TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Instruksi Jokowi ke Kapolri: Tindak Tegas Polisi yang Rusak Kepercayaan Publik

Instruksi Jokowi ke Kapolri: Tindak Tegas Polisi yang Rusak Kepercayaan Publik

By Joni Sitohang
16 Oktober 2022
517
0
Instruksi Jokowi ke Kapolri: Tindak Tegas Polisi yang Rusak Kepercayaan Publik

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo agar menindak tegas polisi yang melanggar aturan, baik dari sisi profesionalitas maupun etik yang berdampak terhadap menurunnya kepercayaan dari publik.

“Hal-hal yang sifatnya dapat menurunkan tingkat kepercayaan publik terkait gaya hidup, hal-hal pelanggaran, tentunya ini menjadi arahan Bapak Presiden dan kami tindak lanjuti untuk langkah-langkah tegas,” ujar Listyo kepada pers, setelah menerima pengarahan dari Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (14/10/22), seperti dilansir Antaranews.com.

Selain itu, Listyo juga menitikberatkan pada pentingnya tindakan tegas terhadap polisi yang melakukan tindak kejahatan, misalnya judi daring, ataupun penyalahgunaan narkoba.

Baca juga : Isu Rombak Kabinet Menguat, Hasil Pertemuan Jokowi-Megawati?

“Termasuk tentunya pemberantasan judi online, pemberantasan narkoba, serta pemberantasan kegiatan yang tentu sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat,” tutur Listyo.

Kemudian Listyo mengaku Presiden Jokowi telah memerintahkan personel kepolisian supaya dapat selalu solid dan bekerja keras untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Korps Bhayangkara. Listyo melanjutkan, Jokowi menyebut polisi harus bisa melindungi, mengayomi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Respons cepat dan kita punya sense of crisis dalam situasi sulit. Dengan begitu, kita bisa melakukan upaya-upaya keamanan dan ketertiban masyarakat dan penegakan hukum seperti yang diharapkan masyarakat,” terang Listyo.

Baca juga : Demokrat Soal Isu Reshuffle: Jokowi Jangan Intimidasi Parpol Usung Capres 2024

Untuk diketahui, pada Jumat lalu Presiden Jokowi memanggil sebanyak 559 Perwira kepolisian yang merupakan pejabat utama Mabes Polri, Kapolda, dan Kapolres di seluruh Indonesia. Pemanggilan para perwira tinggi dan menengah kepolisian ke Istana Negara tersebut dilakukan usai dalam beberapa waktu terakhir muncul beberapa kasus yang mengindikasikan dugaan pelanggaran dan tidak profesionalnya kepolisian.

Di antaranya kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang didalangi Kepala Divisi Propam Polri saat itu, Ferdy Sambo, dan tragedi pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang berujung insiden memilukan dengan 132 korban jiwa.

Kepolisian sendiri sudah menetapkan enam tersangka dalam kasus tragedi Kanjuruhan. Tiga di antaranya merupakan personel kepolisian.

Baca juga : Kapolda Jatim Terlibat Narkoba, DPR: Polri Tak Bisa Diharapkan Lagi

Kasus teranyar, penetapan tersangka terhadap Irjen Teddy Minahasa terkait dugaan kasus peredaran narkoba.

TagsJokowiKapolriListyo Sigit PrabowoPolisiPolri

Related articles More from author

  • Politikus PDIP Prediksi Megawati Akan Ajak Jokowi Rembukan Capres 2024
    Nasional

    Politikus PDIP Prediksi Megawati Akan Ajak Jokowi Rembukan Capres 2024

    27 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Hubungi Luhut 3 Kali Sehari Selama PPKM Darurat
    Nasional

    Jokowi Hubungi Luhut 3 Kali Sehari Selama PPKM Darurat

    15 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Bantah Isu 'Pantangan Jokowi Ke Lirboyo', Pramono: Pak Presiden ke Afghanistan Saja Berani, Apalagi ke Kediri
    Nasional

    Bantah Isu ‘Pantangan Jokowi Ke Lirboyo’, Pramono: Pak Presiden ke Afghanistan Saja Berani, Apalagi ke Kediri

    18 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Polri Yakinkan Maklumat Kapolri Bukan Ancaman Bagi Insan Pers dan Media
    Nasional

    Polri Yakinkan Maklumat Kapolri Bukan Ancaman Bagi Insan Pers dan Media

    6 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Densus 88 Ungkap Ada 20 Ribu Kotak Amal Penyumbang Teroris
    Nasional

    Densus 88 Ungkap Ada 20 Ribu Kotak Amal Penyumbang Teroris

    18 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • ICW Minta Presiden Panggil Pimpinan BKN dan KPK Soal Pemecatan 51 Pegawai
    Nasional

    ICW Minta Presiden Panggil Pimpinan BKN dan KPK Soal Pemecatan 51 Pegawai

    26 Mei 2021
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Viral, Ustaz Yusuf Mansur Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024, Benarkah?
    Nasional

    Viral, Ustaz Yusuf Mansur Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024, Benarkah?

  • Tommy Kurniawan Ajak Galang Dana untuk Guru Ngaji
    Selebriti

    Tommy Kurniawan Ajak Galang Dana untuk Guru Ngaji

  • Gila! Joaquin Phoenix Dibayar 742 Miliar untuk Perankan 2 Sekuel 'Joker'
    Selebriti

    Gila! Joaquin Phoenix Dibayar 742 Miliar untuk Perankan 2 Sekuel ‘Joker’

  • Luhut Jawab Julukan ‘Menteri Segala Urusan’ di Acara GAMKI
    Nasional

    Luhut Jawab Julukan ‘Menteri Segala Urusan’ di Acara GAMKI

  • JK Akui Punya Sejarah dengan Anies
    Nasional

    JK Akui Punya Sejarah dengan Anies

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.