
TIKTAK.ID – Seperti diberitakan TikTak sebelumnya, tenggat waktu yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Kapolri baru, Jenderal Idham Azis untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan hampir habis.
Jokowi sebelumnya menyebut paling lama Desember 2019 kasus penyerangan air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu harus diungkap.
Mengulang janjinya Jumat (6/12/19) lalu, Jokowi kembali menegaskan bahwa pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan akan segera diumumkan dalam beberapa hari ke depan.
Jokowi mengaku informasi itu didapatkannya saat bertemu Kapolri Jenderal Idham Azis di Istana Negara, Senin (9/12/19) kemarin.
Baca juga: Ditinggal Ahmad Zaky, Bukalapak Dapuk Mantan Petinggi Bukopin sebagai CEO Baru
“Kapolri saya tanya langsung dan ingin penegasan, ada progress apa gak. Dijawab ada temuan baru yang sudah menuju kesimpulan. Saya bilang secepatnya diumumkan siapa (pelakunya). Saya gak bilang bulan, ya berarti dalam waktu harian,” kata Jokowi usai Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di Jakarta, Selasa (10/12/19).
Namun, Jokowi enggan menjelaskan terkait identitas pelaku dan temuan baru kepolisian.
“Tanyakan langsung ke Kapolri,” tukasnya.
Sebenarnya, bukan kali ini saja Jokowi menjanjikan penuntasan kasus Novel. Sebelumnya, dia pernah memberikan waktu tiga bulan kepada Kapolri saat itu, Tito Karnavian, untuk mengungkap kasus tersebut. Namun hingga Tito menduduki jabatan barunya sebagai Mendagri, kasus itu belum juga tuntas.
Baca juga: Praktisi Media Ungkap 5 Penyebab Helmi Yahya Dicopot Dewas dari Dirut TVRI
Bagaimana halnya dengan janji Jokowi kali ini?
Apakah dalam waktu dekat, Kapolri Idham Aziz benar-benar akan mengungkap nama pelaku penyerang Novel?
Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.
Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan










