TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Buktikan Ancamannya, Rusia Balas Pulangkan Dua Diplomat Jerman

Buktikan Ancamannya, Rusia Balas Pulangkan Dua Diplomat Jerman

By Bagas F Sinaga
13 Desember 2019
610
0
Buktikan Ancamannya, Rusia Balas Pulangkan Dua Diplomat Jerman

TIKTAK.ID – Rusia membuktikan ancamannya. Pekan lalu, Moskow berjanji akan membalas perlakuan Jerman yang mengusir dua diplomat mereka. Hari ini, Kamis (12/12/19), Kementerian Luar Negeri Rusia memanggil Duta Besar Jerman di Moskow.

Pada pertemuan itu Rusia menyampaikan surat protes resmi atas perlakuan Jerman kepada dua diplomat Moskow. Rusia juga memberikan waktu 7 hari bagi dua diplomat Jerman untuk meninggalkan negara Beruang Merah itu, seperti yang dilaporkan Reuters.

Jerman mengaku memutuskan mengusir dua diplomat Rusia karena Moskow menolak bekerjasama dalam investigasi pembunuhan yang terjadi di Jerman. Jaksa federal Jerman menduga ada keterlibatan Rusia atau Chechnya dalam kasus pembunuhan itu.

Baca juga: Kelompok Militan Serang Pangkalan Militer Niger, 73 Tentara Tewas

Pekan lalu Rusia sudah menyampaikan menolak tuduhan keterlibatannya dan menuduh perbuatan Berlin “sama sekali tidak berdasar” dan mengatakan akan membalas perlakuan Berlin.

Menanggapi langkah Kremlin yang membalas mengusir dua diplomat Jerman dari Moskow, Berlin menyebut apa yang dilakukan Moskow seagai tindakan “tak berdasar”. Berlin mengaku kecewa dengan keputusan Kremlin.

“Pemerintah Jerman menyesalkan keputusan Rusia mengusir dua diplomat Jerman di Moskow,” kata Kementerian Luar Negeri Jerman dalam sebuah pernyataannya, Kamis (12/12/19). “Ini adalah keputusan yang salah dan tak bisa dibenarkan.”

Baca juga: Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone Amerika

Pada Agustus lalu, seorang pria tewas ditembak kepalanya di taman Tiergarten Kleiner, Jerman. Jaksa federal Jerman mengidentifikasi korban sebagai “Tonike K”. Namun itu bukan nama sebenarnya. Jerman mengatakan nama asli pria itu adalah Zelimkhan Khangoshvili, seorang mantan komandan pemberontak Chechnya berusia 40 tahun.

Khangoshvili disebut menghabiskan beberapa tahun tinggal di Georgia dengan menggunakan nama Tonike Kavtarashvili. Sebagai seorang berkebangsaan Georgia, Khangoshvili berperang dalam perang Chechnya kedua melawan pasukan Rusia di Kaukasus Utara pada periode 2001-2005.

Dia adalah sekutu dekat Presiden Chechnya Aslan Maskhadov, yang mendalangi perlawanan gerilya Chechnya melawan Rusia sebelum terbunuh oleh serangan pasukan khusus Rusia. Khangoshvili kemudian melarikan diri ke Jerman setelah selamat dari upaya pembunuhan di Ibu Kota Georgia, Tbilisi pada 2015. Khangoshvili telah mengajukan permohonan suaka kepada Jerman tetapi tidak juga diberikan.

Sementara Chechnya kini dipimpin oleh Ramzan Kadyrov, mantan pemberontak yang bertukar posisi dan sangat loyal kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

TagsDiplomat JermanDuta Besar JermanKementerian Luar Negeri RusiaPengusiran DiplomatVladimir Putin

Related articles More from author

  • Pertemuan Putin dan Biden Tak Banyak Capai Kemajuan
    Internasional

    Pertemuan Putin dan Biden Tak Banyak Capai Kemajuan

    18 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Putin: Taliban adalah Kenyataan yang Harus Diterima
    Internasional

    Putin: Taliban adalah Kenyataan yang Harus Diterima

    23 Agustus 2021
    By William Putra Wijaya
  • Usai 'Bela' Putin, Kepala Angkatan Laut Jerman Pilih Mundur
    Internasional

    Usai ‘Bela’ Putin, Kepala Angkatan Laut Jerman Pilih Mundur

    25 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Ucapkan Selamat dan Doakan Prabowo, Putin Optimis Rusia-RI Terus Bekerja Sama
    Nasional

    Ucapkan Selamat dan Doakan Prabowo, Putin Optimis Rusia-RI Terus Bekerja Sama

    22 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Senator AS Hasut Rakyat Rusia 'Habisi' Putin
    Internasional

    Senator AS Hasut Rakyat Rusia ‘Habisi’ Putin

    8 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Zakharova: Barat Gunakan Pengusiran Diplomat Rusia sebagai Serangan Politik
    Internasional

    Zakharova: Barat Gunakan Pengusiran Diplomat Rusia sebagai Serangan Politik

    7 April 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sambut Rencana Pemerintah Bangun Pusat AI di Papua, Menantu Amien Rais Gagas Pusakantara
    Nasional

    Sambut Rencana Pemerintah Bangun Pusat AI di Papua, Menantu Amien Rais Gagas Pusakantara

  • Diisukan Bakal Mundur dari Menkeu, Sri Mulyani dan Jokowi Bertemu 4 Mata di Istana
    Nasional

    Diisukan Bakal Mundur dari Menkeu, Sri Mulyani dan Jokowi Bertemu 4 Mata di Istana

  • Diperiksa KPK Terkait Formula E, Harta Anies Hanya Naik Dua Kali Lipat dalam 5 Tahun
    Nasional

    Diperiksa KPK Terkait Formula E, Harta Anies Hanya Naik Dua Kali Lipat dalam 5 Tahun

  • PPP Sebut Percuma Desak Jokowi Rombak Kabinet, Maksudnya?
    Nasional

    PPP Sebut Percuma Desak Jokowi Rombak Kabinet, Maksudnya?

  • Yenny Wahid Jabat Komisaris Independen Garuda
    Nasional

    Sempat Dibully Tak Jadi Menteri Jokowi, Yenny Wahid Putri Gus Dur Malah Jabat Komisaris Independen Garuda

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.