TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Gaikindo: Pasar Mobil Indonesia Anjlok Gara-Gara Duel Prabowo vs Jokowi

Gaikindo: Pasar Mobil Indonesia Anjlok Gara-Gara Duel Prabowo vs Jokowi

By Adam Humain
22 Januari 2020
672
0
Penjualan Mobil Menurun

TIKTAK.ID – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan penjualan wholesales (distribusi mobil dari pabrik ke dealer) di 2019 turun sekitar 10 persen dibandingkan 2018.

Sepanjang 2019, penjualan mencapai 1.030.126 unit. Sementara penjualan mobil selama 2018 mencapai 1.151.308 unit. Bahkan tercatat penjualan otomotif 2019 lebih sedikit dari perolehan selama 2016 yang mencapai 1.062.716 unit.

Ketua I Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto mengatakan penurunan pasar otomotif dalam negeri tahun lalu imbas pesta demokrasi Pemilihan Presiden pada April 2019 antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

“Setengah tahun kita cuma mikirin mau nyoblos nomor berapa. Enam bulan pertama 2019 penjualan anjlok 13-14 persen,” ujar Jongkie melalui telepon, melansir CNNIndonesia.com, Rabu (22/1/20).

Baca juga: MUI Bandung Keluarkan “Fatwa Pengusiran” Pengungsi Tamansari dari Masjid, LBH: Harusnya Dibantu Kok Malah Diperberat

Semester pertama 2019, menurut Jongkie masih banyak situasi lain yang “menghambat” pertumbuhan industri otomotif. Namun, yang paling utama berkaitan dengan suhu politik. Ia menyebut penjualan otomotif berangsur membaik begitu memasuki semester kedua 2019.

Seperti diketahui, Gaikindo bahkan sempat merevisi target penjualan produk kendaraan pada tahun lalu dari 1,1 juta unit menjadi 1 juta unit.

“Jadi tertolong semester dua mulai recovery, akhirnya minusnya 10 persen,” ucap Jongkie.

Meski begitu, hal ini berbeda dengan ekspor mobil. Walaupun penjualan domestik surut, ekspor mobil dari Tanah Air tumbuh 25,5 persen pada 2019 menjadi 332.023 unit. Pengapalan mobil dalam bentuk utuh 2018 jumlahnya mencapai 264.553 unit.

Baca juga: Tak Sejalan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadli Zon Mulai Berseberangan dengan Prabowo?

“Ekspor memang susah diprediksi, sebab berkaitan dengan prinsipal. Tugas kami hanya mengimbau,” kata Jongkie.

Jongkie mengaku bersyukur dengan kenaikan ekspor pada 2019. Ia pun berharap mobil yang dikirim ke luar negeri bentuknya dapat lebih bervariatif. Ia mengklaim ekspor saat ini hanya mengandalkan Multi Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV).

“Ya supaya produknya lebih bervariatif, ibaratnya apa lu mau gue ada,” jelas Jongkie.

Untuk aktivitas ekspor, Toyota tercatat masih menjadi pemimpin pasar dengan jumlah pengapalan selama 2019 mencapai 208.500 unit. Sedangkan mobil andalan Toyota Indonesia yang dikirim ke luar negeri di antaranya Fortuner, Vios, Rush, Avanza, dan Kijang Innova.

TagsGaikindoPasar MobilPrabowo vs Jokowi

Related articles More from author

  • Gerindra Respons Usulan PBB Jadikan Yusril Cawapres Prabowo
    Nasional

    Gerindra Respons Usulan PBB Jadikan Yusril Cawapres Prabowo

    6 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Sebut 4 Nama King Maker di 2024, Tak Ada Prabowo?
    Nasional

    Pengamat Sebut 4 Nama King Maker di 2024, Tak Ada Prabowo?

    23 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • BPIP Yudian Wahyudi
    Nasional

    Ini Bantahan dan Penjelasan Kepala BPIP Soal Polemik ‘Agama Musuh Utama Pancasila’

    13 Februari 2020
    By Adam Humain
  • Gerindra Risih dengan Wacana Duet Anies-Sandi 2024
    Nasional

    Gerindra Risih dengan Wacana Duet Anies-Sandi 2024

    20 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Cak Imin: Banyak yang Ingin Ganggu Rencana Koalisi PKB-Gerindra
    Nasional

    Cak Imin: Banyak yang Ingin Ganggu Rencana Koalisi PKB-Gerindra

    15 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Mahfud MD: Pemerintah Tahu, Ada Sekelompok Orang Ingin Manfaatkan Situasi Covid
    Nasional

    Mahfud MD: Pemerintah Tahu, Ada Sekelompok Orang Ingin Manfaatkan Situasi Covid

    25 Juli 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Respons Hasil Quick Count, Hasto ke Kader PDIP: Tak Ada Perjuangan yang Sia-sia
    Nasional

    Respons Hasil Quick Count, Hasto ke Kader PDIP: Tak Ada Perjuangan yang Sia-sia

  • AS Batalkan Pertemuan Blinken dan Lavrov
    Internasional

    AS Batalkan Pertemuan Blinken dan Lavrov

  • Simak Penjelasan Medis Delirium yang Diangkat dalam Drama Korea ‘Light Shop’
    Tips & Tutorial

    Simak Penjelasan Medis Delirium yang Diangkat dalam Drama Korea ‘Light Shop’

  • Sejumlah Pihak Dorong Prabowo Batalkan Capim KPK Era Jokowi, Istana: Lanjutkan Saja Prosesnya
    Nasional

    Sejumlah Pihak Dorong Prabowo Batalkan Capim KPK Era Jokowi, Istana: Lanjutkan Saja Prosesnya

  • Akhirnya KSAD Dudung Akui Ada Perselisihan dengan Jenderal Andika Pasca-Super Garuda Shield
    Nasional

    Akhirnya KSAD Dudung Akui Ada Perselisihan dengan Jenderal Andika Pasca-Super Garuda Shield

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.