TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Kelompok Militan Serang Pangkalan Militer Niger, 73 Tentara Tewas

Kelompok Militan Serang Pangkalan Militer Niger, 73 Tentara Tewas

By William Putra Wijaya
13 Desember 2019
908
0
Kelompok Militan Serang Pangkalan Militer Niger, 73 Tentara Tewas

TIKTAK.ID – Kelompok militan bersenjata dikabarkan menyerang pangkalan militer di Niger Barat dan menewaskan setidaknya 73 tentara Nigeria. Sementara 12 tentara lainnya dikabarkan terluka. Serangan ini disebut sebagai serangan paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir, seperti yang dilaporkan BBC, Kamis (12/12/19).

Belum ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan ini. Namun kelompok militan yang memiliki hubungan dengan Al-Qaeda dan Daesh telah melakukan sejumlah serangan mematikan di wilayah Sahel tahun ini. Meskipun di wilayah itu ada ribuan pasukan regional dan asing.

Sementara itu, analis keamanan mengatakan pemberontakan di Niger kian meningkat hingga pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Menteri Pertahanan Niger, Issoufou Katambe, mengatakan telah menetralisir sejumlah besar teroris. “Sejumlah besar teroris telah ‘dinetralkan’,” katanya.

Baca juga: Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone Amerika

Ia juga mengatakan saat ini ada pertempuran sengit dengan ratusan militan di Inat, dekat perbatasan dengan Mali.

Serangan mematikan kelompok militan ini terjadi beberapa hari sebelum pertemuan puncak Presiden Prancis Emmanuel Macron dan lima pemimpin Afrika Barat yang rencananya akan dilakukan di Paris untuk membahas keamanan di wilayah Afrika Barat.

Namun dengan adanya serangan ini, Macron dan Presiden Niger Mahamadou Issoufou mengatakan akan menunda pertemuan itu ke awal tahun depan.

Sebelumnya, Pemerintah Niger meminta perpanjangan tiga bulan ke keadaan darurat, yang diumumkan dua tahun lalu. Saat ini tentara Niger sedang berjuang menahan penyebaran kelompok-kelompok bersenjata.

Baca juga: Rakyat India Protes Aturan Baru ‘Nasionalisme Hindu’ ala Modi yang Dicap Mirip Nazi

Beberapa minggu terakhir ini sejumlah serangan gencar dan semakin berani dilakukan oleh kelomok militan yang mendukung kelompok Daesh atau Negara Islam di wilayah dekat perbatasan dengan Mali.

Niger adalah bagian dari gugus tugas lima negara yang dikenal sebagai G5, yang dibentuk pada 2014 dengan anggota Burkina Faso, Mali, Mauritania, dan Chad. G5 dibentuk bertujuan untuk memerangi kelompok militan yang mendukung Negara Islam dan Al-Qaeda. Sedangkan tentara Prancis, dikerahkan di Sahel untuk mendukung upaya ini.

Kekerasan di wilayan ini berawal ketika pejuang bersenjata memberontak di Mali utara pada 2012. Konflik kemudian menyebar ke pusat Mali dan tetangga negara itu Burkina Faso dan Niger. Peperangan terus berlanjut, meskipun 4.500 tentara Prancis dikerahkan ke wilayah itu sebagai bagian dari Operasi Barkhane untuk membantu pasukan lokal.

TagsAl-QaedaDaeshKelompok Militan BersenjataNiger BaratPangkalan militerTentara Nigeria Tewas

Related articles More from author

  • 61 Orang Tewas Akibat Ledakan di Somalia
    Internasional

    61 Orang Tewas Akibat Ledakan di Somalia

    29 Desember 2019
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Mantan Senator Virginia: Pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani ‘Tragedi Besar’ yang Bisa Berujung 'Perang Besar' AS vs Iran
    Internasional

    Mantan Senator Virginia: Pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani ‘Tragedi Besar’ yang Bisa Berujung ‘Perang Besar’ AS vs Iran

    4 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - AS Buka Kembali Kran Perundingan Damai dengan Taliban
    Internasional

    AS Buka Kembali Kran Perundingan Damai dengan Taliban

    8 Desember 2019
    By William Putra Wijaya
  • Beijing Bantah Tudingan ‘Bangun Pangkalan AL Diam-diam' di Kamboja
    Internasional

    Beijing Bantah Tudingan ‘Bangun Pangkalan AL Diam-diam’ di Kamboja

    13 Juni 2022
    By William Putra Wijaya
  • Majelis Ulama Indonesia Kecam Pembunuhan Qassem Soleimani
    Nasional

    Mengutuk Keras Pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani, MUI: AS Menimbulkan Malapetaka dan Bencana Yang Lebih Besar

    5 Januari 2020
    By Rusli Qomar
  • Ketat, Korea Selatan Wajibkan Tentara AS Lakukan Tes Corona Sebelum Masuki Negara itu
    Internasional

    Ketat, Korea Selatan Wajibkan Tentara AS Lakukan Tes Corona Sebelum Masuki Negara itu

    17 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • PSSI: Indonesia Tetap Berada di AFF
    Olahraga

    PSSI: Indonesia Tetap Berada di AFF

  • Duet Ganjar-Puan Disebut Penerus Konsep Bung Karno dan Bisa Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi
    Nasional

    Ganjar Tanggapi Sindiran Puan Soal Capres Modal Ganteng

  • Bursa Ketum PBNU dari Said Aqil hingga Yahya Staquf
    Nasional

    Bursa Ketum PBNU dari Said Aqil hingga Yahya Staquf

  • TIKTAK.ID - Kekuatan Internasional Berlomba Pasok Senjata ke Fraksi-Fraksi Petempur di Libya
    Nasional

    Kekuatan Internasional Berlomba Pasok Senjata ke Fraksi-Fraksi Petempur di Libya

  • Sebelum Disindir Puan di Acara PDIP, Ganjar Sempat Temui Mega
    Nasional

    Sebelum Disindir Puan di Acara PDIP, Ganjar Sempat Temui Mega

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.