TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Dukung Trump Terpilih Kembali, Taliban: Dia Konyol untuk Seluruh Dunia tapi Waras untuk Kami

Dukung Trump Terpilih Kembali, Taliban: Dia Konyol untuk Seluruh Dunia tapi Waras untuk Kami

By William Putra Wijaya
14 Oktober 2020
634
0
Dukung Trump Terpilih Kembali, Taliban: Dia Konyol untuk Seluruh Dunia tapi Waras untuk Kami

TIKTAK.ID – Taliban menawarkan dukungannya untuk kampanye pemilihan kembali Presiden Donald Trump pada Sabtu (10/10/20), dengan kelompok fundamentalis Islam mengungkapkan harapannya untuk Trump akan menarik semua pasukan AS keluar dari Afghanistan.

Juru Bicara Taliban Afghanistan garis keras, Zabihullah Mujahid, mengatakan kepada CBS News melalui telepon pada hari yang sama, bahwa para pemimpin senior kelompok itu senang mengetahui Trump telah pulih dari diagnosis Covid-19.

Dilansir Newsweek pada Sabtu, pimpinan Taliban mengatakan, mereka “berharap” Trump memenangkan pemilihan presiden AS pada 3 November mendatang, melawan mantan Wakil Presiden, Joe Biden.

Taliban mengungkapkan alasannya mendukung Trump adalah terkait dengan upaya pemerintahannya yang sedang berlangsung, untuk menarik 5.000 tentara militer yang tersisa dari Afghanistan, setelah 19 tahun pertempuran di Timur Tengah, yang merupakan perang terpanjang Amerika dalam sejarah.

“Kami berharap dia akan memenangkan pemilihan dan mengakhiri kehadiran militer AS di Afghanistan,” kata Mujahid kepada CBS News dalam wawancara telepon.

Mujahid mengutip pernyataan Pemerintah Gedung Putih pada Kamis yang mengumumkan bahwa, “pasukan kami di Afghanistan akan pulang pada akhir tahun ini”.

“Trump mungkin (orang) konyol untuk seluruh dunia, tapi dia waras dan orang bijak untuk Taliban,” tambah seorang pemimpin senior kedua Taliban.

Pada bulan lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan, militer AS berada di jalur yang tepat untuk menarik semua pasukan dari Afghanistan pada musim semi 2021.

Namun, dalam pengumuman mengejutkan yang dibuat di Twitter pada Kamis, Trump mengubah jadwalnya lebih dekat, mengatakan pasukan harus keluar pada Natal tahun ini.

Beberapa pejabat militer meragukan tenggat itu, menggambarkannya sebagai janji politik pra-pemilihan yang membahayakan negosiasi yang sudah sulit dengan Taliban dan Pemerintah Afghanistan.

“Saya telah membawa mereka pulang, kami mengurangi 4.000 perjalanan di Afghanistan dan saya akan membawa mereka pulang pada akhir tahun, mereka akan pulang saat kita berbicara,” kata Trump kepada Fox Business Network pada Kamis.

Ia melanjutkan, “Sembilan belas tahun sudah cukup, mereka (pasukan AS) bertindak sebagai polisi, mereka tidak bertindak sebagai pasukan, kami memiliki pasukan terhebat di dunia.”

Dia pun membanggakan dirinya, “Saya menyapu 100 persen kekhalifahan ISIS, saya membunuh (Komandan Pasukan Quds Qasem) Soleimani, Saya membunuh (pemimpin ISIS Abu Bakr) al-Baghdadi.”

Trump memuji pembunuhan militan ISIS tahun lalu sebagai upaya yang lebih mengesankan daripada upaya mantan Presiden Barack Obama, yang menyebabkan kematian pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden pada Mei 2011.

Laporan intelijen AS yang dirilis pada Juni mengungkapkan, Rusia menawarkan hadiah kepada militan yang terkait dengan Taliban, sebagai imbalan untuk membunuh pasukan koalisi di Afghanistan.

