
TIKTAK.ID – Kabar mengejutkan datang dari Bukalapak. Perusahaan e-commerce taraf unicorn yang saat ini memiliki 70 juta pengguna aktif, lebih dari 5 juta pelapak, dan 2,5 juta mitra ini, pada Senin (9/12/19) mengumumkan pergantian kepemimpinan level puncaknya. Yakni perubahan personil dari CEO lama sekaligus pendiri Bukalapak, Ahmad Zaky ke CEO baru, mantan Direktur Keuangan dan Perencanaan PT Bank Bukopin Tbk, Muhammad Rachmat Kaimuddin.
Bukalapak mengaku perubahan pimpinan ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang yang telah dimulai sejak Oktober 2016 silam.
Baca juga: Praktisi Media Ungkap 5 Penyebab Helmi Yahya Dicopot Dewas dari Dirut TVRI
Perubahan ini akan efektif dijalankan pada tanggal 6 Januari 2020, saat Achmad Zaky akan melanjutkan fungsinya di perusahaan sebagai Pengawas, Pendiri, Mentor Tech Startup, dan juga pimpinan yayasan yang akan segera diresmikan, Achmad Zaky Foundation.
“Dengan performa bisnis yang baik dan modal yang cukup, kami melihat Rachmat Kaimuddin mampu melanjutkan warisan Achmad Zaky dan bahkan membawa perusahaan ke arah yang lebih baik, bahkan melebihi ekspektasi saat ini,” rilis pers Bukalapak, Senin (9/12/19).
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










