TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Iran Kecam Keputusan 3 Negara Eropa atas Mekanisme Sengketa Perjanjian Nuklir

Iran Kecam Keputusan 3 Negara Eropa atas Mekanisme Sengketa Perjanjian Nuklir

By William Putra Wijaya
15 Januari 2020
1071
0
TIKTAK.ID - Iran Kecam Keputusan 3 Negara Eropa atas Mekanisme Sengketa Perjanjian Nuklir

TIKTAK.ID – Iran mengecam langkah Perancis, Inggris dan Jerman yang meluncurkan mekanisme sengketa atas perjanjian nuklir 2015 dengan Teheran. Iran menyebut tindakan mereka sebagai langkah “pasif” yang berakar pada “kelemahan” mereka. Republik Islam memperingatkan bahwa Teheran akan memberikan respons tegas terhadap setiap langkah “tidak konstruktif” .

“Tindakan tiga negara Eropa adalah langkah yang sepenuhnya pasif dan diambil dari posisi mereka yang lemah,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi kepada wartawan padan Selasa, 14 Januari 2020, seperti yang dilaporkan PressTV.

Meski demikian, Iran menanggapi itikad baik dengan tulus bagi setiap tindakan yang bertujuan baik terkait perjanjian tersebut.Namun, Iran juga akan menanggapi “dengan tegas, keras, dan tepat” untuk setiap tindakan tidak berkomitmen atau tindakan jahat atau tidak konstruktif yang dapat merusak kesepakatan, tambahnya.

Baca juga: Iran Ingatkan Inggris Tak Ikut Campur Urusan Domestik Republik Islam

Sebelumnya pada saat yang sama, ketiga negara Eropa yang dikenal sebagai Trio Eropa, secara resmi memicu mekanisme sengketa dengan menuduh Iran melanggar perjanjian. Pelanggaran itu dapat mengarah pada pemulihan sanksi PBB atas Iran yang sebelumnya telah dicabut karena perjanjian nuklir 2015, yang disebut the Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Setelah mekanisme ini ditempuh tiga negara Eropa, Iran diberikan waktu 15 hari untuk menyelesaikan perselisihan dengan tiga negara itu. Namun, proses ini pada ujungnya dapat mengarah pada “snapback”, yaitu kembalinya sanksi Dewan Keamanan PBB yang sebelumnya dicabut setelah perjanjian nuklir disepakati pada 2015.

Baca juga: Ketua PBNU Minta Presiden RI Bantu Redam Konflik AS-Iran

Negara-negara Eropa menuding Iran gagal berkomitmen pada kesepakatan. Padahal, mereka sendiri menghentikan komitmen kontraktualnya untuk memenuhi kepentingan bisnis Republik Islam setelah Mei 2018. Yaitu setelah Amerika Serikat mundur dari perjanjian dan mulai mengancam negara lain untuk tidak melakukan bisnis dengan Teheran.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsDewan Keamanan PBBJCPOAJenderal Qassem SoleimaniPerjanjian NuklirTeheranUni Eropa

Related articles More from author

  • 'Adu Mulut' AS dan China Soal Virus Corona di Sidang Dewan Keamanan PBB
    Internasional

    ‘Adu Mulut’ AS dan China Soal Virus Corona di Sidang Dewan Keamanan PBB

    27 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Uni Eropa Terbelah Soal Larangan Impor Minyak dan Gas dari Rusia
    Internasional

    AS Khawatir Krisis Gas Akan Pecah Uni Eropa

    31 Juli 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Uni Eropa Minta Pakistan Kecam Rusia, Khan: Apakah Kami Budakmu?
    Internasional

    Uni Eropa Minta Pakistan Kecam Rusia, Khan: Apakah Kami Budakmu?

    8 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Dewan Keamanan PBB Serukan Diakhirinya Kudeta Militer di Myanmar
    Internasional

    Dewan Keamanan PBB Serukan Diakhirinya Kudeta Militer di Myanmar

    11 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Zelensky Tuntut Jawaban Uni Eropa
    Internasional

    Zelensky Tuntut Jawaban Uni Eropa

    30 Mei 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Terinspirasi Penembakan Jenderal Qassem Soleimani, Jokowi Ingin TNI Produksi Drone Tempur Sendiri
    Nasional

    Terinspirasi Penembakan Jenderal Qassem Soleimani, Jokowi Ingin TNI Produksi Drone Tempur Sendiri

    25 Januari 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anies Sebut Tol Trans Jawa Bikin Ekonomi Masyarakat Pantura Mati
    Nasional

    Anies Sebut Tol Trans Jawa Bikin Ekonomi Masyarakat Pantura Mati

  • Plan Anyar Barcelona: Tukar Guling Philippe Coutinho dengan Kepa Arrizabalaga
    Olahraga

    Plan Anyar Barcelona: Tukar Guling Philippe Coutinho dengan Kepa Arrizabalaga

  • Reaksi Ganjar Setelah Kalahkan Prabowo-Anies di Survei Capres SMRC
    Nasional

    Reaksi Ganjar Setelah Kalahkan Prabowo-Anies di Survei Capres SMRC

  • Soal Isu Penundaan Pemilu, Rocky Gerung: Harusnya Luhut Direshuffle jika Jokowi Tak Setuju
    Nasional

    Ramalan Rocky Gerung: Anies Kena Kasus Hukum Jelang Pilpres 2024

  • Firli Jelaskan Alasan Anies Diperiksa KPK Sampai 11 Jam
    Nasional

    Firli Jelaskan Alasan Anies Diperiksa KPK Sampai 11 Jam

Artikel Terbaru

  • Profil Liliyana Natsir: Biodata, Karier, dan Prestasi 26 Oktober 2026
  • Prabowo Panggil Mendagri dan Kepala BMKG ke Istana, Ini Bahan yang Dibawa 26 Oktober 2026
  • Apa Itu IP Address dan Cara Melihatnya di HP serta Laptop 26 Oktober 2026
  • Remaja Bobotoh Tewas Usai Tonton Persib di Pakansari, Ini Katakatan Bupati Bogor 26 Oktober 2026
  • Cara Menampilkan Persentase Baterai di HP Android dan iPhone 26 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (88)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,067)
  • Nasional (8,017)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,285)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.