TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Gibran Minta Mendikdasmen Tambah Kurikulum Coding dan AI serta Hapus Zonasi

Gibran Minta Mendikdasmen Tambah Kurikulum Coding dan AI serta Hapus Zonasi

By Joni Sitohang
26 November 2024
317
0
Gibran Minta Mendikdasmen Tambah Kurikulum Coding dan AI serta Hapus Zonasi

TIKTAK.ID – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah meminta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, agar menghapus sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Gibran mengulangi lagi pernyataannya melalui arahan di rapat koordinasi tentang evaluasi kebijakan pendidikan untuk tingkat dasar dan menengah, pada Senin (11/11/24).

“Makanya kemarin saat Rakor dengan para Kepala Dinas Pendidikan, saya sampaikan secara tegas kepada Pak Menteri Pendidikan ‘Pak, ini zonasi harus dihilangkan Pak,’” ujar Gibran dalam sambutan Tanwir I Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah di Hotel Aryaduta Hotel Menteng, Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada Kamis (21/11/24), seperti dilansir Tempo.co.

Menurut Gibran, bila berbicara masalah Generasi Emas 2045, kuncinya ada pada pendidikan anak-anak muda. Untuk memperbaiki sistem pendidikan, dirinya ini sudah menyarankan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah supaya menambah kurikulum coding dan kecerdasan buatan, selain menghapus sistem zonasi.

Baca juga : Indonesia Punya Tugas untuk Terus Gugah Negara Arab Soal Palestina

“Sebab, sekarang kita tidak boleh ketinggalan dari negara-negara lain,” tutur Gibran.

Untuk diketahui, pelaksanaan PPDB pada 2024, diwarnai sejumlah persoalan dan kecurangan. Kebanyakan terkait jalur zonasi yang kuota penerimaannya paling besar.

Kepala Ombudsman Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta, Budhi Masturi, misalnya, mengungkapkan bahwa seorang direktur di sebuah perusahaan diduga menyiasati Kartu Keluarga (KK) agar anaknya bisa lolos jalur zonasi PPDB 2024 di salah satu SMAN Yogyakarta. Direktur tersebut menitipkan nama anaknya di domisili KK kenalannya supaya bisa masuk sekolah incaran.

Baca juga : Dampingi Pramono Kampanye, Anies Serukan 3 Tugas Bagi Pendukungnya

Kemudian Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia atau JPPI, Ubaid Matraji, melaporkan organisasinya menerima sebanyak 162 laporan masalah PPDB 2024 per 20 Juni 2024. Salah satu laporannya yaitu kasus manipulasi Kartu Keluarga di jalur zonasi sebanyak 21 persen.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menyatakan keputusan soal sistem zonasi bakal ditetapkan menjelang tahun ajaran baru pada Juli 2025. Dia menjelaskan, kini kementeriannya masih melakukan kajian berdasarkan masukan-masukan yang sudah diterima.

“Mudah-mudahan, mungkin pada tahun ajaran yang baru nanti, bakal kita putuskan apakah (zonasi) kita lanjutkan atau mungkin kita lakukan evaluasi,” jelas Abdul Mu’ti kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa (12/11/24).

TagsAbdul Mu'tiGibranGibran Rakabuming RakaMendikdasmenPP MuhammadiyahPPDB

Related articles More from author

  • Hasto Sebut Aksi Gibran di Debat Capres ‘Upaya Mengompori’
    Nasional

    Hasto Sebut Aksi Gibran di Debat Capres ‘Upaya Mengompori’

    16 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Menohok, Ahok Sebut Jokowi-Gibran Tak Bisa Kerja hingga Singgung Bansos
    Nasional

    Menohok, Ahok Sebut Jokowi-Gibran Tak Bisa Kerja hingga Singgung Bansos

    9 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Prabowo-Gibran Cium Tangan Megawati Saat Prosesi Pengambilan Nomor Urut
    Nasional

    Prabowo-Gibran Cium Tangan Megawati Saat Prosesi Pengambilan Nomor Urut

    17 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Anggap Jabatan Presiden 'Tujuan Politik Rendahan', Din Syamsuddin Balas Lebih Pedas Sindiran Megawati Soal KAMI
    Nasional

    GAR-ITB Tolak Cabut Laporan Pelanggaran Kode Etik ASN Din Syamsuddin

    15 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Gibran Buka Suara Usai Luhut Minta Prabowo Tak Bawa Orang Toxic Masuk Pemerintahan
    Nasional

    Gibran Buka Suara Usai Luhut Minta Prabowo Tak Bawa Orang Toxic Masuk Pemerintahan

    11 Mei 2024
    By Joni Sitohang
  • PDIP Ingatkan Gibran: Kalau Mau Belajar ke Jokowi, Bukan ke Anies
    Nasional

    PDIP Ingatkan Gibran: Kalau Mau Belajar ke Jokowi, Bukan ke Anies

    18 November 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Optimis Menang Pilpres 2024, Cak Imin: Saingannya Standar Saja
    Nasional

    Optimis Menang Pilpres 2024, Cak Imin: Saingannya Standar Saja

  • Jabat Presiden Dua Periode, Berapa Total Harta Kekayaan Jokowi?
    Nasional

    Jabat Presiden Dua Periode, Berapa Total Harta Kekayaan Jokowi?

  • Muncul Desakan Pembubaran Kemenag Usai Yaqut Klaim 'Kemenag Hadiah Khusus untuk NU'
    Nasional

    Muncul Desakan Pembubaran Kemenag Usai Yaqut Klaim ‘Kemenag Hadiah Khusus untuk NU’

  • Hadapi Dakwaan Tambahan, Suu Kyi Terancam Hukuman 100 Tahun Penjara
    Internasional

    Hadapi Dakwaan Tambahan, Suu Kyi Terancam Hukuman 100 Tahun Penjara

  • Cara menggunakan Git untuk pemula: panduan lengkap praktis, mulai dari dasar hingga workflow utama pengembangan perangkat lunak
    Teknologi

    Cara menggunakan Git untuk Pemula: Panduan Lengkap Praktis

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.