TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Heboh Vaksin TBC M72 Diuji di Indonesia, Menkes: Tak Berbahaya

Heboh Vaksin TBC M72 Diuji di Indonesia, Menkes: Tak Berbahaya

By Johan Arif
14 Mei 2025
395
0
Heboh Vaksin TBC M72 Diuji di Indonesia, Menkes: Tak Berbahaya

TIKTAK.ID – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengeklaim vaksin Tuberkulosis (TBC) M72 yang sekarang sedang diuji di Indonesia tidak berbahaya bagi partisipan. Ia menegaskan, masyarakat tidak dijadikan sebagai kelinci percobaan dalam uji klinik tahap akhir yang turut didukung oleh Bill & Melinda Gates Foundation.

Budi menjelaskan, vaksin tersebut telah melewati uji klinik tahap 1 yang bertujuan mengukur risiko efek samping berbahaya. Artinya, kata Budi, keamanan dasar vaksin sudah terbukti. Dia mengatakan tahapan yang kini dijalani adalah uji klinik fase 3, yang hanya bertujuan melihat seberapa efektif vaksin dalam memberikan perlindungan di populasi tertentu.

“Kalau ada akses ke clinical trial, kita berpartisipasi, itu orangnya bisa mendapatkan gratis. Apakah ini bakal 100 persen sukses atau nggak? Tidak menjamin 100 persen, namun tidak akan harmful (berbahaya) buat dia, karena uji keamanan sudah selesai,” ujar Budi, seperti dikutip Kompas.com dari talkshow “Rosi” Kompas TV, pada Kamis (8/5/25).

Baca juga : Sikapi Aspirasi, Prabowo Siap Temui Forum Purnawirawan TNI Soal Desakan Copot Gibran

Menurut Budi, tidak ada risiko merugikan atau downside risk dari partisipasi ini. Dia melanjutkan, justru yang mungkin diperoleh yakni manfaat perlindungan atau upside risk bila vaksin terbukti ampuh.

Untuk diketahui, uji klinik vaksin M72 di Indonesia dilaksanakan oleh peneliti dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Padjadjaran (Unpad), bekerja sama dengan lembaga internasional. Sebanyak 2.095 partisipan remaja dan dewasa sudah direkrut untuk mengikuti studi global tersebut. Penelitian serupa dilakukan di Afrika Selatan, Kenya, Zambia, dan Malawi.

Adapun tujuan uji klinik fase 3 ini untuk mengevaluasi efektivitas vaksin M72 dalam mencegah TBC paru pada individu dengan infeksi TB laten yang tidak terinfeksi HIV. Kandidat vaksin ini telah dikembangkan sejak awal 2000-an lalu oleh GlaxoSmithKline (GSK), kemudian dilanjutkan oleh Bill & Melinda Gates Foundation, lantaran tingginya beban TBC di negara berkembang.

Baca juga : Sempat Ajukan Mundur, Hasan Nasbi Klaim Diminta Lanjutkan Jabat Kepala PCO

“Yang melakukan clinical trial ini bukan Kemenkes langsung, namun dua universitas besar. Di sana banyak ahli yang justru dapat lebih dalam memahami vaksin dan penyakit ini,” terang Budi.

Budi menyatakan Indonesia bisa mendapat akses vaksin lebih dulu karena keterlibatan Indonesia dalam uji klinik memberikan keuntungan besar. Dia mengaku tak hanya partisipan bisa memperoleh vaksin lebih cepat, tapi hasil studi juga dapat menjadi pijakan bagi Bio Farma untuk memproduksi vaksin ini secara lokal jika terbukti efektif.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsBudi Gunadi SadikinM72 VaccineTBCVaksin TBC M72

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Rapat Bareng Bos Pertamina, Andre Rosiade Singgung Gaya Ahok
    Nasional

    Rapat Bareng Bos Pertamina, Andre Rosiade Singgung Gaya Ahok

    29 Februari 2020
    By Rusli Qomar
  • Begini Reaksi Sejumlah Menteri Usai Prabowo Instruksikan Pangkas Anggaran Hingga 300 Triliun
    Nasional

    Begini Reaksi Sejumlah Menteri Usai Prabowo Instruksikan Pangkas Anggaran Hingga 300 Triliun

    9 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Menkes Sebut Pria dengan Ukuran Celana 33 Lebih Cepat ‘Menghadap Allah’, Kenali Bahaya Visceral FatMenkes Sebut Pria dengan Ukuran Celana 33 Lebih Cepat ‘Menghadap Allah’, Kenali Bahaya Visceral Fat
    NasionalTips & Tutorial

    Menkes Sebut Pria dengan Ukuran Celana 33 Lebih Cepat ‘Menghadap Allah’, Kenali Bahaya Visceral Fat

    20 Juni 2025
    By Johan Arif
  • 6 Menterinya Dapat Rapor Merah, BEM UI Desak Jokowi Segera Evaluasi
    Nasional

    6 Menterinya Dapat Rapor Merah, BEM UI Desak Jokowi Segera Evaluasi

    24 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Wamen BUMN Ungkap Pengakuan Ahok Bahwa Dirinya Memang 'Dirut yang Nyamar Komut'
    Nasional

    Wamen BUMN Ungkap Pengakuan Ahok Bahwa Dirinya Memang ‘Dirut yang Nyamar Komut’

    7 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Lakukan Langkah Ini untuk Hentikan Pradiabetes
    Tips & Tutorial

    Lakukan Langkah Ini untuk Hentikan Pradiabetes

    25 Oktober 2024
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anies Masuk Jajaran '21 Heroes 2021' Sandingi Elon Musk, Bener Tuh?
    Nasional

    Anies Masuk Jajaran ’21 Heroes 2021′ Sandingi Elon Musk, Bener Tuh?

  • Anies Tak Tahu Namanya Dicatut Satgas Omnibus Law UU Cipta Kerja yang Dibentuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
    Nasional

    Anies Tak Tahu Namanya Dicatut Satgas Omnibus Law UU Cipta Kerja yang Dibentuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

  • Di Tengah Heboh Kudeta Demokrat, Jokowi Ungkap Niatnya Lanjutkan Proyek Hambalang, Kebetulan?
    Nasional

    Di Tengah Heboh Kudeta Demokrat, Jokowi Ungkap Niatnya Lanjutkan Proyek Hambalang, Kebetulan?

  • Mahfud Pertanyakan Gagasan Muhaimin Soal Bangun 40 Kota Selevel Jakarta
    Nasional

    Mahfud Pertanyakan Gagasan Muhaimin Soal Bangun 40 Kota Selevel Jakarta

  • Klaim Ketahanan Air Menyesatkan, Italia Denda Apple 170 Miliar
    Teknologi

    Klaim Ketahanan Air Menyesatkan, Italia Denda Apple 170 Miliar

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.