
Setidaknya 20 tentara dan polisi Afghanistan tewas dalam rangkaian serangan yang dilakukan militan Taliban pada hari Rabu.
Safiullah Amiri, Wakil Ketua Dewan provinsi Kunduz, mengatakan bahwa militan Taliban menyerang setidaknya tiga pos tentara Afghanistan di Distrik Imam Sahib.
“Kami melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan pemimpin Taliban hari ini, dan mereka ingin mengakhiri ini, dan kami (juga) ingin mengakhirinya. Saya pikir kita memiliki keinginan yang sama,” kata Trump. “Kami sebenarnya telah melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan pemimpin Taliban.” Seperti dilansir Press TV.
Baca juga: Presiden Venezuela Dorong Tiap Perempuan Punya 6 Anak Demi Kepentingan Negara
Gencatan senjata selama satu minggu antara pasukan Taliban, AS, dan Afghanistan, yang menjadi pengantar pada perjanjian damai pada hari Sabtu, dilanggar tak lama setelah disepakati.
Kesepakatan “damai” itu menetapkan jadwal bagi pasukan asing untuk keluar dari Afghanistan dalam waktu 14 bulan.
AS menginvasi Afghanistan pada tahun 2001 untuk menggulingkan rezim Taliban yang berkuasa pada saat itu.
Baca juga: Setelah 240 Hari, Australia Bebas dari Kebakaran
Halaman selanjutnya…










