TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Cendekiawan Sebut Jokowi Bakal Jadi ‘Bebek Lumpuh’ Usai Pilpres 2024, Maksudnya?

Cendekiawan Sebut Jokowi Bakal Jadi ‘Bebek Lumpuh’ Usai Pilpres 2024, Maksudnya?

By Joni Sitohang
27 Juni 2022
354
0
Sorot Kemunduran Demokrasi dan Kuasa Oligarki, Puluhan Tokoh Pendukung Jokowi Tolak Pemindahan IKN Lewat Petisi

TIKTAK.ID – Cendekiawan Muslim, Prof Azyumardi Azra mengatakan bahwa jeda waktu yang lama dari jadwal Pemilihan Presiden (Pilpres) 14 Februari 2024, hingga pelantikan Presiden terpilih 20 Oktober 2024, merupakan sebuah keunikan dalam sistem pemerintahan. Dia menyebut keanehan itu yakni Indonesia seakan punya “dua” presiden, RI 1 yang menjabat dan satunya hasil coblosan.

Azyumardi menilai dalam situasi tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang menjabat tak ubahnya seperti lame duck alias “bebek lumpuh”.

Dia menjelaskan, bebek lumpuh adalah presiden yang sedang menjabat tidak bisa lagi mengeluarkan kebijakan yang efektif dan strategis.

Baca juga : Puan Beri Jawaban Soal Peluang Duet dengan Ganjar di Pilpres 2024

“Karena sudah ada presiden dan wakil presiden baru, walaupun belum dilantik,” terang Azyumardi melalui Webinar Moya Institute bertajuk “Pemisahan Pilpres dengan Pileg: Tinjauan Strategis” di Jakarta pada Jumat (24/6/22), seperti dilansir Republika.co.id.

Terlebih, kata Azyumardi, jika pascapemilu terjadi gugatan hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK), dan presiden maupun wakil presiden hasil Pilpres 2024 disahkan. Dia menyatakan hal itu otomatis berdampak pada legitimasi presiden terpilih menjadi lebih kuat lagi. Begitu pula sebaliknya, untuk Presiden Jokowi yang sedang menjabat, semakin menjadi “bebek lumpuh”.

Menurut Azyumardi, situasi semacam ini mengakibatkan kevakuman pemerintahan selama delapan bulan, atau bisa terjadi disorientasi pemerintahan yang masih memegang kekuasaan. Namun dia menganggap keputusan itu susah diubah. Oleh sebab itu, lanjutnya, aturan tersebut dapat menjadi pelajaran penting bagi para anggota parlemen hasil Pileg 2024 untuk mengevaluasi.

Baca juga : Akan Temui Presiden Ukraina di Kiev, Bagaimana Pengawalan Jokowi?

“Semoga para anggota Parlemen hasil Pileg 2024 nantinya bisa memperbaiki hal ini, sehingga praktik demokrasi kita semakin membaik,” tutur Ketua Dewan Pers tersebut.

Sementara itu, pemerhati isu-isu strategis Prof Imron Cotan berpendapat lame duck bakal berimplikasi pada penggunaan APBN sebagai state procurement. Dia menyebut pemerintah yang seperti bebek lumpuh tidak akan bisa optimal menggunakan anggaran negara. Dia pun menganggap bila itu terjadi, maka perekonomian negara akan terganggu.

“Belanja negara itu penting untuk memutar perekonomian nasional. Sebab, Indonesia dan negara-negara di dunia lain juga sedang menghadapi disrupsi market, akibat dari beberapa hal, seperti pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina,” jelas Imron.

TagsAzyumardi AzraJokowiPemilu 2024pilpre

Related articles More from author

  • Ngaku Tak Bahas Jatah Menko dengan Prabowo, AHY Bilang Begini
    Nasional

    Ngaku Tak Bahas Jatah Menko dengan Prabowo, AHY Bilang Begini

    17 Maret 2024
    By Joni Sitohang
  • Sekjen Gerindra: Kepulangan HRS Salah Satu Syarat Prabowo Rekonsiliasi dengan Jokowi
    Nasional

    Sekjen Gerindra: Kepulangan HRS Salah Satu Syarat Prabowo Rekonsiliasi dengan Jokowi

    15 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Beberkan Isi Pertemuan dengan Megawati: Soal Capres Hingga Koalisi PDIP
    Nasional

    Begini Respons Jokowi Soal Isu Reshuffle Kabinet Usai Kasus Johnny Plate

    9 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Total 47 Amicus Curiae Diterima MK, Kenapa Hanya 14 yang Dibahas?
    Nasional

    Total 47 Amicus Curiae Diterima MK, Kenapa Hanya 14 yang Dibahas?

    26 April 2024
    By Joni Sitohang
  • Survei SSC: Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat di Jatim
    Nasional

    Prabowo-Ganjar Moncer di Hasil Survei, Begini Respons PDIP

    11 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Usai Disambangi Fadli Zon, Ulama Terkemuka Suriah Doakan Prabowo Jadi Presiden

    19 Mei 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Cak Imin Beberkan Kenapa Anies Tak Agresif di Debat Capres Terakhir
    Nasional

    Cak Imin Beberkan Kenapa Anies Tak Agresif di Debat Capres Terakhir

  • PSG Gagal Menang, Pochettino Tak Kecewa dengan Trisula Bintang Les Parisiens
    Olahraga

    PSG Gagal Menang, Pochettino Tak Kecewa dengan Trisula Bintang Les Parisiens

  • Tatjana Saphira Perankan Pelakor di Serial ‘Mendua’
    Selebriti

    Tatjana Saphira Perankan Pelakor di Serial ‘Mendua’

  • Tips Atasi Perut Kembung
    Tips & Tutorial

    Tips Atasi Perut Kembung

  • PDIP: Kandidat Capres-Cawapres Tetap di Tangan Megawati
    Nasional

    Soal Peluang Usung Prabowo-Puan di 2024, Begini Penjelasan Sekjen Gerindra dan PDIP

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.