TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›China Ciptakan Drone Canggih yang Mampu Bawa Rudal Berat

China Ciptakan Drone Canggih yang Mampu Bawa Rudal Berat

By William Putra Wijaya
16 Oktober 2021
567
0
China Ciptakan Drone Canggih yang Mampu Bawa Rudal Berat

TIKTAK.ID – China tak main-main memajukan industri pertahanannya, sebab dalam beberapa tahun terakhir ini saja, mereka sudah menggelontorkan ratusan miliar dolar dan menciptakan sejumlah drone canggih, sistem rudal, pesawat, kapal perang dan senjata lainnya.

Hal itu dilakukan Beijing di tengah upaya AS yang memfokuskan diri ke Asia, dan memperkuat spot-spot militernya di Kawasan Asia-Pasifik.

Media China membanggakan beberapa kemampuan canggih drone tempur China, WJ-700 Leiying (Falcon) terbaru dengan kemampuan terbang hingga ketinggian 15 ribu meter, mampu membawa rudah berat dan membuat formasi tempur seperti yang ada di film menjadi kenyataan, seperti yang dilaporkan Sputniknews, Kamis (14/10/21).

Dalam laporan saluran TV China Central Television baru-baru ini, mengungkapkan bahwa WJ-700, yang melakukan penerbangan pertamanya pada Januari 2021, mampu beroperasi secara independen atau berkoordinasi dengan drone lain.

WJ-700 dibangun oleh perusahaan milik negara, China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC), dan pertama kali diluncurkan di pameran udara pada akhir 2018. Falcon memiliki berat 3.500 kg, memiliki perkiraan waktu terbang hingga 20 jam, kecepatan jelajah hingga 600 km per jam, dan kemampuan untuk membawa berbagai senjata berat, termasuk rudal udara-ke-permukaan, persenjataan anti-kapal dan amunisi penghancur bunker.

Kepala perancang Ma Hongzhong mengatakan kepada CCTV bahwa drone ini memungkinkannya untuk menghindari semua pertahanan udara musuh, kecuali yang paling canggih.

“Kemampuan terbang yang tinggi juga akan menambah kekuatan dalam hal menembakkan rudal, karena mereka akan memiliki jangkauan serangan yang lebih panjang,” katanya.

Komunikasi drone dengan kontrol darat dan/atau kendaraan udara tak berawak (UAV) dan pesawat lainnya dapat dilakukan melalui satelit, serta stasiun yang berbasis di darat.

Awal tahun ini, CASIC mengatakan kepada Global Times bahwa selain kebutuhan dalam negeri, drone dapat diekspor ke luar negeri dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Drone ini adalah drone pertama dengan kemampuan terbang yang sangat tinggi, kecepatan tinggi, dan daya tahan lebih lama dengan kemampuan serangan dan pengintaian dari gudang senjata China. Hanya segelintir negara lain yang telah menunjukkan kemampuan untuk membangun UAV semacam itu.

Desain monoplane adalah terobosan dari drone sebelumnya pada seri WJ, termasuk WJ-500, WJ-600 dan WJ-600A/D, yang menampilkan platform peluncuran kendaraan dan penampilan seperti rudal jelajah yang disempurnakan oleh desainer Soviet pada 1970-an dan 1980-an.

China sudah menjadi pemimpin global dalam penjualan pesawat udara tak berawak untuk aplikasi sipil dan militer. Negara Asia diperkirakan akan menguasai hampir seperempat pasar drone global pada 2024, menjaring keuntungan miliaran dolar bagi produsen dalam negeri.

TagsBerita Dunia Hari IniChinadrone canggihIndustri PertahananRudal

Related articles More from author

  • Upaya Jokowi Bangun Kilang Minyak Terganggu Permainan Mafia
    Nasional

    Upaya Jokowi Bangun Kilang Minyak Terganggu Permainan Mafia

    12 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Dua Orang Alami Efek Samping Usai Terima Vaksin Covid-19 di Inggris
    Internasional

    Dua Orang Alami Efek Samping Usai Terima Vaksin Covid-19 di Inggris

    10 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Iran Dihantam Terorisme Nuklir, Media Israel Sebut Keterlibatan Mossad
    Internasional

    Iran Dihantam Terorisme Nuklir, Media Israel Sebut Keterlibatan Mossad

    13 April 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Posisi Presiden Brasil Diujung Tanduk
    Internasional

    Posisi Presiden Brasil Diujung Tanduk

    26 April 2020
    By William Putra Wijaya
  • Biden: Saya Tidak Ingin Perang Dingin dengan China
    Internasional

    Biden: Saya Tidak Ingin Perang Dingin dengan China

    25 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Ramalan Bank Dunia: 60 Juta Orang Akan Jatuh Miskin Akibat Pandemi
    Internasional

    Ramalan Bank Dunia: 60 Juta Orang Akan Jatuh Miskin Akibat Pandemi

    25 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Stadion Jatidiri Semarang Ditargetkan Selesai 2021 oleh Gubernur Jateng
    Olahraga

    Stadion Jatidiri Semarang Ditargetkan Selesai 2021 oleh Gubernur Jateng

  • Pengamat Tanggapi Tingkah Jokowi Jalan Bareng Puan Lalu Makan Bareng Ganjar
    Nasional

    Pengamat Tanggapi Tingkah Jokowi Jalan Bareng Puan Lalu Makan Bareng Ganjar

  • Teroris JI yang Dicokok Densus 88 di Cibinong Ternyata Mantan Petinggi Ormas Intoleran ANNAS
    Nasional

    Teroris JI yang Dicokok Densus 88 di Cibinong Ternyata Mantan Petinggi Ormas Intoleran ANNAS

  • Serangan Corona Meningkat, Krisdayanti Sekeluarga Nekat Plesir ke Eropa
    Selebriti

    Serangan Corona Meningkat, Krisdayanti Sekeluarga Nekat Plesir ke Eropa

  • PBSI Ungkap Alasan Marcus Gideon Tak Tampil di Final Thomas Cup
    Olahraga

    PBSI Ungkap Alasan Marcus Gideon Tak Tampil di Final Thomas Cup

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.