TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
NasionalTeknologi
Home›Nasional›Deteksi Konflik Agama, Kemenag Luncurkan Aplikasi Canggih Respons Dini

Deteksi Konflik Agama, Kemenag Luncurkan Aplikasi Canggih Respons Dini

By Alfan Mahardika
30 Desember 2019
676
0
Kemenag Luncurkan Aplikasi Cegah Konflik Agama Dini

TIKTAK.ID – Kementerian Agama secara resmi meluncurkan aplikasi Sistem Peringatan dan Respons Dini Konflik Keagamaan. Aplikasi tersebut berfungsi melacak potensi perselisihan beragama di dalam masyarakat.

“Sistem ini menjadi pencegah konflik melalui info akurat, dengan adanya input data gejala potensi kejadian yang sedang maupun sudah terjadi,” ujar Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi pada acara peluncuran aplikasi di Kantor Kementerian Agama, Jalan M.H. MH Tamrin, Jakarta, dilansir Tempo.co, Senin (30/12/19).

Zainut mengatakan, aplikasi respons dini konflik keagamaan tersebut merupakan produk inovatif untuk mengantisipasi konflik keagamaan di Indonesia. Menurutnya, keberadaan aplikasi yang dikembangkan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta itu menjadi penting pada era seperti sekarang. Apalagi, ia menilai hoaks dengan mudah menyebar dan mempengaruhi masyarakat.

Baca juga: Ustaz Al Habsyi: Menag Bikin Gaduh, TGB dan Yusuf Mansur ‘Apes’

Sementara Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta, Nurudin menyatakan, sistem peringatan dan respons dini konflik keagamaan telah dirintis sejak 2018. Sistem tersebut, kata Nurudin, untuk menghimpun informasi akurat tentang peristiwa konflik yang sudah atau sedang terjadi maupun potensi terjadinya konflik yang mungkin terjadi.

Menurut Nurudin, informasi tentang gelagat konflik sangat penting bagi upaya pencegahan. Tak hanya itu, respons dini pun diperlukan agar konflik tidak mengalami peningkatan atau berubah menjadi kekerasan.

Nurudin menjelaskan, dasar dalam pembangunan sistem tersebut mengacu kepada penelitian tentang pola konflik keagamaan yang dilakukan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta selama 2004-2007 dan 2008-2015.

Baca juga: Kemenag Rombak 155 Buku Pelajaran Agama Bermuatan Wacana Khilafah

Sistem itu, lanjut Nurudin, dibangun dengan memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi serta ketersediaan aparatur Kementerian Agama di seluruh pelosok Tanah Air.

Pegawai Kementerian Agama di berbagai daerah pun ditugasi mengamati pola kehidupan masyarakat dari sisi keagamaan. Kemudian mereka mengunggah informasi dan data valid mengenai potensi konflik ke aplikasi.

Nurudin menuturkan, dalam perkembangan selanjutnya unsur terkait seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), majelis-majelis agama, organisasi keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta publik yang lebih luas juga bakal dilibatkan dalam membangun sistem tersebut.

TagsAplikasi KonflikKemenagKonflik AgamaMenteri AgamaTeknologi

Related articles More from author

  • Cinta Laura Pidato Toleransi Beragama, Hampir Bikin Nangis Menteri Agama
    Selebriti

    Cinta Laura Pidato Toleransi Beragama, Hampir Bikin Nangis Menteri Agama

    1 Oktober 2021
    By
  • Wamenag Tegaskan Khilafatul Muslimin Tak Terdaftar di Kemenag dan Minta Polisi Usut Tuntas
    Nasional

    Wamenag Tegaskan Khilafatul Muslimin Tak Terdaftar di Kemenag dan Minta Polisi Usut Tuntas

    9 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Desak Menag Yaqut Diproses Hukum, PA 212 Ancam Gelar Demo Berjilid-jilid
    Nasional

    Desak Menag Yaqut Diproses Hukum, PA 212 Ancam Gelar Demo Berjilid-jilid

    9 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Eks Petinggi FPI dan HTI Respons Pedas Tudingan Menag Yaqut Soal Gerakan Bawah Tanah
    Nasional

    Eks Petinggi FPI dan HTI Respons Pedas Tudingan Menag Yaqut Soal Gerakan Bawah Tanah

    4 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Menag Yaqut Gandeng NU-Muhammadiyah Gelar Sertifikasi Penceramah
    Nasional

    Menag Yaqut Gandeng NU-Muhammadiyah Gelar Sertifikasi Penceramah

    4 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Muannas Alaidid Kritik Keras MUI: Dibiayai Negara tapi Seperti Oposisi
    Nasional

    Muannas Alaidid Kritik Keras MUI: Dibiayai Negara tapi Seperti Oposisi

    9 Maret 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Xiaomi Rilis Mi TV 5X, Fitur Premium Harga 6 Jutaan
    Teknologi

    Xiaomi Rilis Mi TV 5X, Fitur Premium Harga 6 Jutaan

  • TIKTAK.ID - DPRD DKI: Jangan Sampai Indonesia Jadi Titik Epidemi Virus Corona, Hanya Karena Anies Lalai Lindungi Warganya
    Nasional

    DPRD DKI: Jangan Sampai Indonesia Jadi Titik Epidemi Virus Corona, Hanya Karena Anies Lalai Lindungi Warganya

  • Kursi Menteri NasDem Jadi Rebutan Usai Isu Reshuffle Kabinet Kembali Mencuat
    Nasional

    Kursi Menteri NasDem Jadi Rebutan Usai Isu Reshuffle Kabinet Kembali Mencuat

  • Pertemuan Putin dan Biden Tak Banyak Capai Kemajuan
    Internasional

    Pertemuan Putin dan Biden Tak Banyak Capai Kemajuan

  • Relawan Projo Gabung Tim Pemenangan Ganjar, Ahmad Basarah: Realistis
    Nasional

    Relawan Projo Gabung Tim Pemenangan Ganjar, Ahmad Basarah: Realistis

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.