TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Demonstrasi Terus Berkobar Meski Presiden Sri Lanka sudah Kabur

Demonstrasi Terus Berkobar Meski Presiden Sri Lanka sudah Kabur

By Bagas F Sinaga
19 Juli 2022
389
0
Demonstrasi Terus Berkobar Meski Presiden Sri Lanka sudah Kabur

TIKTAK.ID – Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa melarikan diri ke Maladewa pada Rabu lalu. Kepergiannya membuat marah para pengunjuk rasa di Kolombo, yang memberontak setelah mengetahui bahwa Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe, yang mereka juga ingin gulingkan dari kekuasaan, ternyata telah diangkat menjadi pemimpin sementara.

Kantor Rajapaksa mengumumkan pada dini hari Rabu (13/7/22) bahwa presiden yang diperangi telah berhasil keluar dari negara itu dengan pesawat militer, sehari setelah staf di Bandara Internasional Bandaranaike Kolombo menolak untuk mencap paspornya untuk keluar. Dia diyakini akan melakukan perjalanan lebih jauh lagi, ke Dubai, dan akan secara resmi mengundurkan diri.

Meskipun Wickremesinghe telah diangkat menjadi penjabat presiden sementara, namun pengunjuk rasa menuntut agar dia segera mundur untuk memberi jalan bagi pemerintahan sementara, dan, akhirnya, dapat dilakukan pemilihan baru.

Kerumunan demonstran menyerbu rumah Wickremesinghe, yang telah mereka bakar selama akhir pekan kemarin. Stasiun penyiaran milik Pemerintah Sri Lanka, Rupavahini berhenti mengudara ketika pengunjuk rasa berhasil mengambil alih rumah Wickremesinghe.

Wickremesinghe menanggapi demonstran dengan menyatakan negara dalam keadaan darurat, ketika polisi di luar kediamannya dan di parlemen negara itu menembakkan gas air mata ke kerumunan demonstran.

Di bawah kepemimpinan Rajapaksa, Sri Lanka telah mengalami kebangkrutan, mengalami kegagalan bayar utang pinjaman luar negeri pada Mei lalu dan memperkenalkan aturan pembatasan bahan bakar pada awal bulan ini. Gejolak ekonomi telah menjadi persoalan yang menyebabkan hilangnya pendapatan pariwisata negara tersebut setelah diterjang badai pandemi virus Corona, dan aturan larangan pupuk kimia yang didorong oleh iklim yang menyebabkan berkurangnya separuh hasil pertanian negara itu dalam hitungan bulan.

Pemerintah Rajapaksa menanggapi kenaikan biaya hidup dengan mencetak lebih banyak uang, sehingga menyebabkan semakin mempercepat inflasi. Bersamaan dengan itu, pemotongan pajak telah membuat Sri Lanka kehilangan pendapatan penting yang dibutuhkan untuk mengimpor makanan, bahan bakar, dan obat-obatan.

Semua persoalan itu telah memaksa rakyat Sri Lanka untuk turun ke jalan dan menuntut agar segera dilakukan perubahan pemerintahan di negara itu.

TagsBerita Dunia Hari IniDemonstrasiGotabaya RajapaksaKrisis Sri LankaPresiden Sri Lanka

Related articles More from author

  • Aturan Terbaru Pengadilan Thailand: Aktivis Demonstrasi Terancam Didakwa Makar
    Internasional

    Aturan Terbaru Pengadilan Thailand: Aktivis Demonstrasi Terancam Didakwa Makar

    15 November 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Perwiranya Diserang di Peron, Pentagon Lockdown
    Internasional

    Perwiranya Diserang di Peron, Pentagon Lockdown

    6 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Intelijen Jerman Bantah Tuduhan Trump Soal Asal-usul Virus Corona dari Laboratorium di Wuhan
    Internasional

    Intelijen Jerman Bantah Tuduhan Trump Soal Asal-usul Virus Corona dari Laboratorium di Wuhan

    9 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Kandidat yang Didukung Bolsonaro Tumbang di Pemilihan Lokal Brasil
    Internasional

    Kandidat yang Didukung Bolsonaro Tumbang di Pemilihan Lokal Brasil

    22 November 2020
    By William Putra Wijaya
  • Hindari Penularan Corona Lewat Uang Tradisional, Jepang Uji Penggunaan Uang Digital
    InternasionalTeknologi

    Hindari Penularan Corona Lewat Uang Tradisional, Jepang Uji Penggunaan Uang Digital

    6 Juli 2020
    By Alfan Mahardika
  • Pyongyang Anggap Tak Perlu dan Tak Ada Gunanya Berunding dengan Amerika Lagi
    Internasional

    Pyongyang Anggap Tak Perlu dan Tak Ada Gunanya Berunding dengan Amerika Lagi

    6 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi: Sekali Lagi, Jangan Buru-buru Menutup Wilayah
    Nasional

    Jokowi: Sekali Lagi, Jangan Buru-buru Menutup Wilayah

  • Dilarang Anies dan Surya Paloh, Petinggi NasDem Batal Polisikan SBY yang Dianggap Sebarkan Hoaks
    Nasional

    Dilarang Anies dan Surya Paloh, Petinggi NasDem Batal Polisikan SBY yang Dianggap Sebarkan Hoaks

  • Prabowo disambut meriah saat hadiri rakernas PDIP
    Nasional

    Prabowo disambut meriah saat hadiri rakernas PDIP

  • Anies Tunjuk Dirut TransJakarta Baru, PDIP: Jangan Lagi Asal Tunjuk
    Nasional

    Anies Tunjuk Dirut TransJakarta Baru, PDIP: Jangan Lagi Asal Tunjuk

  • Resmi Jadi WNI, Jordi Amat dan Sandy Walsh: Siap untuk Indonesia
    Olahraga

    Resmi Jadi WNI, Jordi Amat dan Sandy Walsh: Siap untuk Indonesia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.