TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Selebriti
Home›Selebriti›Kangen Band Pernah Jadi Bahan Penelitian Profesor Monash University Malaysia

Kangen Band Pernah Jadi Bahan Penelitian Profesor Monash University Malaysia

By
3 Juli 2020
762
0
Kangen Band Pernah Jadi Bahan Penelitian Profesor Monash University Malaysia

TIKTAK.ID – Grup Kangen Band diketahui pernah dijadikan bahan penelitian oleh seorang profesor di Monash University Malaysia, Emma Baulch. Emma sendiri merupakan akademisi, periset, dan associate professor di Fakultas Media dan Komunikasi.

Emma telah banyak melakukan penelitian terhadap berbagai fenomena budaya di Indonesia, khususnya musik. Ia kemudian menerbitkan studinya soal Kangen Band di jurnal akademis International Journal of Culture Studies edisi Mei 2013.

Belakangan Penelitian Emma menjadi sorotan setelah cuitan “Tell Me Something I Don’t Know” ramai di Twitter.

Dilansir Kumparan.com, dalam studi berjudul Longing Band Play at Beautiful Hope, Emma menulis tentang bagaimana masyarakat mengonsumsi lagu dan panggung Kangen Band. Ia pun membahas bagaimana Kangen Band mendapatkan label pop Melayu, yang dianggap sebagai pembeda kelas musik pop Indonesia di awal 2000-an.

Emma mencatat pada awal karier Kangen Band, lagu-lagu Andika Mahesa cs telah hadir di ruang publik. Di antaranya di mal, siaran radio, dan dijual di emperan. Ia mengatakan kontrak dengan Warner Music Indonesia sukses melambungkan Kangen Band dari band yang tidak dikenal, menjadi bintang pop pada pertengahan 2000-an.

Album “Tentang Aku, Kau, dan Dia” (2007) yang sebelumnya sudah beredar luas dalam format bajakan, menyatakan Kangen Band tidak memiliki imej yang bisa ditelusuri di awal kariernya. Video-video tidak resminya juga tidak menggambarkan siapa itu Kangen Band.

Kemudian, personelnya baru terkuak setelah adanya kontrak dengan Warner Music Indonesia dan merilis sejumlah video klip resmi. Hingga kini, Kangen Band masih memberikan kontribusi sebanyak 209 juta penonton di kanal resmi Warner Music Indonesia.

Emma menyatakan tren Ring Back Tone (RBT) yang hadir di awal 2000-an juga menentukan popularitas Kangen Band pada masa itu. Bahkan Rolling Stone Indonesia sempat menyatakan band pelantun lagu “Yolanda” itu sebagai juaranya RBT.

Fakta-fakta tersebut pun mendukung penelitian Emma, bahwa sosok Kangen Band yang dulu “tidak terlihat” dan hanya terdengar di ruang publik, akhirnya dapat muncul ke permukaan melalui imej khusus yang dikemas menarik.

TagsAndikaBahan PenelitianEmma BaulchKangen BandMalaysiaMonash UniversityProfesor

Related articles More from author

  • Akademisi Sejarah Sebut Parodi 'Indonesia Raya' oleh Akun Diduga Milik Warga Malaysia sebagai 'Penghinaan Berat'
    Nasional

    Akademisi Sejarah Sebut Parodi ‘Indonesia Raya’ oleh Akun Diduga Milik Warga Malaysia sebagai ‘Penghinaan Berat’

    28 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Kronologi Bus Suporter PSM Dirusak Usai Laga Final Piala AFC
    Olahraga

    Kronologi Bus Suporter PSM Dirusak Usai Laga Final Piala AFC

    29 Agustus 2022
    By Mahdi Yahya
  • Indonesia Depak Malaysia 3-0, Rionny: Jangan Terlena
    Olahraga

    Indonesia Depak Malaysia 3-0, Rionny: Jangan Terlena

    16 Oktober 2021
    By Mahdi Yahya
  • Merasa Dikecewakan, Andika Mahesa Akhirnya Bangun Label Musik Sendiri
    Selebriti

    Merasa Dikecewakan, Andika Mahesa Akhirnya Bangun Label Musik Sendiri

    23 Februari 2021
    By
  • Media Malaysia Pakai Video Jokowi Beri Jalan Ambulans untuk Sindir PM Ismail
    Nasional

    Media Malaysia Pakai Video Jokowi Beri Jalan Ambulans untuk Sindir PM Ismail

    12 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Mantan PM Malaysia Divonis 12 Tahun Penjara
    Internasional

    Mantan PM Malaysia Divonis 12 Tahun Penjara

    28 Juli 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sederet Gawai Oppo untuk Permudah Aktivitas
    Teknologi

    Sederet Gawai Oppo untuk Permudah Aktivitas

  • Begini Bantahan Demokrat Usai Dituduh sebagai 'Otak' Kritik BEM UI ke Jokowi
    Nasional

    Begini Bantahan Demokrat Usai Dituduh sebagai ‘Otak’ Kritik BEM UI ke Jokowi

  • Adhisty Zara Ingin Bintangi Drama Korea 5 Tahun Lagi
    Selebriti

    Adhisty Zara Ingin Bintangi Drama Korea 5 Tahun Lagi

  • Pengadilan Tinggi Malaysia Putuskan Najib Bayar Tunggakan Pajaknya yang Hampir 6 Triliun Rupiah
    Internasional

    Pengadilan Tinggi Malaysia Putuskan Najib Bayar Tunggakan Pajaknya yang Hampir 6 Triliun Rupiah

  • Kecanggihan iPhone 12 Dibanding Android
    Teknologi

    Kecanggihan iPhone 12 Dibanding Android

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.