
TIKTAK.ID – Sejak formasi Stafsus Milenial Jokowi diumumkan secara resmi September tahun lalu, selain kehebohan soal besaran gaji mereka, hingga kini belum juga terdengar gebrakan spektakuler yang setidaknya dapat berbuah manfaat bagi rakyat lewat kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah, sebagai hasil masukan berharga kepada Presiden Jokowi yang menunjuk mereka.
Diminta tanggapannya terkait hal ini, politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu menyatakan, sampai saat ini juga masih menunggu sejauh mana gebrakan para staf khusus Presiden Joko Widodo, terutama tujuh orang yang berusia milenial.
Adian mengaku geregetan, karena sejak diperkenalkan Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/9/19) lalu, belum terlihat ada gebrakan yang luar biasa.
“Saya sedang menunggu apa yang sedang dikerjakan oleh stafsus milenial ini. Maksudnya, bidang mereka apa dan segala macam belum kelihatan,” ujar Adian pada program “Ngomongin Politik” (Ngompol) yang tayang di JPNN.com.
Menurut Anggota Komisi I DPR ini, para stafsus milenial harus menunjukkan kepada publik, mereka bukan pajangan semata. Caranya, bekerja lebih giat dibanding presiden.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