Laporan tentang target pemberian hadiah oleh Rusia, menghentikan kemajuan dalam pembicaraan penarikan tentara AS di Afghanistan.

Sehingga, pengumuman penarikan pasukan Afghanistan oleh Trump adalah kejutan, dengan para pejabat militer menggambarkan rencana itu sebagai “konyol”, menurut laporan Associated Press pada Sabtu.

“Ini bulan Oktober, jadi tidak, ini konyol. Itu tidak mungkin terjadi,” kata Jason Dempsey, mantan perwira infanteri yang bertugas di Afghanistan, dalam wawancara dengan Associated Press pada Kamis.

“Kami bisa membuat pertunjukan dangkal menarik pasukan berseragam, tapi jelas kami masih memiliki kehadiran kontraktor yang sangat besar, dan kami akan membutuhkan markas berseragam untuk mengawasi penutupan dan penarikan semua yang kami miliki di negara ini,” terang Dempsey.

Direktur Pusat Studi K…

TagsAfghanistanBerita Dunia Hari IniDonald TrumpPilpres ASPresiden ASTaliban

Related articles More from author

  • Embargo Senjata PBB Berakhir Hari ini, Iran Tegaskan Doktrin Utama Pertahanannya Bukan Senjata
    Internasional

    Embargo Senjata PBB Berakhir Hari ini, Iran Tegaskan Doktrin Utama Pertahanannya Bukan Senjata

    19 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Trump Bantah Keterlibatan AS dalam Aksi Bersenjata di Venezuela
    Internasional

    Trump Bantah Keterlibatan AS dalam Aksi Bersenjata di Venezuela

    7 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Sering Bertindak Ceroboh Hadapi Corona, Presiden Brasil Diduga OTG Covid-19
    Internasional

    Sering Bertindak Ceroboh Hadapi Corona, Presiden Brasil Diduga OTG Covid-19

    27 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Polisi Myanmar Tembak Mati Anak Perempuan Usia 7 Tahun
    Internasional

    Polisi Myanmar Tembak Mati Anak Perempuan Usia 7 Tahun

    25 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Pejabat Iran: Peringkat Akseptabilitas Trump dan AS di Mata Dunia Kian Menukik Tajam
    Internasional

    Pejabat Iran: Peringkat Akseptabilitas Trump dan AS di Mata Dunia Kian Menukik Tajam

    24 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Berdalih Cegah Serangan Rusia, Inggris Berencana Kirim Ratusan Pasukan Ke Ukraina
    Internasional

    Berdalih Cegah Serangan Rusia, Inggris Berencana Kirim Ratusan Pasukan Ke Ukraina

    25 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anies Baswedan Tulis Soal Adab dan Etika di Akun Medsosnya, Sindir Risma?
    Nasional

    Anies Baswedan Tulis Soal Adab dan Etika di Akun Medsosnya, Sindir Risma?

  • Di Depan Kader dan Petinggi Hanura, Jokowi Pamer Ibu Kota Baru Lewat Tayangan Video
    Nasional

    Di Depan Kader dan Petinggi Hanura, Jokowi Pamer Ibu Kota Baru Lewat Tayangan Video

  • TIKTAK.ID - Zul Zivilia Protes, Steve Emmanuel Dihukum 8 Tahun, Kenapa Dirinya 18 Tahun?
    Selebriti

    Zul Zivilia Protes, Steve Emmanuel Dihukum 8 Tahun, Kenapa Dirinya 18 Tahun?

  • Jokowi Ungkap Jateng Sumbang Tingkat Kematian Covid-19 Tertinggi Nasional, Apa Kabar Den Ganjar?
    Nasional

    Jokowi Ungkap Jateng Sumbang Tingkat Kematian Covid-19 Tertinggi Nasional, Apa Kabar Den Ganjar?

  • PDIP Siap Temui Susi Pudjiastuti Soal Kesiapan Maju Pilgub Jawa Barat
    Nasional

    PDIP Siap Temui Susi Pudjiastuti Soal Kesiapan Maju Pilgub Jawa Barat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.