TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›China Jatuhkan Sanksi Balasan terhadap AS

China Jatuhkan Sanksi Balasan terhadap AS

By Bagas F Sinaga
26 Juli 2021
489
0
TIKTAK.ID - Beijing Bersumpah Balas Setimpal Jika Amerika Usir Wartawan China

TIKTAK.ID – China membalas sanksi yang dibuat Amerika kepada beberapa pejabat China di Hongkong dengan memberlakukan sanksi kepada beberapa individu dan organisasi AS.

Dilansir dari BBC, salah satu pejabat Amerika yang mendapat sanksi dari China adalah mantan Menteri Perdagangan AS, Wilbur Ross.

Sebelumnya, AS menjatuhkan sanksi terhadap pejabat China di Hongkong dengan dalih peran mereka atas tindakan keras keamanan di wilayah tersebut.

Washington juga memperingatkan komunitas bisnisnya atas meningkatnya risiko berbisnis di Hong Kong.

China pada tahun lalu memperkenalkan Undang-Undang Keamanan Nasional di Hong Kong sebagai tanggapan atas protes besar-besaran pro-demokrasi. Aturan menghukum mereka yang berupaya mengampanyekan pemisahan diri, subversi dan kolusi dengan pasukan asing dan membawa hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan pada Jumat (23/7/21) bahwa sanksi AS kepada China baru-baru ini dirancang “tanpa dasar, menodai lingkungan bisnis Hong Kong” dan “sangat melanggar hukum internasional dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional”.

Beijing juga mengatakan akan menjatuhkan sanksi pada tujuh individu dan entitas AS termasuk Ross.

Sebagai Sekretaris Perdagangan di bawah mantan Presiden Donald Trump, Ross memperluas jumlah perusahaan yang tidak dapat berdagang dengan perusahaan Amerika tanpa sebelumnya menadapatkan lisensi, termasuk raksasa telekomunikasi China seperti Huawei dan ZTE.

Mereka yang mendapat sanksi dari AS termasuk Sophie Richardson, Direktur Human Rights Watch China; Carolyn Bartholomew, Ketua Komisi Peninjauan Ekonomi dan Keamanan AS-China; dan Adam King dari International Republican Institute.

Ross hanyalah mantan anggota terbaru pemerintahan Trump yang terkena sanksi oleh China. Pada Januari lalu, China mengumumkan sanksi terhadap Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan 27 pejabat tinggi Trump lainnya.

Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengaku Amerika “tidak terpengaruh” oleh pembalasan China.

“Tindakan ini adalah contoh terbaru bagaimana Beijing menghukum warga negara, perusahaan, dan organisasi masyarakat sipil sebagai cara untuk mengirim sinyal politik,” katanya.

Hubungan antara Beijing dan Washington menjadi semakin tegang di bawah Pemerintahan Trump. Mereka tetap bersitegang pada sejumlah isu termasuk asal-usul Covid-19, hak asasi manusia dan keamanan siber.

Sanksi balasan China ini dilakukan beberapa hari sebelum Wakil Menteri Luar Negeri AS, Wendy Sherman akan mengunjungi Beijing.

Akhir pekan ini, Sherman akan melakukan perjalanan ke China dalam upaya untuk memperbaiki hubungan yang memburuk. Ini akan menjadi kunjungan resmi paling senior di bawah Presiden Joe Biden.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniChinaKonflik AS-ChinaSanksi ASSanksi balasan

Related articles More from author

  • Pengadilan Yaman Vonis Hukum Mati Raja Saudi, Putra Mahkota Bin Salman dan Donald Trump
    Internasional

    Pengadilan Yaman Vonis Hukum Mati Raja Saudi, Putra Mahkota Bin Salman dan Donald Trump

    4 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Sentimen Anti-China yang Dibangun Trump Dapat Memicu Konflik Militer Langsung, Beijing Siapkan Skenario Terburuk
    Internasional

    Sentimen Anti-China yang Dibangun Trump Dapat Memicu Konflik Militer Langsung, Beijing Siapkan Skenario Terburuk

    7 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Tekad Houthi Bebaskan Yaman dari Agresi Saudi Membuat Biden Makin Frustrasi
    Internasional

    Tekad Houthi Bebaskan Yaman dari Agresi Saudi Membuat Biden Makin Frustrasi

    3 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Huawei Buka Health Lab Terbesar di China
    Teknologi

    Huawei Buka Health Lab Terbesar di China

    2 Desember 2021
    By Alfan Mahardika
  • Kewalahan Hadapi Covid-19, Prancis akan Tetapkan Kondisi Krisis
    Internasional

    Kewalahan Hadapi Covid-19, Prancis akan Tetapkan Kondisi Krisis

    15 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Presiden Brasil Ramal Sendiri Nasibnya di Masa Depan: Ditangkap, Dibunuh atau Menang
    Internasional

    Presiden Brasil Ramal Sendiri Nasibnya di Masa Depan: Ditangkap, Dibunuh atau Menang

    30 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pemesanan OPPO Reno8 T 5G Dibuka, Ini Harganya
    Teknologi

    Pemesanan OPPO Reno8 T 5G Dibuka, Ini Harganya

  • Bachtiar Nasir Jadi Tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang, Diduga Danai Teroris ISIS di Suriah
    Nasional

    Bachtiar Nasir Jadi Tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang, Diduga Danai Teroris ISIS di Suriah

  • Dukung Ganjar-Puan untuk 2024, LGP: Kader Ideologis dan Biologis Bung Karno
    Nasional

    Dukung Ganjar-Puan untuk 2024, LGP: Kader Ideologis dan Biologis Bung Karno

  • Soal Kedatangan Timnas Israel di Indonesia, MUI: Akan Jadi Masalah
    Nasional

    Soal Kedatangan Timnas Israel di Indonesia, MUI: Akan Jadi Masalah

  • Patah Lengannya Sembuh, Marc Marquez Senang Bisa Kembali Latihan
    Olahraga

    Patah Lengannya Sembuh, Marc Marquez Senang Bisa Kembali Latihan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.