ravalli Republic, tujuan dari permainan lato-lato yakni memungkinkan dua bola saling beradu secepat mungkin dan sekeras mungkin. Hal itu yang membuat mainan tersebut dapat hancur dan pecah, bahkan serpihan pecahannya berpotensi melukai wajah seseorang.

Baca juga : Parpol Nonparlemen Gabung Koalisi Gerindra-PKB

Sementara itu, Anastasia Sari Dewi, seorang psikolog klinis dan founder pusat konsultasi Anastasia and Associate, menilai mainan lato-lato bisa mengganggu ketenangan umum dan membahayakan fisik. Tidak hanya itu, dia menganggap mainan lato-lato juga berisiko memicu terabaikannya fokus pada kegiatan penting seperti belajar dan bekerja, bila dimainkan dalam porsi terlalu banyak.

Sekadar informasi, lato-lato pernah populer di Amerika dengan sebutan clackers. Tapi karena permainan ini memakan korban, pada 1970-an permainan ini dilarang oleh pemerintah setempat. Pasalnya, clackers terbuat dari material kaca sehingga ketika pecah, pecahannya menyebar dan berpotensi melukai banyak orang di sekitar selain pemainnya sendiri.

Di Indonesia sendiri lato-lato memakai material kayu dan plastik sehingga lebih aman dibandingkan kaca. Meski begitu, potensi pecah akibat dibentur-benturkan tentu masih mungkin terjadi.

TagsKemenkesLato-Lato

Related articles More from author

  • Kemenkes Ubah Aplikasi PeduliLindungi Jadi Satu Sehat Mobile
    Nasional

    Kemenkes Ubah Aplikasi PeduliLindungi Jadi Satu Sehat Mobile

    18 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • 7 Anak Buah Menkes Terawan Mendadak Dimutasi, Kenapa?
    Nasional

    7 Anak Buah Menkes Terawan Mendadak Dimutasi, Kenapa?

    16 Juli 2020
    By Johan Arif
  • Tak Ingin Ngeluh Sepi Job, Ucok Baba Jualan Lato-Lato di Trotoar
    Selebriti

    Tak Ingin Ngeluh Sepi Job, Ucok Baba Jualan Lato-Lato di Trotoar

    18 Januari 2023
    By
  • Poyuono Nilai Anies Layak Dipecat Usai Putuskan PSBB Total DKI Tanpa Restu Jokowi, Apa Kata Kemenkes?
    Nasional

    Poyuono Nilai Anies Layak Dipecat Usai Putuskan PSBB Total DKI Tanpa Restu Jokowi, Apa Kata Kemenkes?

    11 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Kenali Perbedaan Gejala DBD dan Influenza
    Tips & Tutorial

    Kenali Perbedaan Gejala DBD dan Influenza

    22 Agustus 2023
    By Hendra Setiawan
  • TIKTAK.ID - Bisa Deteksi Corona dalam 15 Menit, Alat dari China ini Akan Dibeli RI
    Nasional

    Bisa Deteksi Corona dalam 15 Menit, Alat dari China ini Akan Dibeli RI

    18 Maret 2020
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Nasional

    DPR Desak Erick Thohir Copot Ahok Buntut Tragedi Depo Plumpang

  • Google Luncurkan Bard, Chatbot Bertenaga AI Pesaing ChatGPT
    Teknologi

    Google Luncurkan Bard, Chatbot Bertenaga AI Pesaing ChatGPT

  • Hi App, Aplikasi Komunikasi Sosial Buatan Lokal Pesaing WhatsApp
    Teknologi

    Hi App, Aplikasi Komunikasi Sosial Buatan Lokal Pesaing WhatsApp

  • Jefri Nichol Lempar Bangkai Tikus ke Gedung DPR
    Selebriti

    Jefri Nichol Lempar Bangkai Tikus ke Gedung DPR

  • Ketum PAN: Setelah 23 Tahun, Hasil Amendemen UUD '45 Perlu Dievaluasi
    Nasional

    Ketum PAN: Setelah 23 Tahun, Hasil Amendemen UUD ’45 Perlu Dievaluasi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.