TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Istana Tuding Ada Pihak Anonim Sebar Ketakutan Usai Prabowo Serukan Penghematan Anggaran

Istana Tuding Ada Pihak Anonim Sebar Ketakutan Usai Prabowo Serukan Penghematan Anggaran

By Joni Sitohang
12 Februari 2025
216
0
Istana Tuding Ada Pihak Anonim Sebar Ketakutan Usai Prabowo Serukan Penghematan Anggaran

TIKTAK.ID – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Hasan Nasbi menuding ada sosok anonim yang menyebarkan ketakutan atau fear mongering terhadap kebijakan efisiensi anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.

“Jadi yang saat ini beredar itu kan mungkin ada fear mongering-nya, ketakutan-ketakutan yang disebarkan oleh orang-orang yang kadang-kadang anonim, narasumbernya siapa, orangnya siapa,” ujar Hasan di Kantor PCO, Jakarta, pada Jumat (7/2/25), seperti dilansir CNN Indonesia.

Kemudian Hasan menjelaskan, nantinya setiap kementerian bakal melakukan penghematan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi mereka masing-masing. Dia menyebut Prabowo sudah memberikan arahan jika program yang selama ini tidak bisa diukur keuntungan dan manfaatnya bagi publik untuk ditiadakan.

Baca juga : Dasco Ngaku Bingung Usai Muncul Isu Revisi Tatib DPR Bisa Pecat Pejabat

“Perjalanan luar negeri dikurangi, seremonial-seremonial dikurangi, dan perjalanan dinas dikurangi,” terang Hasan.

Hasan menjelaskan, ada juga pelayanan publik yang tidak dikurangi anggarannya. Dia mencontohkan, public service obligation dan belanja gaji pegawai tidak akan dikurangi.

“Bantuan sosial, itu juga bukan menjadi bagian yang terkena efisiensi,” ucap Hasan.

Baca juga : Guru Besar UGM Anggap Konsesi Tambang Perguruan Tinggi ‘Pembungkaman Suara Kritis Kampus Secara Halus’

Untuk diketahui, Prabowo telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025. Dalam aturan itu, Prabowo memberikan target penghematan anggaran negara sebesar Rp306,69 triliun, termasuk pemangkasan belanja kementerian/lembaga (K/L) dan alokasi dana transfer ke daerah.

Imbasnya, saat ini banyak kementerian dan lembaga negara ikut melakukan efisiensi dalam operasionalnya. Bahkan malapetaka lain menyasar gaji ke-13 dan ke-14 milik Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diisukan dihapus tahun ini. Walaupun sementara waktu abdi negara masih bisa bernapas karena langsung dibantah Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Ada kemungkinan K/L merasa terdesak atas target penghematan yang diberikan. Kemudian K/L merasa dalam daftar belanjanya, gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) inilah yang masih ‘mending’ untuk dipotong selain anggaran belanja lain,” jelas Ekonom Bright Institute, Muhammad Andri Perdana, Kamis (6/2/25).

Baca juga : Begini Reaksi Sejumlah Menteri Usai Prabowo Instruksikan Pangkas Anggaran Hingga 300 Triliun

Andri lantas mengkritik wewenang Kemenkeu yang mampu “memaksa” pejabat Kabinet Merah Putih untuk tunduk. Ia menilai terdapat diktum bernada ancaman pemotongan sepihak oleh sang Bendahara Negara, bila para menteri tidak segera mengeksekusi instruksi Prabowo.

Menurut Andri, praktik ini jelas menyalahi fungsi Trias Politika Pemerintah. Dia pun menegaskan, penganggaran K/L mestinya menjadi wewenang utama DPR RI, bukan hak prerogatif Kementerian Keuangan.

TagsAPBNPenghematan AnggaranPrabowoPresiden Prabowo

Related articles More from author

  • Soal Upaya Jegal Anies, Pengamat: Itu Biasa dan Pasti Ada dalam Politik
    Nasional

    Soal Upaya Jegal Anies, Pengamat: Itu Biasa dan Pasti Ada dalam Politik

    12 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Said Iqbal Ungkap Alasan Bersedia Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden
    Nasional

    Said Iqbal Ungkap Alasan Bersedia Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden

    10 Juni 2026
    By Joni Sitohang
  • Sekjen Gerindra Bahas Sosok Pendamping Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Sekjen Gerindra Bahas Sosok Pendamping Prabowo di Pilpres 2024

    18 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • LIPI: Jet Tempur Bekas yang Akan Dibeli Prabowo Kualitasnya Rendah
    Nasional

    LIPI: Jet Tempur Bekas yang Akan Dibeli Prabowo Kualitasnya Rendah

    31 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • PAN Siapkan Eko Patrio Masuk Kabinet Prabowo-Gibran
    Nasional

    PAN Siapkan Eko Patrio Masuk Kabinet Prabowo-Gibran

    12 Mei 2024
    By Joni Sitohang
  • Soal Vonis Ringan Penyiram Novel Baswedan, Gerindra: Terus Terang Rasa Keadilan Kita Terusik
    Nasional

    Ingat Nasib Ahok, Gerindra Antisipasi Isu SARA Saat Usung Keponakan Prabowo di Pilkada Tangsel

    14 Agustus 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Samsung Rilis Ponsel Premium Galaxy S21 Series yang Makin Canggih
    Teknologi

    Samsung Rilis Ponsel Premium Galaxy S21 Series yang Makin Canggih

  • Mensos Korupsi Dana Bansos Covid-19, KPK Ancam Eksekusi Mati
    Nasional

    Mensos Korupsi Dana Bansos Covid-19, KPK Ancam Eksekusi Mati

  • Tips Melatih Otak untuk Tingkatkan Daya Ingat dan Fokus
    Tips & Tutorial

    Tips Melatih Otak untuk Tingkatkan Daya Ingat dan Fokus

  • Benarkah Juventus Niat 'Membajak' Virgil Van Dijk dari Liverpool?
    Olahraga

    Benarkah Juventus Niat ‘Membajak’ Virgil Van Dijk dari Liverpool?

  • Amerika Tuduh China Telecom sebagai Mata-Mata Beijing
    Internasional

    Amerika Tuduh China Telecom sebagai Mata-Mata Beijing

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.