TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi Tolak Pemberhentian 75 Pegawai KPK, Begini Respons Novel Baswedan

Jokowi Tolak Pemberhentian 75 Pegawai KPK, Begini Respons Novel Baswedan

By Johan Arif
23 Mei 2021
454
0
Jokowi Tolak Pemberhentian 75 Pegawai KPK, Begini Respons Novel Baswedan

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), tidak diberhentikan begitu saja. Pernyataan Jokowi tersebut pun mendapat apresiasi dari penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Novel mengucapkan terima kasih kepada Jokowi atas pernyataan itu. Novel menilai apa yang disampaikan Jokowi telah menyingkirkan stigma 75 KPK yang tidak lolos TWK tak berkebangsaan dan tidak Pancasilais.

“Proses TWK seolah-olah membuat stigma kalau 75 pegawai KPK yang tidak lulus itu tidak berkebangsaan atau tidak Pancasilais. Alhamdulillah dengan adanya pidato Pak Presiden Jokowi telah membebaskan kami dari tuduhan itu. Terima kasih Pak @jokowi, apresiasi atas perhatian dari Bapak”, cuit Novel melalui akun Twitternya, Selasa (18/5/21), seperti dilansir inews.id.

Perlu diketahui, Jokowi akhirnya buka suara terkait nasib pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangasaan (TWK) dalam proses pengalihan status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Hasil tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK hendaknya bisa menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK, baik terhadap individu-individu maupun institusi KPK. Tidak serta merta menjadikan hal itu sebagai dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos tes,” ujar Jokowi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (17/5/21).

Pria asal Solo itu pun menganggap jika memang ada kekurangan, maka perlu diberikan peluang untuk melakukan perbaikan. Ia memaparkan, salah satunya melalui pendidikan kedinasan tentang wawasan kebangsaan. Kemudian Jokowi menegaskan bahwa KPK harus memiliki SDM terbaik dan berkomitmen tinggi dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Untuk itu, pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN harus menjadi bagian dari upaya pemberantasan korupsi yang lebih sistematis,” tegas Jokowi.

Menanggapi hal itu, penyelidik KPK, Harun Al Rasyid mengklaim bahwa dirinya bersama 74 pegawai KPK lainnya yang tak memenuhi syarat TWK telah meminta Pimpinan KPK untuk mencabut Surat Keputusan (SK) bebas tugas. Ia beralasan, Jokowi telah menyatakan hasil TWK tidak dapat dijadikan dasar pemberhentian para pegawai yang tak lolos.

“Kami sudah meminta Pimpinan agar segera mengaktifkan kembali ke 75 orang yang dinonaktifkan,” jelas Harun, mengutip Kompas.com, Rabu (19/5/21).

Harun sendiri adalah salah satu pegawai yang termasuk tidak lolos dalam TWK. Menurutnya, langkah itu perlu segera dilakukan pimpinan KPK agar para pegawai yang tak lolos bisa kembali menjalankan tanggungjawabnya menangani berbagai kasus.

TagsJokowiKPKNovel BaswedanPegawai KPKPresiden Joko WidodoTWK

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Pengamat Politik ini Ramal Jokowi Bakal Jatuh 6 Bulan Lagi, Kenapa?
    Nasional

    Pengamat Politik ini Ramal Jokowi Bakal Jatuh 6 Bulan Lagi, Kenapa?

    1 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Eks Ketua MK Sebut Jokowi ‘Tak Layak' Maju Cawapres 2024, Kok Bisa?
    Nasional

    Eks Ketua MK Sebut Jokowi ‘Tak Layak’ Maju Cawapres 2024, Kok Bisa?

    16 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Tegaskan Akan Ajak Musyawarah Seluruh Relawan Putuskan Capres 2024
    Nasional

    Utang RI ke China Menyusut Usai Dibayar Jokowi

    18 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Balas Ancaman Moeldoko, Din Syamsuddin: KAMI Bukan Sekumpulan Pengecut
    Nasional

    Balas Ancaman Moeldoko, Din Syamsuddin: KAMI Bukan Sekumpulan Pengecut

    2 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Tuan Guru Bajang Semprot Anies yang Bandingkan Prestasi SBY dan Jokowi
    Nasional

    Tuan Guru Bajang Semprot Anies yang Bandingkan Prestasi SBY dan Jokowi

    23 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Intens Temui Ketum Parpol, Jokowi Ngaku Bahas Krisis Global Hingga Pemilu 2024
    Nasional

    Intens Temui Ketum Parpol, Jokowi Ngaku Bahas Krisis Global Hingga Pemilu 2024

    11 Oktober 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Mendagri Sebut Proyek Infrastruktur Daerah Bakal Diambil Alih Pusat Buntut Banyaknya Kebocoran
    Nasional

    Mendagri Sebut Proyek Infrastruktur Daerah Bakal Diambil Alih Pusat Buntut Banyaknya Kebocoran

  • Menakar Peluang Politisi Tua di Pilpres 2024, Antara Mega, JK dan Prabowo
    Nasional

    Menakar Peluang Politisi Tua di Pilpres 2024, Antara Mega, JK dan Prabowo

  • Apresiasi Pejuang Covid-19, Ridwan Kamil Prioritaskan Anak Tenaga Medis Masuk SMA Negeri
    Nasional

    Apresiasi Pejuang Covid-19, Ridwan Kamil Prioritaskan Anak Tenaga Medis Masuk SMA Negeri

  • Olahraga

    Gagal Boyong Mandzukic dan Haaland, MU Akhirnya Datangkan Odion Ighalo

  • Pakar HAM PBB: Pembunuhan Jenderal Soleimani Langgar Hukum Internasional
    Internasional

    Pakar HAM PBB: Pembunuhan Jenderal Soleimani Langgar Hukum Internasional

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.